7 Fakta Ini Bakal Bikin Kamu Nggak Lagi-Lagi Sering Makan Mie Instan Campur Nasi

Siapa yang nggak suka makan mie instan campur nasi? Harganya yang terjangkau dan cara membuatnya yang praktis bikin kita semua mengandalkan menu satu ini. Rasanya enak dan karbohidratnya mengenyangkan. Apalagi kalau disantap hangat-hangat selagi hujan.

Eh, tapi tunggu dulu. Menyantap mie instan campur nasi nggak baik lho buat kesehatanmu.

Yuk baca informasi dari Hipwee di artikel ini. Mulai sekarang, makan mie campur nasinya dikurang-kurangi ya!

Advertisement

1. Mie dan nasi punya kandungan gizi yang sama. Karbohidrat non-kompleks yang menghasilkan rasa kenyang fana

Nasi campur mie? Aduh, jangan deh!

Nasi campur mie? Aduh, jangan deh! via www.rubrikita.com

Nasi dan mie instan sama-sama mengandung karbohidrat. Jenis karbohidratnya pun sama: karbohidrat sederhana. Karbohidrat jenis ini cepat bikin perut kenyang, tapi rasa kenyangnya sementara. Karena karbohidrat sederhana cepat diserap dan diolah tubuh, kamu pun akan lapar lagi dalam waktu beberapa jam saja. Tuh, jadi jelas β€˜kan kenapa kalau makan nasi sama mie kamu cepat lapar lagi?

2. Kenyang makan nasi dan mie, kamu merasa tidak perlu makan yang lain lagi. Kebutuhan protein dan zat gizi lainnya jadi tak tercukupi

Menu makan harus seimbang, dong! Ada sayur, telur, dan daging-dagingannya

Menu makan harus seimbang, dong! Ada sayur, telur, dan daging-dagingannya via selerasa.com

Seharusnya gizi setiap orang berimbang, antara karbohidrat, protein, kalsium dan mineral. Kalau cuma makan mie dan nasi saja, kamu hanya akan mendapat karbohidrat. Protein, kalsium, mineral, dan zat gizi yang lain, kamu dapatnya dari apa?

Advertisement

3. Nasi dan mie punya kalori yang tinggi. Ini bisa bikin kamu obesitas, diabetes, bahkan meninggal dini

Cepat mati :(

Cepat mati πŸ™ via kaskus.co.id

Kandungan kalori dari nasi dan mie instan sangat tinggi. Kalau kamu mengonsumsinya dengan berbarengan, pankreas akan bekerja keras sehingga produksi hormon insulin di dalam tubuh menjadi tinggi. Kasihan pankreasmu, lho. Pankreas, sebagaimana ginjal, jika rusak bisa mengakibatkan diabetes. Nggak mau dong diabetes?

Nggak cuma diabetes saja. Makan nasi lauk mie sering-sering bisa memicu obesitas pada tubuh. Penyebabnya apa lagi kalau bukan kandungan karbohidratnya dan efeknya pada kadar gula dalam tubuh. Aduh, masa’ gara-gara malas cari makan yang lebih bergizi tubuhmu menderita? Enak dan praktisnya menu ini nggak sepadan sama resikonya. Obesitas bisa membuatmu meninggal di usia 30-40 tahun, lho. Please, nyawamu berharga πŸ™

5. Sistem pencernaanmu juga akan terganggu. Untuk mencerna mie instan aja butuh 2-3 hari

nikmatnya emang gak ada duanya deh

nikmatnya emang gak ada duanya deh, tapi… via toromagazine.com

Bagi kamu yang gemar mengonsumsi mie instan, coba perhatikan deh apakah sering mengalami rasa mulas dan diare? Kalau iya, sebaiknya kamu mulai mengurangi asupan mie karena sistem pencernaanmu sudah terganggu. Penyebabnya adalah proses pencernaan mie instan yang cukup panjang. Nggak bisa hanya beberapa jam saja, tapi sekitar 2-3 hari. Maka dari itu, jangan banyak-banyak mengkonsumsinya ya. Kasihan ususmu kalau kamu makan mie setiap hari.

Advertisement

6. Makan nasi lauk mie juga bisa merusak organ hati

Kalau nasi campurmu ada mie-nya, mie-nya dibuang saja

Kalau nasi campurmu ada mie-nya, mie-nya dibuang saja via commons.wikimedia.org

Karbohidrat yang berlebih akan diolah menjadi zat lain, salah satunya lemak. Lemak ini dalam prosesnya akan ditransfer ke organ hati sebagai pembantu sistem pencernaan metabolisme tubuh. Masalahnya, belum tentu lemak dari karbohidrat tersebut merupakan sel lemak yang baik. Menu nasi campur mie akan menghasilkan lemak jenuh yang tinggi. Inilah yang lama-lama bisa merusak hati.

7. Mie instan memang nggak mengandung zat lilin. Tapi (jika berlebihan), kandungan natrium dalam bumbunya bisa berbahaya untuk tekanan darah

yummy

yummy via kaloriku.com

Bahan kimia yang ada pada mie instan memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan tubuh kalau kamu mengonsumsinya terlalu sering. Zat natrium atau garam yang ada pada mie instan dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat lho. Dan seperti yang kamu tahu, peningkatan pada tekanan darah akan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung.

Dari berbagai pengaruh negatif yang didapat kalau kamu mengonsumsi nasi dan mie instan secara bersama, alangkah baiknya dari sekarang mulai menguranginya ya. Lebih baik kamu makan nasi dengan sayuran, daging, dan telur agar asupan gizi yang masuk ke tubuh seimbang. Semoga berhasil! πŸ™‚

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

82 Comments

  1. kamu coba ada di tengah tengah rel kereta pas ada kereta dateng, kalau ketabrak terus nyawanya melayang itu udah ada di tangan Tuhan yaa, jangan nyalahin keretanya. .

  2. Afandi Idris berkata:

    wauw,,,
    seperti itukah,,??
    karena aku bener-bener doyan ama tu mie…!!!!
    tapi,,
    tirm’s atas infonya…

  3. Arif Adi S berkata:

    anak kos banget ini di kala tanggal tua. terimakasi artikelnya mbak kerudung berkacamata. mari kita kurang”in makan karbo ketemu karbo. mari suarakan pola hidup sehat. hahahahaha

  4. Novia Novi berkata:

    Ayo Boss ku segera bergabungan dengan kita. Siapa tau Boss ku lagi hoki hari ini.Saat ini promo kita minimal deposit 25rb,dapat bonus10% . Ayo Boss ku segera bergabungan dengan kita. Siapa tau Boss ku lagi hoki hari ini .
    Bagi yang berminat Hubung: debbylie (5C3F88ED)

  5. Rani C. Permanasari anda tidk mengerti maksud saya, lebih baik diam

  6. Anis Maryuni berkata:

    Antara mie instan sama kereta beda jauh ya, perumpamaannya kurang pas πŸ˜€ sekali makan mie instan gak bakal mati kecuali kalo emg udh takdir, tp sekali ketabrak kereta lgsung mati kecuali kalo ada kejaiban misalnya tu orang mendadak bs terbang.. πŸ˜€

  7. Makan sebungkus kurang, dua bungkus kelebihan. Boleh minta kontaknya nggak, Mbak? :3

  8. Ananda Sony berkata:

    yaa kalo gitu kita gak bisa nyalahin orang ngerokok ya mas..
    toh msalah meninggal udah ditangan tuhan kok..
    trus perokok pasif juga gak usah mikirin bahaya menghirup asap rokok ya, toh klo blm waktunya juga g bkal mninggal.. πŸ˜€
    gitu y mas..?

  9. Dua hal itu adalah tindakan yg sama, yaitu menyengaja melakukan sesuatu yang udah tau gag baik buat diri kita. Ada org ttep aja makan mie instan terus terusan pake nasi misalnya, atau terus terusan ngerokok gag peduli waktu tempat yang penting kesukaannya terpenuhi, kmudian cri pembelaan “klo gue mati ya emg waktunya mati, bkn krn mie instan atau rokok” pasti. Nhaa sama kaya org nabrakin diri ke kereta, udah tau gag baik ttep di lakukan, , bedanya adalah jangka waktu dr efeknya. Nabrak k kereta efek buruknya langsung, tp makan mie instan atau ngerokok efeknya gag langsung. Jdi, org yg ttep ngelakuin itu pdhal udah tau dampaknya gag baik, bagi saya sama enggak cerdasnya dgn org yg sengaja nabrakin diri ke kereta krn putus cinta. . Hahahaa

CLOSE