4 Biaya Pertemanan yang Harus Dipangkas untuk Tambah-tambah Modal Nikah. Yok, Kamu Bisa!

hemat untuk modal nikah

Kisaran umur 22-26 tentu menjadi periode paling krusial lantaran bimbang memikirkan kehidupan, salah satunya adalah pernikahan. Pasalnya, pernikahan itu bukan hal sepele lo, pernikahan adalah urusan besar dan panjang selama perjalanan hidup manusia.

Advertisement

Seiring dengan salah satu keinginan besar tersebut, ternyata banyak banget rintangan dan cobaan yang selalu bikin hambatan untuk berproses ke depan. Misalnya lingkungan pergaulan dan pertemanan yang tentu saja memerlukan banyak biaya, padahal sebenarnya bisa dipangkas untuk ditabung untuk keperluan masa depan. Coba simak hal-hal ini deh!

1. Nongki-nongki cantik cuma buat nurutin gengsi? Kurang-kurangin deh, apalagi kalau umurmu udah di atas 25-an

Kebiasaan Nongkrong via finroll.com

Siapa sih yang nolak diajakin kumpul bareng teman-teman, ngobrol sampai bosan dan berlarut-larut, apalagi udah jadi rutinitas harian. Nongkrong itu pasti bikin senang, tapi tunggu dulu. Coba deh dipikirin lagi tentang kebutuhan dan keinginan, apalagi kalau cuma masalah gengsi, mending duit yang buat nongkrong itu ditabung buat modal nikah nanti.

2. Kasih traktiran tiap kali ulang tahun, dapat kerjaan baru, dan pencapaian-pencapaian baru lainnya, jangan berlebihan ah!

Mentraktir teman via www.dadvantagepoint.com

Sudah jadi budaya di Indonesia nggak sih kalau setiap ada yang ulang tahun, dapat kerjaan baru dan pencapaian-pencapaian lainnya wajib memberikan “pajak syukuran” kepada teman-teman dekat. Kalau ini terus dibudayakan, wah bikin tekor juga dong.

Advertisement

Syukuran boleh-boleh aja kok, tapi nggak perlu yang berlebihan juga. Jika ada teman yang mendapat pencapaian baru, jangan selalu meminta “pajak teman” seolah-olah dia wajib membayar. Bayangin aja deh kalau misal setiap momen harus memberikan “pajak teman”, banyak banget lo biaya kebuang yang seharusnya bisa ditabung.

3. Bikin seragam setiap ada teman yang nikahan? Bagus sih, cuma boros banget lo!

Seragam nikahan via simple.wikipedia.org

Datang ke nikahan teman biar nikahan kita besok nggak sepi? Bagus banget dong, apalagi kalau bisa bantuin mereka. Tapi ada beberapa hal yang sebenarnya bisa dipangkas biar nggak merepotkan diri sendiri juga lo, salah satunya adalah kebiasaan yang “seakan-akan wajib” tentang membuat seragam nikahan yang harus selalu berbeda dan baru tiap ada teman yang menikah.

Benar sih membantu meramaikan acara nikahan teman, tapi kalau malah akhirnya kamu sendiri yang nggak bisa nikah karena nggak ada tabungan, repot juga kan!

Advertisement

4. Kasih kado barang mahal biar berkesan? Padahal berkesan nggak harus selalu mahal sih

Memberi kado teman via blog.givelively.org

Memberi kado barang mewah seakan-akan juga udah menjadi acara wajib yang harus dilakukan untuk harga sebuah pertemanan lo. Banyak yang masih beranggapan bahwa yang berkesan itu adalah yang mahal dan mewah, padahal jika dipikir-pikir lagi, benda berkesan itu nggak harus selalu yang mahal kok. Percaya deh, dengan memberi temanmu barang yang mahal dan mewah nggak akan jadi tolak ukur perhatian kok.

Nah, itu tadi adalah beberapa biaya pertemanan yang bisa kalian pikirkan kembali demi menabung untuk masa depan, apalagi jika kalian ingin menikah. Semangat, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE