Kenali Ragam Gejala Asam Lambung atau GERD ini, Beda dengan Maag lo

Gejala asam lambung

Pola hidup dan asupan makanan kita sehari-hari menentukan kesehatan kita. Hal ini telah terbukti mengingat banyaknya penyakit-penyakit yang diderita karena pola hidup dan asupan makanan yang nggak sehat. Salah satu yang banyak diderita adalah naiknya asam lambung. Ada banyak penyebab asam lambung di antaranya terlalu banyak minum kopi, alkohol, kelebihan berat badan karena nggak berolahraga sampai mengkonsumsi makanan berlemak terus menerus.

Advertisement

Atas alasan itu, kita senantiasa harus peka terhadap gejala dan bahaya dari asam lambung. Meski nggak mematikan, penyakit satu ini bisa membuat penderitanya nggak nyaman, sulit berkonsentrasi dan nggak bisa beraktivitas sebagaimana mestinya. Oiya penyakit asam lambung  atau Gastrophageal Reflux Disease (GERD) itu berbeda dengan maag lo. GERD dan maag bisa dibedakan dari penyebab dan gejala yang dirasakan penderitanya. Nah buat kalian yang belum tahu, berikut ini adalah gejala asam lambung yang harus kamu tahu dan waspadai. Yuk langsung simak selengkapnya di bawah ini!

1. Gejala yang sering dilaporkan adalah perasaan dada seolah terbakar. Gejala ini umumnya disebut heartburn. Pada kondisi parah sensasi terbakar bisa menjalar ke seluruh tubuh

Ilustrasi Heartburn | Credit: IgorVetushko via id.depositphotos.com

Setelah tahu bahaya dari penyakit ini, kita setidaknya harus tahu ciri-ciri lambung bermasalah. Ciri yang pertama adalah heartburn alias dada yang terasa sangat terbakar. Heartburn bukan gejala asam lambung kronis, namun gejala yang bisa dirasakan setiap orang saat jika penderita merasa gejala asam lambung naik.

Pada dasarnya perut kita secara alami dilindungi oleh lapisan anti-korosif dari asam lambung. Tapi semua akan berbeda jika saluran pencernaan kita nggak berfungsi normal, asal lambung yang seharusnya turun malah naik ke kerongkongan dan menimbulkan perasaan dada terbakar dengan sensai panas yang tidak nyaman di dada. Selain itu heartburn juga bisa menyebabkan nyeri ulu hati dengan durasi yang cukup lama. Biasanya gejala ini dirasakan penderita sekitar dua sampai tiga jam dan rasanya memburuk saat penderita mencoba tidur.

Advertisement

2. Gejala umum jika asam lambung naik adalah mulit yang terasa asam atau pahit yang menyebabkan nafas bau dan hilangnya nafsu makan

Tidak nafsu makan karena semua terasa pahit | Photo by Pavel Danilyuk via www.pexels.com

Selanjutnya adalah saat gejala asam lambung naik ke kepala. Gejala ini juga cukup umum dan menjadi salah satu gejala asam lambung pada anak. Biasanya saat asam lambung naik dari perut, ia akan singgah ke bagian belakang tenggorokan sampai akhirnya di mulut. Hal ini yang kemudian menyebabkan mulut sangat terasa asam atau bahkan pait. Dalam beberapa kasus gejala ini diikuti dengan rasa panas terbakar di tenggorokan dan mulut.

Penderita gerd biasanya merasakan gejala ini di pagi hari setelah mereka bangun tidur. Selain rasa pahit dan asam, ujung lidah juga terasa asam yang membuat penderita nggak merasakan nikmat saat makan. Untuk itu, makanan untuk penderita asam lambung harus dijaga. Para dokter mengajurkan penderita untuk mengkonsumsi sayuran, putih telur dan mengganti nasi dengan oatmeal.

3. Karena asam lambung naik ke tenggorokan, para penderita biasanya merasakan sakit pada tenggorokan yang diakibatkan iritasi dan peradangan

Advertisement

Sakit tenggorokan | Credit: photographee.eu via id.depositphotos.com

Setelah membahas gejala asam lambung yang menyerang dada dan mulut, kali ini kita masuk pada gejala asam lambung ke kerongkongan. Naiknya asam lambung dari perut ke kerongkongan dapat membuat iritasi pada tenggorokan dan berakir sakit berupa radang dan sensasi seperti benjol yang menghalangi tenggorokan.

Nyeri dan peradangan pada tenggorokan ini pada akhirnya membuat penderita batuk atau suaranya menjadi serak karena iritasi juga mengenai pita suara. Jika diperiksa, dinding tenggorokan dan pita suara akan berwarna merah karena iritasi yang disebabkan asam lambung naik. Karena masalah peradangan pada tenggorokan, penderita akan kesulitan menelan makanan atau minum. Jika sudah parah biasanya penderita akan merasakan sensasi makanan yang terganjal dan tersedak di tengah-tengah kerongkongan.

4. Batuk kering adalah reaksi alami dari tubuh penderita asam lambung. Kamu harus berhati-hati jika batuk mulai terus berulang disertai dengan sesak nafas, mual, pusing dan heartburn yang mulai menjalar ke seluruh tubuh

Ingat, kalau batuk tutup mulut dengan lenganmu seperti ini ya | Photo by cottonbro via www.pexels.com

Selanjutnya adalah batuk kering yang disebabkan asam dari lambung yang naik ke saluran paru-paru. Batuk kering ini terjadi karena saluran paru-paru yang juga ikut terganggu dan teriritasi. Gejala ini bisa dialami orang dewasa maupun anak-anak.

Seperti kita tahu, batuk terus menerus adalah reaksi alamiah tubuh kita untuk menghilangkan dan membersihkan tenggorokan dari zat atau cairan asing yang tidak pada tempatnya. Nah jika kamu sudah merasakan gejala batuk dan merasa terganggu karena tak bisa beraktivitas dan beristirahat, kamu sebaiknya segera ke dokter. Hal ini wajib dilakukan terutama batuk yang kamu rasakan disertai sesak nafas, mual, pusing, batuk kering serta heartburn yang sudah menjalar dari perut, dada, lengan, bahu, punggung dan leher.

5. Terakhir adalah regurgitasi yaitu sensasi cairan yang naik ke tenggorokan dan dispepsia atau pencernaan yang terganggu. Untuk mengurangi risiko gejala ini, hindari minum soda dan makanan berlemak

Ilustrasi sakit perut/Credit: Depositphotos @michaeljung via id.depositphotos.com

Terakhir adalah gejala regurgitasi dan dispepsia yang umumnya menyerang anak-anak dan bayi meskipun bisa juga menyerang orang dewasa. Regurgitasi sendiri adalah perasaan saat ada cairan, makanan atau asam bergerak ke tenggorokan. Biasanya para penderita akan merasakan mual dan muntah-muntah. Nggak hanya sekali, regurgitasi biasanya dialami berulang-ulang. Untuk menghindari gejala regurgitasi ini disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan berlemak atau berminyak.

Selain regurgitasi, penderita asal lambung juga biasanya merasakan gejala dispepsia alias masalah pencernaan. Dispepsia ini menyebabkan rasa sakit di bagian tengah badan tempatnya di atas perut. Hasilnya penderita akan merasa mual, mulas, sakit perut berlebihan, begah, sering bersendawa dan kembung yang berakrir dengan muntah. Nah untuk menghindari dua gejala di atas  Akan lebih baik jika makan sayuran atau buah-buahan serta minuman jahe. Selalu hindari minuman bersoda karena bisa membuat asam lambung semakin cepat naik dan menyebabkan mual.

Nah itu dia beberapa gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita GERD atau asam lambung

Gejala-gejala asam lambung/Credit: Depositphotos @michaeljung/@photographee.eu via id.depositphotos.com

. Semoga saja dengan artikel ini kita jadi lebih aware dan peduli pada kesehatan diri kita sendiri. Seperti pepatah lama, akan lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi mulai sekarang yuk mulai pola hidup sehat dengan olahraga teratur dan mengkonsumi makanan-makanan sehat!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE