8 Jenis Rumput Taman untuk Mempercantik Halaman Rumah. Tahan Injak!

Jenis rumput taman

Rumput merupakan salah satu tanaman yang sering kita temui setiap hari. Tanaman berwarna hijau ini memang tumbuh secara alami di tempat-tempat yang biasanya terbengkalai, menandakan bahwa kehidupan alam telah kembali datang pada suatu tempat. Namun, banyak yang belum tahu kalau sebenarnya ada banyak jenis rumput taman, lo. Setiap rumput punya bentuk dan fungsinya yang berbeda-beda.

Advertisement

Buat kamu yang kini sedang berencana untuk membuat halaman rumah lebih indah, alangkah lebih baik jika mengenal terlebih dahulu jenis-jenis rumput taman. Berikut berbagai jenis rumput taman hias berserta fungsinya.

1. Pertama ada rumput Jepang. Rumput satu ini berbentuk runcing, kurus dan tipis. Banyak yang suka memelihara rumput Jepang karena pertumbuhannya yang rapi dan lambat

Ilustrasi rumput Jepang/Credit: Unsplash @ptonchev

Meski ada embel-embel Jepang dalam namanya, rumput ini bukan berasal dari negeri sakura tersebut. Jenis rumput taman Jepang ini berbentuk runcing, kurus dan tipis. Karena hal ini, rumput Jepang akan terasa menusuk kulit jika diduduki.

Rumput Jepang sendiri jadi primadona dan sering digunakan sebagai rumput hias oleh banyak orang. Selain karena bentuknya, rumput ini cenderung tumbuh dengan rapi dan lambat. Alhasil kita nggak perlu terlalu sering merapikannya. Meski begitu, rumput ini membutuhkan pupuk dan penyiraman agar tetap hijau dan tidak menguning. Selain ditanam di luar rumah, rumput Jepang juga cocok difungsikan sebagai rumput untuk taman indoor.

Advertisement

2. Selanjutnya ada rumput teki. Rumput satu ini lebih sering disebut rumput liar. Kendati begitu, rumput ini juga memberikan nilai estetis jika ditempatkan dan dirawat dengan benar

Rumput liar/Credit: Unsplash @visnudeva

Rumput ini sangat menyukai tempat yang kering dan basah. Biasanya rumput ini hidup di pinggiran sungai, kanal, atau area persawahan. Rumput satu ini termasuk rumput liar yang bisa tumbuh sampai 140 cm. Meski rumput teki ini liar, bukan nggak mustahil menggunakannya sebagai rumput hias tanaman diĀ  rumah. Kamu nggak perlu mengeluarkan kocek banyak untuk memelihara rumput ini, mengingat teki adalah jenis rumput taman murah.

Daun dan batangnya yang panjang bisa jadi penghias yang menarik jika dipadukan dengan rumput-rumput yang lebih kecil. Jika kamu memilih untuk menanam rumput ini di rumah, usahakan untuk sering memperhatikan dan merapikannya agar tetap terlihat estetis. Merawat rumput ini juga mudah mengingat teki adalah jenis rumput taman tahan panas.

3. Rumput babat lebih dikenal dengan rumput golf. Rumput ini punya helaian kecil dan pendek namun tumbuh dengan sangat cepat

Rumput golf/Credit: Unsplash @davealmine

Rumput babat ini disebut juga dengan rumput golf karena sering dipakai untuk melapisi lapangan golf. Kalau diperhatikan, rumput babat ini punya helaian kecil dan pendek namun bisa tumbuh dengan sangat cepat. Karena pertumbuhannya yang singkat ini, rumput babat harus dipangkas selama dua minggu sekali. Syarat untuk mendapatkan kualitas pertumbuhan yang baik dari rumput babat adalah pencahayaan matahari 100 persen.

Advertisement

4. Rumput gajah mini adalah rumput hias taman yang terjangkau dan jadi pilihan utama banyak orang. Rumput ini punya banyak keunggulan yang tidak mengharuskan pemiliknya melakukan perawatan terlalu sering

Ilustrasi rambut gajah mini/Credit: Unsplash @bp_miller

Varian rumput gajah jadi salah satu jenis rumput taman yang harganya begitu terjangkau. Harga rumput gajah mini di pasaran berkisar antara 25-40 ribu tergantung kualitasnya. Sesuai namanya, jenis rumput gajah mini punya ukuran yang kecil. Rumput ini tumbuh secara perlahan dengan pola pertumbuhan yang menyamping.

Banyak orang yang memilih jenis rumput ini karena keunggulannya yang bisa tumbuh hanya dengan pencahayaan matahari 50 persen. Rumput ini juga hanya memerlukan sedikit pupuk dan tetap tahan pada injakan kaki manusia. Kalau di rumahmu ada banyak anak-anak, gunakan rumput gajah mini agar taman tetap kelihatan indah meski diinjak.

5. Rumput gajah besar jadi rumput hias pilihan banyak orang. Teksturnya yang besar dan kasar membuat rumput ini kuat dan tahan lama

Ilustrasi rumput gajah/Credit: Unsplash @chicklad

Di antara banyak jenis rumput taman ada rumput gajah besar yang jadi pilihan banyak orang untuk menghias taman mereka. Rumput gajah besar memiliki tekstur yang kasar dan helaian daunnya berkuran besar di antara varian rumput gajah yang lain. Tentu rumput ini berbeda jauh dengan saudaranya si rumput gajah mini.

Ukurannya yang besar serta teksturnya yang kasar membuat rumput ini kuat dan tahan lama. Kamu juga nggak perlu melakukan perawatan yang rumit. Rumput gajah besar hanya perlu disiram sesekali agar tetap berwarna hijau terang. Harga rumput ini juga tergolong murah kok!

6. Selanjutnya ada rumput manila. Jenis rumput berwarna hijau pekat ini biasa digunakan untuk lapangan sepakbola

Ilustrasi rumput manila atau rumput stadion/Credit: Unsplash @grizzlybear

Selanjutnya kita masuk pada jenis rumput taman yang bagus, yakni rumput manila. Rumput satu ini punya warna hijau pekat yang indah. Selain itu, kekuatan dan elastisitasnya juga bagus meski berperan sebagai pijakan kaki. Nggak mengherankan rumput manila jadi jenis rumput taman terbaik untuk lapangan sepakbola.

Karena kualitasnya yang bagus, rumput manila membutuhkan perawatan yang sangat rutin dan ekstra. Rumput ini perlu dipangkas, diberi pupuk dan disiram secara teratur. Nggak mengherankan kalau stadion-stadion besar sering melakukan perawatan rumput di lapangan secara rutin.

7. Rumput Swiss adalah rumput yang punya tekstur paling lembut di antara jenis rumput lainnya. Karenanya, rumput Swiss perlu perawatan yang ekstra dan bernilai tinggi

Ilustrasi rumput Swiss/Credit: Unsplash @sharonmccutcheon

Rumput Swiss ini memiliki tekstur paling lembut di antara jenis rumput lainnya. Karena kehalusan tersebut, rumput ini terlihat sangat rapi dan cocok digunakan sebagai penghias tanaman di rumah. Selain memberi dampak estetis, rumput Swiss juga akan memberikan dampak positif bagi tanaman-tanaman di sekitarnya.

Jika kamu ingin menanam jenis rumput ini, kamu harus siap untuk melakukan perawatan ekstra, seperti rutin melakukan pemangkasan, pemberian pupuk, penyiraman, sampai pencahayaan. Nggak perlu khawatir, uang untuk membeli rumput dan perawatan sepadan dengan keindahan yang ditonjolkan rumput Swiss ini.

8. Terakhir ada rumput sintetis. Rumput buatan ini tahan terhadap panas dan dingin, mudah dipasang, dan ditentukan ukurannya. Cocok banget buat kamu yang malas melakukan perawatan rumput organik

Rumput sintetis untuk taman indoor/Credit: Unsplash @hencetheboom

Terakhir ada rumput sintetis. Rumput ini bisa kamu gunakan jika kamu tinggal di tempat yang sulit ditumbuhi rerumputan. Jenis rumput sintetis taman ini juga cocok buat kamu yang malas melakukan perawatan sebagaimana memelihara rumput-rumput organik.

Salah satu keunggulan jenis rumput sintetis untuk taman outdoor adalah ketahanannya terhadap cuaca panas atau dingin. Rumput ini juga mudah dipasang dan kamu bisa menentukan ukurannya sesuka hati. Rumput sintetis juga tahan terhadap injakan kaki. Karena hal ini, banyak lapangan futsal yang mulai menggunakan rumput sintetis.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE