Tekuni Blog Fesyen dan Marketing Meski Tak Lulus SMA, Hannah Hawkshaw Kantongi 1,2 M Sehari

Kisah sukses Hannah Hawkshaw

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, pendidikan seolah menjadi hal penting yang jadi syarat untuk meraih kesukseskan. Nggak sedikit orang yang rela menghabiskan banyak uang untuk menempuh pendidikan tinggi demi mengharapkan jaminan sukses di masa depan. Kondisi ini justru berlawanan dengan cerita seorang perempuan muda asal Dublin, Irlandia. Meski nggak lulus SMA, perempuan bernama Hannah Kathleen Hawkshaw ini terbukti bisa meraih kesuksesan di usianya yang ke 22 tahun.

Advertisement

Simak ulasan kisah sukses gadis muda yang telah Hipwee Sukses rangkum berikut. Siapa tahu bisa jadi penyemangat dan motivasi, khususnya kamu yang juga terpaksa putus sekolah.

Sewaktu SMA, Hannah didiagnosa menderita Chronic Fatigue Syndrom yang membuatnya memutuskan untuk berhenti sekolah

sempat sakit via www.instagram.com

Sebelum didiagnosa menderita sindrom kelelahan akut, Hannah merupakan seorang pelajar yang cerdas dan aktif di sekolahnya. Namun, setelah dua bulan bersekolah, ia mulai merasakan gejala-gejala dari penyakit yang menyerangnya ini. Mulanya dia hanya nggak bisa ikut bermain tenis di sekolah, namun lambat laun ia pun mulai merasa nggak mampu untuk bersekolah lagi lantaran kelelahan kronis yang diidapnya. Sejak itulah ia mulai berhenti sekolah.

Sempat merasa terisolasi dan merasa depresi, Hannah pun kemudian memutuskan untuk membuat sebuah blog fesyen untuk mengisi aktivitasnya

main blog via www.instagram.com

Penyakit yang diderita Hannah membuatnya harus berdiam diri di rumah. Apalagi dirinya juga sempat menggunakan kursi roda selama beberapa bulan. Supaya nggak bosan dan depresi, Hannah memutuskan untuk membuat sebuah blog tentang fesyen. Di samping itu, kecintaannya terhadap dunia pemasaran online membuatnya mulai mempelajari Webinar dan eBooks mengenai cara mendapatkan uang dari aktivitas online.

Advertisement

Hannah mampu belajar dengan cepat. Bahkan di usia 16 tahun, ia sudah bisa mendapatkan klien pertamanya yang berkebangsaan Australia

konsultasi dengan klien via www.instagram.com

Klien pertamanya ini memintanya untuk mengerjakan layanan pelatihan dan konsultasi bisnis. Di sini, Hannah dibayar sebanyak 1.000 dolar Australia untuk strategi pemasaran bisnis yang ditawarkannya. Bagi Hannah saat itu, nominal tersebut sudahlah cukup besar. Dia senang, blog yang dibuatnya serta pemasaran online yang dipelajarinya membuahkan hasil meskipun ia harus putus sekolah.

Dari sini, bisnis Hannah mulai berkembang. Ia pun mulai banyak mendapatkan klien yang memintanya untuk memberikan konsultasi pemasaran

mulai banyak klien via www.instagram.com

Sebagai seorang konsultan pemasaran, Hannah sering memberikan saran mengenai branding dan pemasaran kepada CEO perusahaan yang ingin mengembangkan bisnis mereka. Bahkan, setelah sembilan tahun menjalankan bisnis ini, ia pun dapat berkeliling dunia dan mendapatkan penghasilan hingga 1,2 M setiap harinya. Selain itu, kini Hannah juga mendapatkan penghargaan di Ireland’s Best Fashion Blog. Keren, kan?

Berkat kegigihannya, bisnis konsultasi pemasaran milik Hannah telah berkembang pesat dan membawa namanya hingga ke seluruh dunia

Advertisement

keliling dunia via www.instagram.com

Kini di usia 22, Hannah memutuskan untuk menekuni bisnisnya. Ia pun juga mulai mengembangkan bisnisnya dengan memberikan pelatihan yang bekerja sama dengan pemimpin bisnis di seluruh dunia. Pada Desember 2018 lalu, ia pun turut diundang oleh Richard Branson, seorang pebisnis ternama untuk bergabung dengan wirausahawan di seluruh dunia.

Kisah Hannah ini sungguh menginspirasi khususnya kamu yang juga terpaksa harus putus sekolah karena satu dan lain hal. Hannah menunjukkan bahwa tak lulus SMA bukanlah halangan baginya untuk tetap melakukan kegiatan positif yang ia sukai, terlebih mampu memberinya penghasilan hingga saat ini.

Jadi, jika kamu punya minat di bidang tertentu seperti fotografi, desain, atau berjualan, cobalah. Teruslah belajar dan jangan berhenti mencari ilmu, karena siapa tahu kelak jadi sumber rezekimu. Semoga kisah ini menginspirasi, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE