Belajar Bikin Konten Humor untuk Jualan dari Sebat Project. Salah Satu Trik Pemasaran Kreatif nih~

Konten humor Sebat Project

Saat mau memulai usaha, banyak banget lo hal-hal yang harus kamu persiapkan supaya usahamu bisa berjalan dengan lancar. Salah satunya, membangun personal branding dan menyiapkan konten menarik yang akan kamu bagikan ke target audience-mu. Apalagi di era media sosial seperti saat ini, konten itu bisa jadi strategi marketing atau pemasaran penting untuk pengembangan usaha.

Advertisement

Lihat saja kesuksesan Sebat Project dengan akun official-nya @sebat_project, konten-konten kocaknya selalu mampu menggaet followers dan calon pembeli. Kira-kira bagaimana ya cara pemilik usaha furnitur Sebat Project, Mas Dhedy Hendro menyisipkan humor ke dalam konten tetapi tetap efektif untuk jualan? Selengkapnya simak ulasan di bawah ini, ya!

Hal pertama yang harus kamu lakukan yaitu bangun personal branding yang sesuai dengan personamu

Bangun persona yang sesuai dengan dirimu | Photo by Eva Elijas from Pexels

Saat ingin memulai suatu usaha, pasti kamu akan melihat bagaimana cara kompetitor menjalankan usahanya bukan? Kalau kata Mas Dhedy, daripada kamu coba meniru apa yang kompetitormu lakukan, lebih baik tonjolkan persona yang sesuai dengan dirimu. Kalau kamu punya selera humor yang bisa mengocok perut, kamu bisa lo menggunakan kelebihanmu untuk dijadikan salah satu strategi marketing yang apik.

Advertisement

Melibatkan keterkaitan emosi antara kamu dengan audience juga penting lo, supaya mereka nggak berpindah ke lain hati~

Bangun kedekatan emosi dengan audience | Photo by Melanie Deziel on Unsplash

Menurut Mas Dhedy, kalau kamu cuma menjual harga produk lalu suatu saat konsumen atau audience-mu menemukan produk lain yang harganya lebih murah, mereka pasti akan pindah haluan. Dengan begitu, kamu jadi kehilangan audience media sosial dan kehilangan calon pembeli yang potensial. Merosot deh semangat yang membara untuk membangun bisnis perkara berkurangnya audience.

Makanya, Mas Dhedy menyarankan supaya kamu membangun interaksi yang emosional dengan audience, supaya mereka merasa dekat dan nyaman dengan segala konten yang kamu buat. Kamu bisa berinteraksi di kolom komen postingan atau bisa juga membuat QnA untuk menjawab berbagai keresahan mereka mengenai…hidup.

Bahkan, Mas Dhedy pernah lo menolak pesanan karena memang waktu itu belum bisa menyanggupi pesanan yang diminta oleh konsumen, tapi ia juga menyarankan merek lain yang serupa dengan usahanya. Tapi, konsumen itu justru tetap pengin pakai Sebat Project lo untuk membuat furniturnya. Wah, the power of kekuatan emosional dahsyat banget, ya!

Advertisement

Membagikan potret realita kehidupan yang pahit dengan diksi-diksi lucu juga salah satu keunikan Sebat Project

Ciptakan ikatan emosional dengan audiencemu | Photo by cottonbro from Pexels

Salah satu yang membuat banyak orang mengikuti Sebat Project di media sosial adalah karena postingannya yang sangat menyentil realita kehidupan banyak orang. Beragam quotes yang muncul di feed Instagramnya akan mengundang decak tawa dari pengikutnya. Jangankan postingannya, melihat bio Instagram-nya saja kamu pasti akan mengira kalau Sebat Project adalah akun meme receh yang bertebaran di jagat Instagram. Psst, yang ini bercanda lo, Mas Dhedy. Nggak boleh marah lo.

Di luar konten humor, Sebat Project juga tetap mengedepankan kualitas produk demi menjaga kepercayaan dari konsumen lo!

Tetap mengedepankan kualitas daripada kuantitas | Photo by RODNAE Productions from Pexels

Eitss, punya selera humor yang tinggi bukan berarti pesanan konsumen juga kamu anggap guyonan lo. Misal ada konsumen yang pesan rak buku, eh malah kamu buatkan meja TV. Bukan, bukan omzet dan engagement yang kamu dapatkan, malah pekikan kritik konsumen yang akan berdengung di telingamu. Begitu pula yang dilakukan Mas Dhedy pada bisnisnya. Beliau selalu mengedepankan kualitas produk demi menjaga kepercayaan konsumennya.

Kalau memang sudah terlalu banyak pesanan yang masuk, ia akan menutup kuota pemesanannya. Bukan karena menolak rezeki lo, tapi hal ini ia lakukan untuk meminimalisir kualitas produk yang berkurang karena pengerjaannya jadi terburu-buru dan risiko pengiriman barang yang nggak sesuai. Wah, mantap memang Sebat Project ini!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE