5 Permasalahan yang Dihadapi Saat Memiliki Banyak Uang. Hmm, Sering Nggak Kepikiran kan?

masalah saat banyak uang

Banyak yang bilang semua permasalahan bisa diselesaikan dengan uang. Sudut pandang ini membuat kita melihat seolah uang adalah segala-galanya, sehingga setiap harinya fokus yang dipikirkan adalah mencari uang, mencari uang, mencari uang, pokoknya terus sampai kaya. Padahal seperti hal-hal yang lainnya, sesuatu yang berlebihan biasanya dampaknya tak akan begitu baik untuk kita.

Walau dianggap sebagai senjata ampuh untuk menyelesaikan masalah ternyata uang juga bisa lo justru menjadi salah satu sumber masalah itu sendiri. Kalau nggak percaya, simak yuk beberapa tantangan atau permasalahan yang mungkin akan dihadapi seseorang ketika punya banyak uang!

1. Ketika memiliki uang yang lebih banyak maka akan terjadi ‘inflasi gaya hidup’ alias keinginan untuk membeli sesuatu juga akan meningkat

Jika jumlah uang yang didapatkan lebih dari yang diperoleh sebelumnya maka akan terjadi inflasi gaya hidup. Istilah ini mengacu pada keinginan untuk mengeluarkan lebih banyak uang ketika pendapatan juga meningkat. Hal ini disebabkan karena selama ini ada barang yang diinginkan namun masih diperhitungkan berkali-kali untuk membeli karena jumlah uang yang terbatas.

Namun, ketika sudah punya uang yang banyak keinginan tersebut akhirnya seperti merasa harus dusalurkan, padahal siklus ini biasanya akan terus terjadi ketika jumlah pendapatan naik lagi nantinya. Akirnya meskipun uang yang diterima ada banyak, justru rasa cukup jadi kurang.

2. Mengelola uang dalam jumlah sedikit saja mungkin masih banyak yang kesulitan, apalagi jika jumlahnya ada banyak

Mengatur uang/ Credit: snowing on Freepik via www.freepik.com

Ketika memiliki uang dalam jumlah yang banyak mungkin orang-orang cenderung ingin membelikannya sesuatu yang selama ini belum kesampaian. Di sisi lain ada juga lo orang yang justru takut menggunakannya dan akhirnya kurang bisa menikmati karena memilih untuk menyimpannya. Makanya supaya bisa seimbang diperlukan pengaturan yang baik. Tak jarang saking sulitnya, banyak yang memilih untuk menggunakan jasa pengatur keuangan.

3. Pendapatan yang banyak artinya juga pajak yang tinggi, siap-siap uangmu terpotong dalam jumlah yang besar

Ada banyak sekali jenis pajak yang harus dibayar, misalnya dari penghasilan itu sendiri. Dilansir dari beberapa sumber, makin tinggi penghasilan yang didapatkan maka makin tinggi pula pajak yang harus dibayar. Sesuai peraturan UU No 36 tahun 2008 besaran penghasilan dihitung mulai dari 5% untuk penghasilan sampai dengan Rp50 juta, 15% untuk penghasilan sampai Rp250 juta, 25% jika penghasilan mencapai Rp500 juta, dan di atasnya dikenakan pajak 30%. Belum lagi jika misalnya kamu memiliki aset seperti mobil atau properti.

4. Bahaya akan mengintai ketika kamu terlihat memiliki uang yang banyak, salah satunya rawan dihantui kejahatan

Memiliki uang artinya membuatmu harus lebih berhati-hati karena kalau tidak maka kamu bisa jadi sasaran empuk para penjahat yang membutuhkan uang. Risiko pencurian, perampokan, sampai yang dilakukan secara online pun bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Makanya banyak orang kaya yang meningkatkan keamanan atau justru memilih untuk tampil biasa-biasa saja saat di luar.

5. Nggak jarang lo orang yang memiliki banyak uang malah sering dimanfaatkan, akhirnya mencari yang tulus pun jadi makin susah

Tulus nggak ya?/ Credit: wayhomestudion on Freepik via www.freepik.com

Tak bisa dimungkiri banyak orang yang hanya mau melakukan sesuatu yang sesuai dengan kepentingannya, termasuk ketika menjalin sebuah hubungan entah berteman maupun ketika mencari pasangan. Seringkali uang jadi magnet tersendiri bagi beberapa orang yang akhirnya mengakibatkan sulitnya membedakan mana yang tulus dan mana yang ada maunya.

Memiliki uang ternyata bukan tanpa risiko atau permasalahan. Meskipun uang yang dimiliki banyak, bisa jadi demi menghasilkannya, waktu, tenaga, dan pikiran juga dikerahkan sehingga hati malah kurang tentram. Makanya, tak apa punya target dan ambisi namun tetap penting untuk merasa cukup.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.