6 Fakta Bahan Skincare Alami Korea yang Super Populer, Bisa Jadi Ada di Sekitar Kita Lo~

bahan skincare alami korea

Selain datang dengan budaya popnya, Korea juga menawarkan skincare dengan berbagai kandungan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit yang dialami orang Asia. Berbagai brand skincare Korea ini akan berlomba-lomba untuk menyajikan racikan perawatan wajah dengan kandungan bahan alami di dalamnya. Tak hanya satu dua jenis produk, mereka bahkan juga memopulerkan 7 langkah dalam menerapkan skincare. Makanya nggak jarang ada satu bahan khusus untuk suatu permasalahan kulit yang dibuat dalam satu seri 7 langkah memakai skincare tersebut.

Advertisement

Di antara banyaknya bahan yang sering dipakai dalam produk skincare herbal, ada beberapa yang belakangan ngetren dipakai oleh produsen asal Korea. Walau kelihatannya bahan alami yang digunakan hanya bisa ditemukan dari negara tesrsebut dengan nama yang indah, bisa jadi sebenarnya bahan itu ada di sekitar kita lo. Simak yuk apa saja!

1. Mugwort belakangan ini jadi tumbuhan yang tengah viral karena dipakai berbagai brand skincare alami, cocok untuk kulit yang mudah iritasi

Mugwort/ Credit: Mazmulka on Deposit Photos via depositphotos.com

mugwort = Artemisia vulgaris = Mungsi Arab 

Mugwort dalam bahasa Korea adalah ssuk sedangkan nama ilmiahnya adalah Artemisia vulgaris. Di Indonesia, tanaman ini memiliki namanya sendiri yaitu Mungsi Arab atau juga sering disebut Daun Baru Cina. Bentuk daunnya mirip seledri tapi lebih tebal dan kuat, biasanya mugwort tumbuh di pekarangan. Tumbuhan yang satu ini dulunya dipakai untuk pengobatan tradisional dan perawatan kulit di Korea karena memiliki kandungan antioksidan yang sama dengan Vitamin C.

Advertisement

Tak hanya itu, manfaat Mugwort untuk kecantikan juga bisa didapatkan dari kandungan anti bakteri, anti inflamasi, serta Vitamin E yang bisa meredakan jerawat, kemerahan, beruntusan, serta cocok untuk kulit kering dan kulit sensitif. Produknya bisa macam-macam, mulai dari Mugwort bubuk untuk masker hingga serum.

2. Cica alias Centella Asiatica sempat menghebohkan dunia per-skincare-an gara-gara manfaatnya yang luar biasa

Cica Credit: dumrongsak on Deposit Photos via depositphotos.com

asiatic pennywort = Centella asiatica = daun pegagan 

Advertisement

Jika termasuk yang mengikuti tren skincare, mungkin kamu pernah terjebak dalam tren Cica ini. Kalau nama ilmiahnya terdengar ‘wah’ ternyata sebenarnya nama bahan ini dalam bahasa Indonesia adalah daun pegagan. Tanaman berdaun seperti kepingan ini ternyata bisa tumbuh liar di perkebungan, ladang, bahkan di tepi jalan lo.

Meskipun begitu, manfaat Cica yang luar biasa membuatnya jadi idola, mulai dari menstimulasi kolagen, sebagai antioksidan, melembabkan kulit, mengurangi peradangan, dan makin luar biasa karena skincare Centella asiatica bisa menyamarkan bopeng.

3. Siapa sangka kalau ternyata lendir hewan bisa dipakai sebagai bahan skincare? Yak, snail mucin yang tengah digemari adalah lendir siput

Khasiat lendir siput sebenarnya juga terkenal di Indonesia sejak zaman eyang-eyang kita dulu |  Credit: Chaterine-L via depositphotos.com

snail mucin = snail secretion = lendir siput 

Jangankan menempelkan lendirnya ke wajah, iseng menyentuh siput saja mungkin kamu nggak akan kepikiran. Akan tetapi, coba tengok ke rak skincare-mu, kalau ada kandungan snail mucin artinya kamu sudah mengaplikasikan lendir siput tersebut ke wajah, tentunya setelah diolah. Lendir ini banyak dipakai sebagai bahan skincare karena mengandung hyaluronic, protein, anti-oksidan, elastin, anti-mikroba, peptida, dan tembaga. Beberapa merek terkenal seperti Cosrx, Benton, hingga Some By Mi memiliki kandungan snail mucin dalam seri yang mereka buat.

4. Selain menghasilkan madu, lebah ternyata juga menghasilkan propolis yang biasa digunakan sebagai produk penghalus wajah

Meski sama-sama dibikin sama lebah, propolis tuh beda sama madu | Credit: Grafvision via depositphotos.com

propolis = lem lebah 

Propolis memiliki bentuk yang mirip dengan getah berwarna cokelat kehijauan yang dihasilkan oleh lebah dari aliran getah tumbuhan atau tunas pohon. Propolis juga disebut lem lebah karena biasanya jadi lem atau pelapis ketika lebah membuat sarang. Bahan ini memiliki kandungan 16 asam amino yang membuatnya bisa mengatasi herpes lo. Selain itu, ada banyak manfaat propolis untuk wajah seperti menghaluskan, menenangkan, melembabkan, hingga melawan radikan bebas. Zat ini juga akan cocok untuk di pemilik wajah berminyak karena propolis membantu mengontrol minyak di wajah. Kalau kamu ingin glowing ala eonnie Korea, propolis juga bisa jadi andalan.

5. Mulai dari krim hingga sheet mask, tea tree oil menjadi salah satu kandungan yang eksis untuk mengatasi jerawat

Bukan dari pohon teh yang banyak kita minum itu lo, tapi jenis tanaman teh yang hanya ada di Australia dan New Zealand | Credit: belconock via depositphotos.com

tea tree oil = Melaleuca alternifolia oil = minyak atsiri esensial

Ketika berkonsultasi atau melihat rekomendasi produk untuk kulit berjerawat mungkin kamu akan menemukan kandungan tea tree oil di dalamnya. Walaupun memiliki embel-embel ‘teh’ pada namanya namun tea tree oil yang dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan minyak atsiri esensial berasal dari tanaman Melaleuca Alternifolia.

Mulai dari sheet mask tea tree hingga toner dibuat dari bahan ini khususnya untuk mereka yang memiliki masalah dengan jerawat. Tea tree oil memiliki berbagai manfaat dengan kandungan yang dimiliki seperti untuk membuka kelenjar minyak yang tersumbat, membersihkan minyak, menenangkan pori-pori, dan mengeringkan komedo.

6. Clay mask dinamai demikian bukan hanya karena teksturnya yang berbentuk seperti tanah liat namun memang bahannya dari tanah liat

Clay itu beda lo sama lumpur atau mud. Kalau lumpur sifatnya menutrisi kulit, sedangkan clay atau tanah liat itu menyerap minyak | Credit: belnchonock on Deposit Photos via depositphotos.com

clay mask = tanah liat 

Awalnya produk skincare Korea dalam bentuk clay mask sangat digemari, kini brand lokal pun banyak yang membuat masker dari bahan yang satu ini. Ternyata, sesuai dengan namanya clay mask terbuat dari tanah liat lo. Biasanya sih dari daerah-daerah khusus seperti pegunungan yang terdapat endapan tanah dari abu gunung berapi. Ada beberapa manfaat clay mask yang bisa didapatkan seperti untuk detoksifikasi berbagai debu, kotoran, hingga polusi yang menempel. Kandungan anti-bakteri juga akan mencegah munculnya jerawat dan mengurangi sebum.

Yang tak kalah canggih, masker ini akan menutup pori-pori sehingga wajah jadi lebih halus. Biasanya ada berbagai jenis masker tanah liat dan kegunaannya masing-masing yang bisa disesuaikan.

Nah, itu dia beberapa kandungan alami skincare Korea yang mungkin saja selama ini sebenarnya bahan tersebut sudah ada di dekatmu atau tumbuh liar di pekarangan. Meskipun begitu, jangan asal tumbuk-tumbuk dan mengaplikasikannya begitu saja ya. Di balik produk-produk skincare Korea yang super populer itu, ada proses panjang dari kreativitas ide, penelitian, sampai pengembangan teknologi skincare paling mutakhir sehingga bisa menciptakan produk yang tiada duanya.

Itulah yang patut kita jadikan inspirasi. Bahan-bahan mentahnya bisa jadi ada di sekitar kita, apalagi negara kita memang kaya sumber daya alam, tapi kalau dibiarkan saja, hasilnya juga bakal nihil. Jadi jangan cuma bangga jadi negara yang kaya sumber daya alam saja Guys, kita juga harus bisa menjaga dan mengolahnya sampai nantinya terus bisa diwariskan ke anak cucu~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE