Kamu Memimpin Sebuah Tim? Cobain deh Terapin Cara-Cara ini Biar Tim Kamu Makin Solid dan Kompak!

Tips Memimpin Tim

Memimpin sebuah tim, baik itu yang berukuran besar atau kecil bukanlah persoalan yang mudah. Sebagai pemimpin tim, kamu harus bisa membuat orang-orang yang kamu pimpin ini mencapai target atau tujuan yang telah ditetapkan, apalagi dalam sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan atau bisnis nggak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya tim solid yang mendukung operasional di dalamnya.

Advertisement

Nah untuk membantu kamu untuk mempersiapkan sebuah tim yang solid, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini guna menjaga motivasi dan kekompakan dalam tim kamu. Karena dengan tim yang baik, bisa dipastikan kamu juga akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Meluangkan waktu untuk mengenal anggota tim yang kamu pimpin adalah sebuah langkah awal yang baik!

Ngobrol santai dengan tim kamu di luar jam kerja bisa menambah kedekatan lho | Credit: Leon via unsplash.com

Jika kamu memimpin sebuah tim, tentunya kamu harus mengenali watak dan karakter masing-masing anggota tim yang kamu pimpin. Kamu butuh pengetahuan ini agar bisa menempatkan anggotamu untuk mengerjakan tugas yang sesuai dengan kemampuannya. Memimpin sebuah tim berarti tahu dan bisa menempatkan orang-orang tersebut dengan tepat agar mendaptkan hasil pekerjana yang maksimal dan nggak makan waktu banyak.

Bangun suasana yang hangat dan perlakukan mereka dengan baik!

Dengarkan masukan dari rekan-rekan yang menjadi anggota tim kamu | Credit: Mimi Thian via unsplash.com

Dengan menjadi pemimpin sebuah tim, maka kamu harus bisa menciptakan kondisi-kondisi yang ideal untuk menaikkan kinerja tim yang kamu pimpin. Dengan menjadi pemimpin sebuah tim, bukan berarti anggota harus selalu mengerti apa yang kamu mau. Rangkullah anggota tim yang kamu pimpin, tanyakan kepada mereka apakah butuh bantuan, atau mungkin membelikan kopi untuk anggota timmu bukanlah ide yang buruk kok!

Advertisement

Berikan kesempatan kepada anggota tim yang kamu pimpin untuk mencoba hal yang baru, karena nggak semua yang kamu tahu itu selalu berhasil lho!

Biarkanlah rekan-rekan yang ada di timmu untuk berkembang, tetapi tetap jaga dan arahkan juga ya | Credit: Annie Spratt via unsplash.com

Memberikan contoh kepada anggota tim dalam menyelesaikan sebuah masalah adalah hal yang baik. Tetapi nggak semua yang kamu contohkan harus ditiru oleh anggota tim kamu. Setiap orang punya cara kerja yang berbeda-beda, kamu bisa membebaskan mereka untuk menggunakan metode dan caranya masing-masing dalam mencapai target. Tetapi kamu tetap harus memantau dan memberikan masukan terhadap cara yang mereka gunakan, apakah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai atau malah membahayakan.

Buat tujuan tim dalam beberapa jangka waktu untuk memudahkan kamu menghitung perkembangan pekerjaan dan buatlah tujuan yang realistis!

Membagi pekerjaan besar ke dalam porsi-porsi kecil menjadi lebih baik agar lebuh mudah dilacak perkembangannya | Credit: Annie Spratt via unsplash.com

Membagi sebuah target besar yang harus dicapai oleh tim yang kamu pimpin menjadi sebuah target-target kecil yang bisa dilakukan dalam 6 bulan atau 3 bulan adalah salah satu cara mudah untuk menentukan evaluasi pekerjaan dan melihat perkembangan pekerjaan tim yang kamu pimpin. Dengan begini, kamu akan tahu anggota tim mana yang membutuhkan  pertolongan dan anggota tim mana yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Membuat sebuah tujuan yang realistis tentunya akan meningkatkan moral serta motivasi yang kamu pimpin karena mereka tahu target tersebut pasti bisa dicapai, bagaimanapun caranya nanti.

Rayakan keberhasilan dan kegagalan bersama dengan tim!

Advertisement

Party-party untuk merayakan keberhasilan itu nggak ada salahnya lho | Credit: Alasdair Elmes via unsplash.com

Sekali-sekali melakukan party dengan tim yang kamu pimpin bukanlah sesuatu yang buruk lho, apalagi kalau kamu membuat party tersbut sebagai hadiah jika goals yang ditentukan telah berhasil dicapai. Dengan melakukan hal ini tentunya anggota tim yang kamu pimpin akan merasa dihargai pencapaiannya. Pun jika tim yang kamu pimpin mendapatkan kegagalan dan musibah, lakukan evaluasi untuk memperbaiki hal tersebut agar kedepannya tidak terulang lagi dan sebisa mungkin jangan menyalahkan atau mengkambinghitamkan seseorang jika buktinya kurang kuat.

Menjadi seorang pemimpin dalam tim bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Tetapi yang terpenti dan harus SoHip ingat meskipun kamu seorang pemimpin dalam tim, tetapi kamu juga bagian dari tim tersebut, sehingga peran langsung kamu akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan dan kesuksesan tim tersebut. Nah selamat memperaktekkan cara-cara di atas ya SoHip dan sukses selalu!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE