“Kalau lagi mens, boleh nggak sih minum soda?”

“Wah, aku lagi mens nih. Berarti jangan keramas, potong kuku atau rambut dulu.”

Salah satu hal yang paling sering membuat wanita cemas adalah, saat dia menstruasi. Tak hanya risih atau takut ‘tembus’ saja yang dirasakan, tapi juga menahan sakitnya kram perut yang terjadi seharian. Meski hampir semua wanita mengalaminya, hanya segelintir yang paham betul bagaimana menyikapi menstruasi yang sesungguhnya. Wah sayang sekali, ya…

Advertisement

Nah, untuk mencegah sok tahu-mu soal menstruasi dan hal-hal apa saja yang tak boleh dilakukan saat tiba masanya, Hipwee Tips bagikan pencerahannya lewat beberapa pantangan ini. Harap disimak, ya!

1. Pembalut mahal itu bukan jaminan, selama kamu masih kurang jaga kebersihan

jeli milih pembalut

jeli milih pembalut via alodokter.com

Saking banyaknya merk dan keunggulan masing-masing pembalut yang ditawarkan, tak jarang kamu malah jadi bimbang. Bimbang memilih, ‘mana nih yang motifnya lucu’ atau ‘mana nih yang ada sayapnya’. Sebenarnya sah-sah saja kamu mempunyai kebingungan semacam ini, tapi ada hal lain dan lebih penting yang seharusnya kamu perhatikan sejak dini.

Berikut ini adalah cara terbaik menjaga kebersihan Miss V saat menstruasi :

Advertisement
  • gantilah pembalut minimal 3 kali sehari. (pagi, sore dan menjelang tidur)
  • telitilah sebelum membeli. Usahakan pakai pembalut yang memiliki sirkulasi udara, supaya nggak lembab
  • JANGAN pernah pakai lagi pembalut bekas, meski sudah dicuci sampai bersih sekalipun!

Kalau tiga cara sederhana ini sudah bisa kamu praktikkan, bisa dipastikan kalau saat menstruasi nanti kamu akan terhindar dari rasa kurang nyaman.

2. Pun dengan celana dalamnya, kamu harus rajin menggantinya

ganti juga celana dalammmu

ganti juga celana dalammmu via ayibamagazine.com

Trik singkat menjaga kebersihan celana dalam saat kamu haid :

  • berbeda dengan pembalut, ganti celana dalam saat haid cukup 1-2 kali saja sehari
  • pilih bahan-bahan yang menyerap keringat, biar sirkulasi udara lancar dan bakteri takkan tumbuh

Walau simpel, memperhatikan tentang ‘celana dalam’ saat haid ini juga layak untuk kamu pertimbangkan.

3. Pola makanmu pun kudu dijaga. Lebih baik hindari deh yang namanya cokelat, kafein sama soda

hindari kafein sama soda

hindari kafein sama soda via babycenter.com

Gangguan kram dan nyeri di bagian bawah perut adalah kondisi wajar jika kamu sedang menstruasi. Pengelupasan dinding rahim yang berangsur juga tak jarang membuat perutmu kembung, bahkan mulas.

Dengan fakta tadi, mengkonsumsi kafein dan soda yang berlebihan justru akan memperburuk keadaan, yakni memicu iritasi dan tingkat nyeri yang lebih besar. Seperti dikutip dari Women’s Health Information, kafein sendiri dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan ketegangan serta rasa sakit.

Malah, kamu sangat dianjurkan untuk memperbanyak buah-buahan serta air putih lho saat menstruasi 🙂

4. Saking percayanya sama mitos, kamu sampai nggak potong kuku sama keramas rutin pas haid 🙁 ‘kan jorok!

jangan percaya mitos

jangan percaya mitos via pixabay.com

Pernah dengar kalimat ini nggak, girls?

“kalau keramas dan rambutnya rontok pas mens itu dosa. Nanti pas di neraka dikejar-kejar gulungan rambut yang rontok.” Serem amat 😛

“jangan potong kuku pas mens, ntar pendek umur lho!” Situ Tuhan? Hadeeeh…

Jika pernah mendengar beberapa mitos tadi, lebih baik kamu menyikapinya dengan bijak alias tak percaya begitu saja. Saat menstruasi adalah masa paling rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan berbagai macam kuman, jadi kamu wajib menjaga kebersihan. Keramas dua hari sekali masih tetap kamu butuhkan, pun dengan kuku yang harus dipotong ketika sudah memanjang.

5. Berhubungan seksual saat periode awal menstruasi itu cuma cari masalah, buka malah menambah gairah

tahan dulu deh

tahan dulu deh via creativestockphoto.com

Jika memungkinkan, menghindari hubungan seksual saat memasuki periode awal menstruasi adalah jalan terbaik. Ini sama saja menjaga keamanan diri pasangan, yang tak ingin secara gampang tertular penyakit atau bahkan infeksi alat kelamin kronis.

Logikanya begini, saat menstruasi, vagina wanita cenderung ber-ph rendah dan sangat rentan terhadap rangsangan serta pertumbuhan bakteri dari luar. Gejala seperti Endometriosis juga mudah menyerang, karena kembalinya aliran darah ke dinding rahim akibat kontraksi kuat tadi.

Kalau masih penasaran, coba kalian pelajari lebih lanjut di sini, ya.

6. Olahraga tetap masih dianjurkan, tapi bukan olahraga berat apalagi angkat beban

teteup olahraga

teteup olahraga via ekharthyoga.com

Dalam artikel sebelumnya, Hipwee Tips sempat membahas soal gerakan atau olahraga ringan supaya nyeri haid-mu berukurang. Di sana juga dijelaskan, bagaimana olahraga aman tapi tetap menyehatkan saat kamu sedang dalam fase menstruasi yang kian menyiksa.

Yang perlu kamu tahu, olahraga ringan itu masih kamu butuhkan saat menstruasi, demi kondisi tubuh yang tetap fit dan aliran darah yang lancar. Namun, bukan berarti kamu harus jogging seharian penuh atau angkat barbel 20 kilo di saat yang bersamaan, ya. Cukup push up atau terlentang saja sudah cukup, kok.

Kalau dibiarkan terus menerus, kebiasaan buruk saat menstruasi ini bisa menganggu kesuburan bahkan kesehatan rahimmu, lho! So, masih mau bandel?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya