Ini 10 Hal yang Bisa Bikin Bisnis Kecil Gagal. Ternyata Penyebab Utama Bukan Minimnya Modal

Penyebab bisnis kecil gagal

Membangun bisnis dari nol memang bukan perkara mudah. Apalagi dengan segala risiko yang menghantui seperti bisnis gagal di tengah jalan. Dalam praktiknya nggak sedikit bisnis kecil yang gulung tikar padahal usianya masih seumur jagung. Kegagalan menjadi salah satu momok bagi para pebisnis pemula. Tapi jangan takut! Ada masalah, bukan berarti tak bisa diatasi ya.

Advertisement

Supaya bisnis berumur panjang, ada baiknya kamu perhatikan 10 hal yang bikin bisnis kecil gagal. Dengan memahaminya, kamu bisa mempersiapkan strategi jitu untuk menjauhkan bisnismu dari kegagalan. Alih-aliah kurangnya modal sebagai penyebab utama seperti anggapan umum yang beredar, ternyata ada penyebab lain yang menempati posisi nomor satu. Dilansir dari laman Forbes, berikut ini adalah 10 hal yang menyebabkan bisnis kecil gagal.

1. Sekitar 42% bisnis kecil gagal karena produk atau jasa yang ditawarkan tak sesuai dengan kebutuhan pasar

kebutuhan pasar | photo by cottonbro via www.pexels.com

Dalam memulai bisnis, ide memang penting. Namun, semua ide brilian akan sia-sia bila tak mampu menjawab masalah atau kebutuhan kebanyakan orang. Alhasil ide tersebut nggak memiliki pasar yang potensial. Berkaca dari penyebab utama bisnis gagal itu, pengusaha kecil disarankan untuk menyelaraskan antara ide dan kebutuhan pasar. Tetap realistis gitu lo~

2. Kehabisan uang nyatanya bisa menjadi biang kegagalan bisnis kecil. Tanpa uang, kegiatan operasional nggak berjalan

atur keuangan | photo by Kuncheek via www.pexels.com

Berdasarkan penelitian CB Insight kepada 101 bisnis kecil, uang menjadi faktor kedua penyebab bisnis gagal. Apabila uang perusahaan menipis, bisnis yang dijalankan otomatis akan tersendat karena tidak bisa memenuhi kebutuhan. Misalnya, kebutuhan membeli layanan hosting untuk pemasaran dan promosi. Agar tak sampai kehabisan uang, pebisnis harus membuat perencanaan yang matang di awal. Nggak boleh asal-asalan.

Advertisement

3. Ternyata tim berimbas fatal pada perjalanan bisnis lo. Bila salah membentuk tim, bisnis pun  bangkrut sebelum mencapai kesuksesan

kerjasama tim | photo by fauxels via www.pexels.com

Selain kondisi keuangan yang stabil, tim menjadi faktor penting lain yang nggak boleh diabaikan. Kamu harus memastikan orang-orang dalam tim mau diajak melangkah bersama. Pun kamu perlu merekrut orang-orang dengan keahlian masing-masing yang saling melengkapi.

4. Bila tidak mampu menghadapi persaingan, bisnismu akan gagal pelan-pelan. Hati-hati!

hadapi persaingan | photo by Pixabay via www.pexels.com

Sekitar 19% pemilik bisnis kecil mengaku kegagalan bisnis mereka karena nggak mampu menghadapi persaingan. Dalam dunia bisnis, persaingan adalah hal lumrah. Sehingga kamu diharapkan bisa menyikapi persaingan dengan sehat. Kuncinya kamu harus memutar otak untuk membuat produk yang lebih baik dan mudah bagi pelanggan secara terus-menerus.

5. Penetapan harga barang/jasa sangat krusial. Bila harga dan nilai produk tidak seimbang, pelanggan bisa nggak balik lagi. Bahkan ga mendekat~

penentuan harga | photo by Artem Beliaikin via www.pexels.com

Tak jarang bisnis kecil gagal lantaran mematok harga barang/jasa yang nggak masuk akal. Bila dilihat dari segi nilai barang/jasa yang diberikan, harga tersebut mungkin nggak menarik bagi konsumen. Jadi kamu perlu menguji penentuan harga dan nilai barang/jasa secara berkelanjutan untuk mendapatkan harga paling tepat.

6. Penyebab kegagalan bisnis kecil yang cukup sering terjadi: produk tidak ramah dan kurang aman bagi konsumen

produk/jasa harus aman dan mudah digunakan | photo by Sam Lion via www.pexels.com

Meskipun ide bisnis sangat out of the box, tapi bila hasil produk nggak nyaman digunakan maka kegagalan tak terhindarkan. Jadi usahakan produk yang kamu bikin memang nyaman dan pastinya aman dipakai. Sehingga konsumen pun merasa puas dan senang.

7. Walaupun memiliki produk yang unggul, kalau model bisnis nggak jelas maka kegagalan tak terelakkan lagi

model bisnis | photo by Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Beberapa bisnis mau tak mau harus tutup buku karena model bisnisnya nggak jelas. Padahal bisnisnya mempunyai produk yang diminati konsumen. Pun kualitasnya bagus. Makanya pebisnis kecil harus memikirkan dengan baik model bisnis yang dijalankan. Misalnya model bisnis manufaktur, e-commerce, dropship, atau lainnya.

8. Pemasaran akan berdampak signifikan pada performa bisnis. Pastikan alokasi dana untuk pemasaran cukup, ya

pemasaran | photo by Kaboompics .com via www.pexels.com

Pebisnis mengaku bisnisnya gagal karena pemasaran yang buruk. Sekitar 14% pemilik bisnis kecil tak mampu bertahan di tengah persaingan gara-gara pemasaran produk tak maksimal. Akibatnya bisnis diabaikan oleh konsumen. Paling parah, bisnis justru nggak diketahui orang.

9. Kesalahan besar pemilik bisnis kecil adalah mengabaikan respons konsumen

jangan mengabaikan respon konsumen | photo by Amina Filkins via www.pexels.com

Jika ingin bisnis bertahan dalam waktu lama, jangan pernah mengabaikan respons konsumen. Pasalnya, sekitar 14% wirausahawan kehilangan bisnis karena tak mampu memberikan layanan yang baik untuk konsumennya. Sebaiknya kamu selalu menanggapi semua respons konsumen mulai dari kritikan, keluhan, sampai masukan. Kudu peka dan rajin cari tahu kebutuhan konsumenmu ya!

10. Waktu peluncuran produk yang nggak tepat bisa bikin bisnis kecil gagal juga

waktu peluncuran bisnis | photo by Michaela via www.pexels.com

Mematangkan ide sebelum produk dipasarkan memang penting, tapi jangan sampai kamu lupa untuk meluncurkannya di waktu yag tepat. Bila produk diluncurkan lebih cepat atau malah terlambat, bisnismu akan gagal karena kemungkinan nggak dibutuhkan lagi oleh pelanggan. Faktor ini mungkin kerap disepelekan, tapi faktanya sekitar 13% bisnis gagal gara-gara masalah waktu peluncuran.

Bila tak ingin bisnis gagal, jangan lakukan 10 hal di atas, ya. Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut agar bisnis kecilmu bisa berkembang. Semangat, teman-teman!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE