Membuka usaha baik yang online maupun offline memang ada plus dan minus-nya. Persaingan ketat serta banyaknya pelaku usaha yang makin beragam juga menjadi salah satu faktor mengapa membuka usaha sendiri itu nggak semudah yang dibayangkan. Modal banyak atau tersedianya lapak belum tentu memuluskan niatan usaha jika fokus dan perhitungan income serta outcome-mu belum jeli.

Nah, karena sukses atau tidaknya bisnis itu ditentukan dari seberapa keras usahamu, kali ini Hipwee akan mencoba memberikan tips-tipsnya. Tentu saja supaya kamu tetap semangat mengembangkan usaha yang setelah sekian lama kamu bangun dari nol dan pastinya nggak boleh sia-sia gitu aja. Yuk simak!

1. Tampilkan usahamu di muka umum dengan cara mengikuti bazar. Sekali atau dua kali sudah cukup untuk menambah pamor bisnismu.

ikutan bazar lah sekali-kali via gebrokenruit.blogspot.com

Mengikut sertakan usahamu ke bazar-bazar adalah langkah pertama yang perlu kamu ambil. Tak ada patokan jenis usahanya jika kamu ingin mengikuti bazar, baik usaha online maupun offline, kamu tetap bisa mengikuti bazar ini. Tujuannya sederhana, yaitu lebih mengenalkan usahamu ke muka umum dan memanfaatkan sistem branding dalam usaha. Dengan sesekali mengikuti bazar, minimal ada satu atau dua orang yang tahu bahwa usahamu itu eksis!

2. Meski sudah lama mengenal dunia usaha, tetap perhitungkan pemasukan dan pengeluaran dengan seksama. Nggak mau β€˜kan kalau usahamu akhirnya besar pasak dari pada tiang?

jangan sampai besar pasak daripada tiang! via usnews.com

Advertisement

Telah lama bergelut di dunia usaha seringkali membuat pelaku usaha lupa akan perhitungan income dan outcome. Padahal ini penting, lho. Pengeluaran serta pemasukan sekecil apapun hendaknya kamu catat di buku khusus yang nantinya akan kamu akumulasi tiap bulannya. Persentase untung dan rugimu akan terlihat di tahap perhitungan ini. So, mulai jeli lagi yuk ngitung pemasukan dan pengeluarannya!

3. Pernah endorse tapi usahamu masih sepi? Coba deh endorse lagi ke orang yang tepat. Promosikan produkmu ke selebriti yang sedang hangat jadi perbincangan.

endorselah dengan benar, jangan asal via blogiconesia.com

Mempromosikan produk dari usahamu lewat tahap endorse itu sah-sah saja. Tapi ingat, jangan hamburkan uang modalmu hanya untuk endorse sana-sini dan nggak membuahkan hasil. Mending tabung saja uang modalmu atau endorse lah ke orang yang tepat, seperti selebriti yang sedang hangat diperbincangkan. Tarifnya mungkin mahal, tapi kalau mau dicoba demi usaha yang makin laris, nggak apa-apa, kok.

4. Sesekali, berikan giveaway atau hadiah kejutan buat pelangganmu yang terpilih. Bikin kuis atau undian berhadiah justru bisa meningkatkan omsetmu!

kasih giveaway sekali-kali, oke juga tuh via elevatepromo.com

Pilih momen yang paling tepat jika kamu ingin membuat kuis atau undian berhadiah ini. Hari kemerdekaan, hari raya atau hari-hari penting lainnya bisa kamu gunakan untuk tema kuis berhadiahmu. Promosikan lewat spanduk, sosial media atau mulut ke mulut secara berkala biar makin banyak peserta kuis berhadiahmu, ya. Dengan tahap ini, omsetmu akan naik secara perlahan karena makin banyak yang tahu bahwa usahamu itu nggak pelit dan inovatif.

5. Jangan sampai lalai memisahkan uang modal dan uang pribadi. Kamu harus terus menghidupi usaha dan karyawanmu, bukan hanya dirimu saja.

uang modal, uang pribadi, pisahin yaa via money.usnews.com

Jika diperlukan, milikilah brankas atau wadah khusus untuk menyimpan uang modalmu. Simpanlah dengan baik hingga ia siap dikeluarkan di saat yang tepat. Ingat! Jika kamu masih saja mencampurkan uang modal beserta uang pribadimu, jangan salahkan jika perhitungan omsetmu akan berantakan dan berpengaruh pada nasib usaha serta karyawanmu.

6. Apapun jenis usahamu, jangan malas mengembangkannya. Kamu harus tetap kreatif dan inovatif setiap harinya.

inovasi juga penting! via attitudes4innovation.com

Baik usaha online maupun offline, berinovasi serta memiliki jiwa kreatif adalah salah satu yang terpenting. Kedua hal inilah yang akan ikut menunjang keberhasilan usahamu nantinya. Berikut ini adalah beberapa inovasi yang dicoba menurut jenis usaha yang kamu jalani :

  • usaha makanan (restoran atau cafe) – sesekali berikan tester gratis di jam-jam tertentu, pakai modal seminim mungkin dan promosi yang segencar mungkin. Ini berguna untuk menarik banyak pelanggan
  • usaha online pakaian (butik online) – setiap awal bulan, kamu bisa membuat diskon 10-20% pada produk tertentu yang sedang jadi tren. Ingat, cocokkan harga modal dan harga jual ya.
  • usaha elektronik (handphone atau accesoriesnya) – berinovasi dengan testimoni juga sangat ampuh buat usaha yang satu ini. Belajarlah dari kasus-kasus penipuan dalam jual-beli elektronik. Tampilkan banyak testimoni jujur dari buat pelangganmu. Dengan ini, usaha elektronikmu makin terpercaya.

Kalau kamu? sudah mulai usaha yang mana nih? Intinya sih, jangan lupa berinovasi dalam usahamu, ya. Biar nggak terkesan kaku dan ketinggalan zaman gitu.

7. Fokus dan tak mudah menyerah adalah kunci keberhasilan. Jika rasa lelah dan ragu mulai muncul, ingat kembali tujuan usahamu di tahap awal.

perbaiki fokusmu segera! via okezone.com

Terkadang, menjalankan usaha sendiri dari nol itu tak selamanya menggembirakan. Keraguan dan mulai lelah jika usaha sedang berada di ujung tanduk lah yang membuat semuanya menjadi gelap dan memilih untuk menyerah saja. Tapi tunggu dulu, bukankah dari awal kamu sudah berkomitmen bahwa usahamu yang dari nol ini lah pengantar kesuksesanmu? Bukankah tabungan duniawimu bersumber dari usaha yang kamu rintis sekarang? Lalu, alasan apalagi yang cukup kuat untuk membuatmu menyerah? Ayolah, kamu hanya butuh semangat dan fokus, kok!

Jadi, langkah mana yang akan kamu ambil untuk lebih memajukan usahamu? Semangat ya para pengusaha muda! πŸ™‚