Dari banyaknya komponen yang ada di sepeda motor, ban merupakan satu bagian yang bisa dikatakan cukup penting. Saking pentingnya, kamu harus melakukan pemeriksaan secara rutin supaya selalu aman saat berkendara. Sebab, kondisi ban yang sudah nggak bagus bisa membahayakan penggunanya.

Meski merawat ban motor adalah suatu keharusan, tapi belum banyak orang yang tahu kapan waktu yang tepat untuk mengganti ban motor. Supaya keamananmu tetap terjaga, cermati ciri ban motor yang sudah seharusnya diganti berikut ini, ya!

1. Kamu bisa menjadikan jarak tempuh untuk melihat kapan seharusnya ban motormu diganti

jarak tempuh via www.youtube.com

Advertisement

Jika sering digunakan, ulir pada ban jadi akan jadi semakin tipis dan halus. Biasanya, hal ini terjadi ketika jarak tempuh sudah mencapai 12 ribu untuk ban depan, dan 10 ribu untuk ban belakang. Untuk mengetahuinya, kamu bisa melihat bagian spidometer motormu.

2. Dengan memperhatikan kode produksi, kamu juga bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti ban

cek kode produksi via pakarotomotif.com

Biasanya, pembuat ban akan membubuhkan kode produksi yang dituliskan dalam dinding ban. Umumnya kode produksi ini berupa empat digit angkat. Dua digit awal menunjukkan minggu produksi sementara dua digit terakhir menunjukkan tahun produksi ban tersebut.

Sebagai contoh, jika kamu melihat kode 0918 pada dinding ban, kode tersebut berarti bahwa ban diproduksi pada minggu ke sembilan di tahun 2018. Jika kamu menggunakan motor secara rutin , ban bagian depan bisa bertahan antara 1,5 tahun setelah dipakai, sedangkan untuk bagian belakang dengan pemakaian serupa bisa tahan hingga 1 tahun.

3. Benjolan yang terdapat di permukaan ban juga merupakan salah satu tanda ban harus diganti

Advertisement

Biasanya, benjolan ini disebabkan karena benturan keras yang terjadi pada ban motormu. Hal ini nggak boleh disepelekan, karena ban yang benjol bisa menjadi indikasi pertama dinding ban akan robek atau pecah. Nah, sebelum ban benar-benar pecah, baiknya segera ganti ban motormu.

4. Ban yang harus diganti biasanya memiliki alur kembang yang tipis

alur kembang halus via jayamotorkatapang.blogspot.com

Alur kembang pada ban bertujuan untuk memecah genangan air saat melintas. Hal ini juga bisa membuat motor nggak tergelincir saat digunakan di atas jalan yang licin. Supaya motor tetap aman saat digunakan berkendara, segera ganti ban jika alur kembangnya mulai tipis, ya!

5. Jika tapak ban sudah sejajar dengan Tread Wear Indicators (TWI), baiknya segera diganti, ya!

tanda segitiga via review.bukalapak.com

Tread Wear Indicators (TWI) merupakan penanda yang terletak di sisi permukaan ban yang berbentuk segitiga. TWI ini merupakan tanda batas keausan ban motor. Semakin aus ban motor kamu, tanda segitiga ini akan semakin terlihat mendekati garis permukaan ban. Nah, jika hal ini terjadi, itu artinya kamu harus segera mengganti ban motormu.

6. Segera ganti ban jika motor bergoyang saat dipakai berbelok

dipakai belok goyang via pikdo.net

Ban yang bagus biasanya akan terasa nyaman jika digunakan untuk berkendara. Selain shockbreaker, ban juga membantu meredam benturan di jalanan yang nggak rata. Nah, kalau ban motormu mulai terasa goyang dan oleng saat dipakai menikung, itu tandanya ban sudah nggak proporsional untuk digunakan.

Jika sudah melihat enam ciri-ciri di atas, baiknya segera ke bengkel untuk mengganti ban motormu, ya! Hal ini dilakukan supaya kamu tetap aman saat berkendara. Lagipula, tentu kamu nggak mau kan naik motor tapi bannya bocor terus-terusan?

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya