Introver Juga Bisa Punya Personal Branding yang Keren, lo! Ini 6 Trik yang Bisa Kamu Coba~

personal branding introver

Dalam hubungan relasi dan pekerjaan, hal yang cukup penting dimiliki oleh setiap orang adalah personal branding atau pelabelan diri. Hal ini cukup penting karena dalam hubungan relasi dibutuhkan penilaian dari orang lain. Makin keren personal branding yang kita bangun, maka impresi orang lain pada diri kita semakin besar dan akan membuat mereka memberikan penilaian yang positif. Namun hal ini jadi tantangan bagi introver untuk membangun personal branding yang keren.

Advertisement

Introver menurut Psikolog Carl Jung, merupakan tipe kepribadian yang cenderung memiliki energi ketika sendiri, jadi punya kecenderungan menghindar dari perhatian. Nah, gimana caranya membangun personal branding yang keren bagi orang introver? Tenang, Hipwee punya cara membangun personal branding untuk si introver. Simak yuk!

1. Fokus pada kelebihan. Jangan pikirkan apa yang nggak kamu miliki, cukup kumpulkan keberanian untuk menunjukan kelebihanmu pada orang lain

Keahlian adalah modal utama untuk membangun personal branding, fakus aja di sana! | photo by Fauxels via www.pexels.com

Pikiran-pikiran tentang rasa tidak nyaman untuk menunjukkan siapa dirimu, kadang justru membuatmu nggak menyadari kamu bisa banyak hal yang harusnya orang lain tahu. Fokus aja sama kelebihanmu, beri penghargaan pada diri sendiri dengan cara menunjukkannya ke orang lain. Mungkin kamu akan butuh effort yang besar untuk menunjukan keahlianmu ini, tapi tentu lebih baik daripada kamu berdiam dengan pemikiran bahwa kamu ‘nggak nyaman’ atau ‘nggak bisa’.

Hal yang harus kamu ingat: personal branding yang baik adalah hal yang benar-benar kamu miliki, yang kamu sukai dan kamu cukup ahli di sana.

Advertisement

2. Hindari overthinking terhadap penerimaan orang lain. Cukup jalani apa yang ada di depanmu saat ini, tanpa memikirkan ketidaknyamanan, bahkan penolakan yang belum tentu terjadi

Pikirkan bagaimana cara melangkah, jangan pikirkan penerimaan orang lain ketika berhasil melangkah nanti | Photo by Leon via unsplash.com

Hal umum yang terjadi pada seorang introver adalah cenderung benar-benar sadar diri posisi mereka di antara banyak orang, meski kesadaran diri juga penting tapi kadang hal ini justru jadi bumerang bagi diri sendiri. Biasanya akan muncul pemikiran-pemikiran tentang bagaimana penerimaan orang lain. Akhirnya akan membuatmu semakin kesulitan untuk menunjukan dirimu sendiri pada relasi yang lebih luas. Cukup jalani apa yang ada di depanmu saat ini.

3. Gunakan media sosial sebagai alat untuk membangun personal branding. Unggah karya-karyamu dan ceritakan dirimu di sana. Isi bio dengan keahlianmu atau minatmu

Bangun personal branding mulai dari media sosial, mudah dan nggak harus ketemu banyak orang | Photo by Kerde Severin via www.pexels.com

Lewat media sosial mungkin akan membuatmu lebih nyaman untuk menunjukkan siapa dirimu, karena kamu nggak bertemu secara tatap muka langsung dengan orang lain. Kamu juga bisa menghindar semau kamu ketika mulai nggak nyaman berinteraksi dengan banyak orang. Dilansir dari Forbes, menurut seorang personal branding pioneer William Arruda, media sosial adalah kebalikan dari apa yang bisa ditemui secara langsung, karena kita bisa mengontrol keadaan di mana, kapan dan seberapa sering kita berkomunikasi.

Kamu bisa memulai membangun personal branding di media sosial dengan cara mengunggah karya-karyamu di sana, ceritakan tentang dirimu, apa kesenanganmu dan apa yang menjadi kelebihanmu. Kamu bisa memilih platform yang sesuai dengan kelebihanmu. Atau mulai dari media sosial yang paling umum, Instagram, Facebook, dan Twitter misalnya, supaya makin keren!

4. Networking with purpose. Bangun hubungan yang berkualitas tanpa menuntutmu untuk menjadi pusat perhatian banyak orang

Nggah harus relasi yang luas, tapi cukup yang punya tujuan jelas | Photo by Fauxels via www.pexels.com

Networking bagi seorang introver mungkin menjadi hal yang mengerikan. Tapi ingat, membangun personal branding nggak harus menuntutmu untuk melewati batas kemampuanmu sendiri. Nggak harus punya networking yang luas dan bisa diakui atau diperhatikan oleh semua orang. Jika kamu tetap lebih nyaman berinteraksi dengan grup kecil, maka cukup bangun hubungan pada bagian terkecil di suatu forum. Fokus aja membangun relasi dengan orang-orang yang cocok dengan branding kamu dan akan mendukung karier kamu ke depannya.

5. Perluas kualifikasi atau keahlian. Punya beberapa minat dan didukung dengan pengetahuan yang baik akan membuat personal branding kamu semakin keren!

Pelajari hal baru yang membuatmu punya beberapa keahlian | Photo by Christina Morillio via www.pexels.com

Mengandalkan satu keahlian untuk dijadikan branding mungkin akan membuatmu lebih fokus dan terlihat lebih ahli. Tapi zaman justru akan menuntutmu untuk bisa melakukan beberapa hal baik dalam koridor bidang yang sama, maupun bidang yang berbeda. Dilansir dari The Muse, menambah wawasan pada beberapa minat justru akan membuatmu lebih berkelas. Misalnya baca buku, ikut kursus atau pelatihan tertentu yang mendukung minatmu. Jika punya sertifikat, jangan ragu untuk mencantumkannya di profil.

6. Melatih diri dengan membuat perencanaan yang meningkat. Setiap pencapaian harus diikuti pencapaian lain, pelan-pelan karena menjadi perhatian tentu nggak mudah

Membuat perencanaan untuk melatih diri dalam berinteraksi dan menjalin relasi dengan banyak orang | Photo by Startup Stock Photos via www.pexels.com

Membangun personal branding bagi introver memang nggak mudah. Butuh dilatih, butuh dicoba, bahkan sesekali butuh dipaksakan. Sekadar mengajukan pertanyaan pada suatu forum, mungkin akan menjadi sangat sulit bagi introver. Nah, hal ini bisa dilatih mulai dari menyapa orang-orang yang tidak terlalu dekat secara personal, lanjutkan dengan mengajukan basa-basi untuk membangun obrolan. Jika sudah terbiasa, cobalah untuk menunjukan apa yang kamu minati, apa yang kamu sukai dan apa yang menjadi keahlianmu.

Jika hal ini masih terlalu sulit, kamu bisa mencoba membangun jaringan di LinkedIn. Cantumkan informasi dirimu di sana, tambahkan jaringan yang sesuai dengan personal brand yang ingin kamu capai. Nah, makin keren, kan? Lalu, bangun interaksi dengan orang-orang yang kamu ikuti, sapa mereka secara personal dan bangun diskusi tentang hal yang kamu minati. Namanya juga berlatih, jadi pelan-pelan aja ya!

Mengingat pentingnya personal branding dalam relasi sosial dan pekerja, jadi bukan penghalang lagi bagi introver untuk memulai personal branding kamu. Coba aja dulu, fokus aja sama kelebihan, jangan overthinking, mulai dari medsos, pakai cara networking with purpose, tambah wawasan, dan berlatih pelan-pelan. Semoga tips ini bisa membantumu ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE