5 Persaingan Bisnis Sengit Antar Merek Ternama. Susun Strategi Demi Rebut Gelar Brand Juara

persaingan bisnis merek ternama

Saat memulai usaha, pesaing adalah sebuah ancaman yang tak bisa dihindari seberapapun kita mengira bahwa ide yang dimiliki adalah original dan nggak ada lawan. Akhirnya berbagai upaya harus dibuat supaya bisa bertahan misalnya dengan menawarkan suatu ciri khas tertentu dari produk yang dimiliki atau menawarkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang lebih baik.

Advertisement

Ternyata yang mengalami hal ini bukan cuma pebisnis baru saja tapi ada juga nama-nama besar yang sudah menjadi rival sejak lama. Uniknya, walaupun persaingan tetap berlangsung sampai sekarang namun ternyata perusahaan-perusahaan tersebut juga tetap bertahan lo. Nah, apa saja persaingan yang melegenda tersebut? Simak yuk selengkapnya!

1. Hubungan antara Burger King dan Mc Donald’s yang pasif agresif sepertinya sudah jadi rahasia umum

Burger/ Credit: Mc Donalds & Burger King via www.instagram.com

Burger King sudah berdiri sejak tahun 1954 dan Mc Donald’s ditemukan setahun setelahnya atau tahun 1955. Ketika itu, Mc Donald’s masih memimpin menjadi restoran makanan cepat saji yang paling laris. Akan tetapi, Burger King juga terus berupaya hingga bisa sejajar dengan Mc Donald’s. Keduanya memiliki merek burger unggulan yaitu The Whopper milik Burger King yang berhasil terjual sebanyak 1,7 juta buah selama tahun 2002 dan Big Mac yang juga terjual dengan jumlah serupa pada tahun 2017. Sebagai strategi, Burger King pernah mengajak Mc Donald’s untuk menduetkan produk tersebut namun sayangnya Mc Donald’s menolak.

2. Pepsi dan Coca Cola juga menjadi dua merek yang identik dengan perang brand karena produk soda yang serupa

Coca-Cola didirikan pada tahun tahun 1886 oleh John Pamberton, sedangkan Pepsi-Cola didirikan pada 1983 dengan nama Brad’s Drink namun berganti jadi Pepsi-Cola tahun 1902. Persaingan kedua merek ini dapat dilihat melalui cara promosi yang mereka lakukan. Jika Coca-Cola mengawali iklannya dengan tokoh sinterklas yang memakai warna merah sesuai dengan warna khas mereka, Pepsi-Cola baru makin terdengar setelah melakukan Pepsi Challenge di mana seseorang diminta untuk meminum soda tanpa memberi tahu merek yang diminum lalu ternyata lebih banyak yang menyukai Pepsi daripada merek pesaing. Dari situlah, perang iklan dan strategi marketing yang beragam dilakukan oleh kedua merek ini supaya tetap jadi yang nomor 1.

Advertisement

3. Pecinta komik dan film tokoh superhero mungkin sudah mengetahui bagaimana dua raksasa Marvel dan DC selama ini saling bersaing

DC ternyata didirikan lebih dulu pada tahun 1934 dan disusul Marvel yang mulai berdiri tahun 1940. Awalnya DC membuat komik misteri dan action yang ternyata sukses di Amerika Serikat. Tak mau kalah, Marvel juga mengikuti langkah untuk membuat komik superhero yang ternyata juga membuahkan kesuksesan. Akhirnya dari situ mereka terus bersaing mulai dari menyatukan beberapa superhero sekaligus hingga menciptakan superhero-superhero baru yang ikonik dan juga membuat live action seperti yang kita tahu saat ini. Masing-masing memiliki penggemarnya sendiri-sendiri.

4. Nike dan Adidas adalah dua merek pakaian olahraga dan sepatu yang persaingannya kadang sampai ke penggemarnya

Nike dan Adidas/ Credit: Nike & Adidas Official via www.instagram.com

Bagi beberapa orang, kini sneakers dan pakaian olahraga bukan hanya dipakai untuk hal-hal fungsional semata namun juga untuk bergaya. Dua brand yang sering jadi rival adalah Adidas dan Nike yang menjadi ‘penguasa’ dalam bidang mereka. Nike mungkin merupakan perusahaan yang lebih besar daripada Adidas namun akhirnya Adidas juga melakukan strategi secara agresif. Akhirnya kedua brand ini saling jadi yang terdepan dengan berbagai strategi seperti menggandeng selebritas atau atlet ternama hingga mengakuisisi berbagai merek yang lainnya.

Advertisement

5. Persaingan melegenda yang terakhir adalah perang di dunia teknologi antara Microsoft dan Apple

Microsoft milik Bill Gates sempat memimpin dunia teknologi yang digunakan di kalangan kantor maupun rumah tangga. Ketika itu, Steve Jobs bersama Apple sedang berjuang hingga di ambang kebangkrutan. Uniknya, saat menghadapi masa ini Apple justru menerima suntikan dana dari Bill Gates sebesar $150 juta hingga berhasil bangkit kembali. Apple akhirnya menciptakan berbagai produk speerti yang kita kenal sekarang mulai dari telepon pintar dan gawai canggih lainnya. Persaingannya pun tetap tak dapat dielakkan.

Persaingan bisnis adalah sesuatu yang tak bisa dihindari namun justru melalui hal ini biasanya akan ada gagasan-gasasan serta inovasi baru yang sebelumnya belum pernah kepikiran. Baik strategi marketing maupun kualitas merupakan hal yang sama pentingnya untuk dijaga jika tak ingin kalah dalam persaingan.

Nah, untukmu yang saat ini ingin atau sedang merintis usaha, gabung yuk sama komunitas UMKM #KitaMulaiBersama! Daftar di bit.ly/MILISKMB untuk berlangganan newsletter supaya nggak ketinggalan info berisi konten dan event menarik seputar kewirausahaan dan pengembangan UMKM.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE