Digelar Kembali di Tahun Kedua Pandemi, ‘Pocari Sweat Bintang SMA 2021’ Ingin Terus Dukung Generasi Muda Wujudkan Mimpi

Pocari Sweat Bintang SMA 2021

Tak ada masa tenggat kapan mimpi harus terwujud. Namun, upaya menjadikannya nyata sebaiknya nggak ditunda-tunda. Masa muda adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Mengenali bakat yang bisa membuat mimpi menjadi nyata, adalah langkah pertama yang harus dicoba.

Advertisement

Perlu digarisbawahi bahwa setiap bakat adalah penting. Tak ada satu bakat yang lebih hebat dari yang lainnya. Kamu hanya perlu mengenali mana yang membuatmu nyaman untuk kemudian diperjuangkan. Piawai bermain game saja kini bisa cuan dan menginspirasi banyak orang. Tak ada yang menyangka hal itu dua dekade silam.

Kondisi pandemi Covid-19 juga bukan persoalan dalam mewujudkan mimpi. Media sosial telah menjelma panggung terbuka untuk segala hal. Terlebih, Pocari Sweat pada tahun kedua pandemi ini kembali menghadirkan ajang ‘Bintang SMA 2021’ bagi pelajar SMA yang berani unjuk bakat demi menjadi bintang inspirasi banyak orang.

Bintang SMA 2021 ingin terus mengakomodir beragam bakat pelajar SMA Tanah Air

| dok. Pocari Sweat Indonesia

Bintang SMA 2021 adalah kali ketiga Pocari Sweat menggelar kompetisi yang terbuka bagi seluruh jenis bakat khusus pelajar SMA dan sederajat. Gelaran ini terbilang unik jika dibandingkan dengan kebanyakan ajang pencarian bakat yang hanya mencari satu jenis talenta. Pocari Sweat Bintang SMA meyakini bahwa setiap bakat adalah penting dan patut diberi ruang perjuangan.

Advertisement

Menegaskan semangatnya, Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati mengatakan ajang Pocari Sweat Bintang SMA dihadirkan untuk mengakomodir bakat anak muda kiwari yang dinamis dan beragam. Berkaca pada tahun pertamanya saja, ajang ini telah mewadahi ribuan peserta dengan beragam bakat unik, seperti cosplay, rubrik, e-sports, barista, hingga parkour.

“Bakat pelajar SMA itu beragam. Dulu kita mungkin nggak lihat bakat seperti yang dimiliki pelajar SMA saat ini. Hal itu yang ingin kita push, agar mereka bisa menciptakan sesuatu yang exciting lagi,” kata Wina dalam konferensi pers virtual Pocari Sweat Bintang SMA 2021, Kamis (2/9).

Dari awal penyelenggaraannya di tahun 2019, Pocari Sweat Bintang SMA mengusung tema ‘sweat for dream’ sebagai pesan utama bagi generasi muda. Melalui pesan tersebut Pocari Sweat ingin mengatakan kepada generasi muda bahwa mimpi hanya bisa diraih dengan usaha yang tak jarang harus bersimbah keringat.

Advertisement

Kolaborasi Bintang SMA 2021 dengan 88rising dan Narasi TV hadirkan berbagai benefit menarik bagi calon pemenang utama

Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati | dok. Tangkapan layar/Zoom

Pocari Sweat Bintang SMA 2021 yang digelar secara daring hadir dengan sejumlah inovasi dari segi teknis dan benefit bagi pemenang utama. Kali ini, calon peserta bisa mengirimkan video bakat mereka melalui platform TikTok, menyusul Intagram, Twitter dan situs resmi Pocari Sweat. TikTok ditambahkan karena generasi muda hari ini cenderung memiliki platfrom andalan masing-masing untuk unjuk bakat dan karya.

“Bakat pelajar SMA semakin variatif, platform (yang digunakan) juga. Di sini kami berusaha mendekatkan diri kepada habbit anak muda yang kita tahu punya banyak cara untuk menunjukkan bakat. Kami ingin meng-capture itu semua terlepas platform yang digunakan,” jelas Wina.

Inovasi berikut terkait benefit bagi pemenang utama. Dijelaskan pemenang utama Pocari Sweat Bintang SMA 2021 akan menjadi brand ambassador yang akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan brand selama satu tahun, dan juga akan mendapatkan porsi dalam konten eksklusif sesuai bakat pemenang.

Selain itu, Pocari Sweat Bintang SMA 2021 yang berkolaborasi dengan Narasi TV dan 88rising, perusahaan musik yang telah merepresentasikan talenta Indonesia di panggung global melalui Rich Brian, Niki dan Stephanie Poetri juga menjanjikan pengalaman menarik.

| dok. Tangkapan layar/Zoom

Bersama 88rising, pemenang utama nantinya akan berangkat ke Amerika Serikat untuk terlibat dalam produksi konten eksklusif bersama Niki Zefanya sebagai mentor. 88rising Country Representative Indonesia Andy Sadha mengatakan kolaborasi Pocari Sweat Bintang SMA 2021 bersama pihaknya ini akan menjadi pengalaman berharga bagi pemenang utama.

“Kami akan berangkatkan pemenang utama Bintang SMA 2021 ke Los Angeles untuk melihat bagaimana upaya talent di sana menggapai mimpinya. Akan ada kolaborasi dengan salah satu artis 88rising juga. Kami harap kolaborasi ini bisa memberikan lifetime lesson bagi pemenang. Being succesfull itu tidak instan. It’s about the sweat,” kata Andy.

Sementara bersama Narasi TV, pemenang utama Pocari Sweat Bintang SMA 2021 nantinya akan mendapat sorotan khusus terkait profil dan bakat mereka di layar kaca. Hal ini bertujuan menyebarkan inspirasi lebih jauh lagi kepada generasi muda di seluruh Indonesia yang merupakan basis pemirsa Narasi TV.

Najwa Shihab hingga Reza Rahadian akan bertindak sebagai juri sekaligus mentor

Dewan juri Pocari Sweat Bintang SMA 2021 | dok. Pocari Sweat Indonesia

Susunan dewan juri Pocari Sweat Bintang SMA selalu menarik. Mereka datang dari latar belakang yang beragam, persis seperti semangat ajang itu sendiri. Untuk tahun ini ada jurnalis sekaligus pendiri Narasi TV Najwa Shihab, aktor sekaligus content creator Jovial da Lopez, koreografer Ufa Sofura, penyanyi sekaligus pencipta lagu Isyana Sarasvati, dan terakhir aktor kondang Reza Rahadian.

Terkait bakat yang diharapkan muncul tahun ini, Reza Rahadian mewakili dewan juri mengatakan tidak mencari satu bakat yang spesifik. Balik kepada semangat awalnya, ajang ini ingin mewadahi keberagaman bakat pelajar SMA Tanah Air. Seperti pada tahun 2019, pemain Biola asal Banjarmasin Nada Syakira Aisya keluar sebagai pemenang. Sementara tahun 2020, pemenangnya adalah atlet wushu asal Jakarta Azriel.

“Nggak ada (talenta) yang spesifik. Pilihan cita-cita dan bakat saat ini banyak banget. Jadi, justru itu yang kita inginkan. Menanti sesuatu yang mungkin belum pernah kita lihat sebelumnya. Bakat-bakat yang selama ini mungkin tidak umum,” ujar Reza.

Maka dari itu Reza berpesan kepada pelajar SMA untuk tidak ragu mengikuti Pocari Sweat Bintang SMA 2021, karena ajang ini akan menghargai semua bakat. Disampaikan pula oleh Isyana Sarasvati, dewan juri dalam ajang ini nggak hanya akan bertindak sebagai pemberi nilai, melainkan juga mentor yang akan berbagi ilmu dengan para peserta.

“Ini bukan kompetisi yang satu arah. Aku di sini berperan sebagai juri sekaligus mentor. Jadi tugasnya nggak sekadar memberi nilai, tetapi juga saling berbagi (ilmu dan pengalaman). Nantinya aku juga akan ada kolaborasi bersama grand finalist,” kata pelantun lagu Lexicon tersebut.

Pendaftaran Bintang SMA 2021 telah dibuka sejak 1 September 2021

Pendaftaran Pocari Sweat Bintang SMA 2021 telah dibuka sejak 1 September hingga 15 Oktober 2021. Calon peserta nggak akan dipungut biaya. Ajang ini dapat diikuti oleh siswa/i SMA sederajat, termasuk siswa/i homeschooling dan berkebutuhan khusus.

Cara mendaftarnya cukup dengan mengunggah video terkait bakat di situs pocarisweat.id atau melalui media sosial Instagram, Twitter dan TikTok dengan menyematkan tagar #BintangSMA2021 #BintangSMA2021_(nama sekolah) dan mention @PocariID.

Calon peserta boleh mengunggah lebih dari satu video asalkan bakat yang ditampilkan berbeda. Bakat yang ditampilkan dalam video boleh secara individu maupun kelompok beranggotakan maksimal lima orang.

Akan ada tiga kategori pemenang dalam ajang Pocari Sweat Bintang SMA 2021, yaitu Weekly Winner, Pemenang Favorit, dan Pemenang Utama. Khusus pada tahun ini, dewan juri memiliki delapan Blue Tickets untuk video bakat yang masuk dalam tiga minggu pertama periode submisi. Peserta penerima Blue Tickets artinya telah mengamankan posisi di Top 50.

Finalis Top 50 akan diumumkan pada 17-27 Oktober, menyusul Finalis Top 7 pada 28 Oktober-19 November, dan Grand Final & Winner Announcement pada 20 November 2021.

Bagaimana, sudah tahu mau menampilkan bakat apa untuk ajang Pocari Sweat Bintang SMA 2021? Ingat, semua bakat itu penting dan layak diperjuangkan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

CLOSE