6 Mitos Saat Memulai Bisnis. Please, Jangan Mudah Percaya Kalau Baru Dengar dari ‘Katanya’

mitos memulai bisnis

Bagi mereka yang belum memulai bisnis maka bidang yang satu ini penuh dengan cerita-cerita yang selama ini hanya didengar dari berbagai media saja. Ada yang membuatnya seolah berbisnis adalah sebuah hal berbahaya yang penuh dengan risiko, ada pula yang mengemasnya dengan cerita berbunga-bunga seolah segala hal yang menyenangkan hanya bisa didapatkan ketika memulai sebuah usaha. Di antara cerita-cerita tersebut turut terselip pula beberapa yang selama ini mungkin sudah familier di kepala sampai dianggap memang begitu kenyataannya.

Advertisement

Dari cerita yang sudah sering didengar tersebut ternyata ada juga lo yang kenyataannya berbeda dengan apa yang sudah beredar selama ini alias mitos. Kalau kamu penasaran apa saja, kita simak yuk beberapa di antaranya!

Karyawan/ Credit: senivpetro on Freepik via www.freepik.com

1. Banyak yang memutuskan menjadi seorang pengusaha karena menganggap pekerjaan ini santai dan waktunya bisa diatur sendiri

Salah satu daya tarik tersendiri menjadi seorang pengusaha selain bisa bekerja sesuai dengan keinginan sendiri juga jamnya yang bisa diatur sendiri, karena pernyataan ini jadi banyak yang mengira bahwa artinya menjadi seorang pengusaha bisa bersantai. Hal tersebut mungkin benar jika kamu sudah sekelas Jeff Bezos, jika masih memulai artinya justru kamu harus mengorbankan banyak waktu yang dimiliki untuk fokus membangun bisnis sampai balik modal. Pun, walau bisa mengatur waktu sendiri kamu tetap akan berhubungan dengan orang lain seperti klien yang membuatmu harus kembali menyesuaikan jadwal dengan mereka.

2. Kalau kamu mengira bahwa bosmu adalah sosok menyebalkan sehingga memutuskan berbisnis, jangan kira tak ada lagi orang seperti itu nantinya

Banyak yang keluar dari pekerjaan karena atasan atau bosnya selama ini menyebalkan sehingga ingin mengatur segalanya sesuai keinginan sendiri. Akan tetapi, jangan lupakan bahwa ketika memutuskan untuk berbisnis maka akan ada atasan lain berupa investor yang bisa jadi tak kalah menyebalkan dari bosmu. Belum lagi untuk mengembangkan bisnis maka perlu adanya kerja sama dengan pihak lain misalnya distributor atau klien dengan sifat yang berbeda-beda. Kamu juga dituntut untuk menjadi atasan yang baik bagi karyawanmu yang beragam.

Advertisement

3. Kerja keras bikin sukses? Hmm, mungkin sih tapi masih ada juga faktor lain yang mempengaruhi hasilnya

Kerja keras memang mengambil bagian dalam menentukan kesuksesan bisnismu. Jika memulainya dengan malas-malasan dan terus menunda hal yang seharusnya lekas diselesaikan maka kesuksesan bisnismu pun akan turut terhambat. Akan tetapi, hal itu bukan satu-satunya lo. Untuk mencapai target tertentu juga deperlukan kerja cerdas dan penuh dengan perhitungan. Melakukan sesuatu dengan sekeras mungkin akan sia-sia jika tak tahu strateginya. Makanya diperlukan berbagai skill untuk memimpin sebuah perusahaan.

4. Salah satu hal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis adalah modal tapi ternyata tidak selalu perlu jumlah yang besar kok untuk memulainya

Mungkin selama ini banyak yang menjadikan modal sebagai alasan utama untuk tak segera memulai sebuah usaha karena yang ada di pikirannya modal yang diperlukan selalu sangat besar. Padahal sebenarnya memulai usaha tak selalu perlu modal yang banyak lo. Kamu bisa kok memulai usaha kecil-kecilan sambil mempersiapkan diri dan belajar untuk menyiapkan bisnis yang lebih besar sekaligus memutar uang yang dimiliki.

5. Banyak yang mengatakan bahwa jika mengambil risiko besar maka keuntungan yang besar juga akan mengikuti. Masa sih?

Advertisement

Banyak yang akhirnya memutuskan untuk mengambil risiko seperti menjual aset yang dimiliki karena mendengarkan mitos yang satu ini. Padahal yang namanya risiko ada untuk dipertimbangkan dan diperhitungkan sehingga bisa dikelola, jika benar-benar terjadi apa saja kerugian yang didapat dan seperti apa langkah yang akan diambil setelahnya. Jika asal nekat saja padahal belum begitu mengetahui seluk beluknya malah yang ada kerugian yang akan didapatkan.

6. Selama ini banyak yang menyarankan untuk memulai bisnis saja karena lebih enak daripada menjadi seorang karyawan

Dari beberapa mitos yang digabungkan munculah mitos yang satu ini. Menjadi seorang pengusaha dianggap lebih enak karena bisa memutuskan jam kerja sendiri, tak memiliki atasan, dan bisa mendapatkan pendapatan yang lebih besar. Mungkin bagi beberapa orang perkataan ini ada benarnya namun jangan lupakan berbagai risiko yang ada di belakangnya. Semuanya kembali ke masing-masing, jika masih memiliki tanggungan dan butuh masukan yang stabil maka mungkin menjadi karyawan masih menjadi sebuah jalan yang aman. Jika tak ada tanggungan dan tak masalah jika merugi maka menjadi pengusaha juga bisa dicoba.

Menjadi seorang pengusaha mungkin banyak keuntungannya tapi bukan berarti semuanya menyenangkan. Pun, bukan berarti isinya semua tentang perjuangan keras yang penuh risiko. Jadi, ketika memutuskan untuk terjun ke dalamnya pastikan jangan gegabah hanya karena ‘katanya’ ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE