“Duh, senangnya yang baru punya baby! Selamat ya!”

Siapa sih yang tidak senang memiliki keluarga bahagia penuh cinta di usia muda? Apalagi kamu sudah atau sebentar lagi akan dikarunia seorang buah hati. Rasanya baru kemarin masih lari-lari di lapangan dengan kawan sekolah, sekarang malah sudah punya “mainan baru”. Hehehe.

Advertisement

Namun sebagai orang tua baru, kadang pengetahuanmu tentang merawat bayi masih minim dan begitu pula dengan pasanganmu. Tak jarang kamu bolak-balik menghubungi orang tua untuk minta saran atau bantuan. Buku-buku, majalah, serta tabloid bertema parenting sengaja kamu beli demi memperkaya pengetahuanmu.

Nah, di artikel kali ini Hipwee ingin sedikit berbagi tips dan pengetahuan tentang bayi. Buat kamu yang masih pacaran, nggak ada salahnya juga ‘kan kalau kamu dan pasanganmu belajar tentang bayi mulai dari sekarang?

1. Imunitas bayi yang alami datangnya dari ASI. Ketika bayimu mendadak sakit nanti, jangan terburu-buru memberinya obat, ya!

Cepat gede ya, nak!

Minum yang banyak  ya, nak! via farm9.staticflickr.com

Manfaat ASI untuk bayi sudah tak diragukan lagi. Para dokter dan ahli medis di seluruh penjuru dunia mengakuinya sebagai sumber imunitas terbaik bagi bayi. Bayi yang diberi ASI akan memiliki kesehatan dan juga kecerdasan yang lebih baik, dibandingkan dengan yang tidak diberi ASI. Oleh karenanya, sang ibu jangan sampai pernah luput untuk memberikan si bayi ASI.

Advertisement

Dalam hal penyakit, diare dan demam adalah dua nama penyakit yang terhitung cukup banyak dialami oleh bayi. Sebagai pertolongan pertama, keduanya dapat diatasi dengan meminumkan ASI. Demam dan diare beresiko menghilangkan kadar air dalam tubuh dan menyebabkan dehidrasi. Oleh karenanya, orang dewasa yang menderita keduanya disarankan untuk banyak minum. Karena bayi belum bisa minum seperti manusia dewasa, tentu saja memberikan ASI adalah pilihan pertama yang perlu dilakukan. Namun jika diare dan demam bayimu belum juga teratasi, segeralah berkonsultasi ke dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

2. Baju bayi di zaman sekarang memang lebih lucu, berbeda dengan baju bayi di era kita. Tapi, jangan lapar mata untuk mendandani bayimu dengan macam-macam gaya

Duh, lucu-lucu nih!

Duh, lucu-lucu nih! via www.babycouture.in

Kalau kamu jalan-jalan sambil refreshing akhir pekan, banyak sekali kamu temui toko-toko yang khusus menjual baju bayi dan anak. Berbeda dengan masa kecil kita, pilihan fashion untuk bayi masa kini sepertinya lebih beragam. Model, jahitan, hingga pernak-perniknya pun menyerupai pakaian untuk dewasa. Sebagai contohnya, kini sudah ada sepatu high heels khusus untuk bayi. Mirip seperti kepunyaan putri pasangan artis Anang dan Ashanty.

Meski lucu dan bergaya, tahan dulu emosi kamu untuk memanjakan bayimu. Bisa jadi kamu akan menyesal nantinya. Perkembangan badan bayi itu begitu cepat. Baju-baju dan sepatu bayi yang kamu beli di awal kelahirannya (newborn) mungkin saja hanya cukup untuk 2-3 bulan saja. Setelah itu badannya akan semakin tumbuh dan tumbuh. Oleh karenanya, kini sejumlah orang tua lebih sering membeli baju yang besar sekalian untuk antisipasi pertumbuhan badan bayi yang begitu cepat.

3. Ibu yang bekerja mungkin akan kesulitan untuk memberi ASI eksklusif bagi bayinya. Namun, sekarang sudah tersedia alat pemompa ASI elektrik yang bisa digunakan kapan saja

Stok khusus buat dedek bayi

Stok khusus buat dedek bayi via ibubayibalita.com

Beginilah suka dukanya menjadi ibu yang berkarir. Pada umumnya, sang ibu hanya bisa mendapatkan cuti sebulan setelah melahirkan. Bila waktu satu bulan telah habis, sang ibu harus meninggalkan bayi dengan jagaan mertua atau baby sitter. Lalu bagaimana jika si kecil lapar dan perlu minum ASI?

Inilah pentingnya membeli pemerah ASI elektrik. Agar kamu bekerja tenang dan bayimu tercukupi kebutuhannya, sediakan ASI yang telah kamu perah dengan pemerah ASI tadi. Cukup sediakan botol bersih dan transparan. Lalu simpan ASI yang telah diperah dalam botol tadi. Agar tidak cepat basi, simpan dalam freezer. Jika ingin diminum, keluarkan ASI dalam botol tadi dan hangatkan dulu dengan suhu ruang. Jangan biarkan biarkan bayimu minum ASI dingin karena berisiko membuatnya sakit.

4. ASI yang tidak lancar bisa jadi bencana. Demi bayimu yang tercukupi kebutuhan ASI-nya, pastikan agar perasaanmu selalu bahagia

Bermain dengan si kecil

Bermain dengan si kecil via www.republikaverde.ro

Sebisa mungkin, hindarkan stres dari otakmu. Ini terlebih jika kamu adalah ibunya. Sebab kunci ASI yang lancar itu adalah perasaan ibu yang senang. Bila kamu tetap bekerja setelah memiliki anak, jangan bawa-bawa permasalahan kantor ke rumah. Jangan juga terlalu serius memikirkan tuntutan si bos. Ingat bahwa kesehatan dan keceriaan buah hatimu adalah yang utama. Kalau kamu sebagai ibunya tidak bahagia, mau makan daun katuk sampai sebaskom pun juga tidak akan berpengaruh.

5. Ibu dan bayi harus punya hubungan yang hangat. Selalu luangkan waktumu bersamanya agar kalian bisa dekat

So sweet

So sweet via img.ve.cn

Tidur bersama bayi adalah waktu berkualitas yang tidak ada tandingannya. Acara shopping saat mall mengadakan diskon besar-besaran pun kalah dibandingkan waktu bersama dengan bayi. Selain agar bayimu lebih mudah tertidur karena ditemani, kebersamaan saat menemaninya tidur juga membuat ikatan bathin kalian lebih erat. Kamu pun bisa mengamati bagaimana lucunya dan bagaimana sehatnya perkembangan fisiknya saat tidur. Seru ya?

6. Memang sulit mengartikan tangisan bayi. Tapi sebagai orang tua baru, kamu dan pasanganmu wajib mengasah intuisi

Cup cup, sayang!

Cup cup, sayang! via www.mammemagazine.it

Bayi yang menangis tidak hanya menimbulkan suara yang berisik. Orang tua pun pasti akan merasa kasihan karena bayi terus-menerus menangis. Biasanya ada tiga kemungkinan mengapa dia menangis. Kalau bukan karena buang air besar, dia pasti lapar, atau haus. Pada awalnya, memang sulit untuk mengetahui mana yang menangis karena buang air besar, lapar, atau haus. Namun lama-kelamaan, kamu pasti akan terbiasa dan hapal dengan sendirinya. Kamu bisa memantau popoknya, amati kebiasaan pada jam berapa ia menyusui, serta peka dengan suhu udara di sekitar bayimu yang bisa jadi terlalu panas atau terlalu dingin.

Jangan heran juga kalau bayimu menangis di saat baru bangun tidur. Itu wajar kok. Apalagi jika ia ditinggal tidur sendiri. Kemungkinan dia kaget. Namun jika tangisan bayimu meraung-raung dan tak kunjung reda, bisa jadi itu pertanda kalau tubuhnya sedang tidak dalam keadaan yang mengenakkan.

7. Berjemur di pagi hari bisa membuat bayi merasa senang. Sinar matahari pagi juga mengandung vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang

Asyiknya mandi di bawah matahari pagi

Asyiknya mandi di bawah matahari pagi via ist2-1.filesor.com

Menurut studi yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, pemberian ASI atau susu formula ternyata tidaklah cukup. Bayi juga membutuhkan asupan vitamin D untuk pertumbuhan tulangnya. Oleh karenanya, mereka menganjurkan agar ibu dan layanan kesehatan masyarakat menyertakan suplemen bervitamin D. Namun tahukah kamu kalau ada cara yang lebih murah untuk mendapatkan vitamin D?

Ajaklah bayimu untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi. Sebelum pukul 09.00 atau pas sebelum kamu berangkat kerja, kamu bisa menemani bayimu berjemur di bawah sinar matahari pagi. Sinar matahari pada jam-jam tersebut dipercaya masih sehat, tidak terlalu panas dan silau, serta tidak membuat pusing dan dehidrasi. Tidak perlu berlama-lama. Cukup sediakan waktu 10-15 menit saja untuk menikmati waktu ini bersama bayimu.

8. Kalau si kecil rewel dan menangis karena mengantuk, ambil saja selimut kesayangannya. Selimuti tubuhnya lalu dekap dan ayunkan perlahan hingga tertidur pulas

Nina bobo, oh nina bobo

Nina bobo, oh nina bobo via www.allanleblanc.com

Konon, ini adalah cara yang manjur untuk membuat buah hatimu tertidur. Rasa nyaman dalam hangatnya dekapan, ditambah sensasi ayunan yang lembut akan membuatnya nyaman. Lihat saja nenek atau ibumu yang berhasil melakukannya pada anak-anaknya yang harus tidur.

9. Seorang ibu memang harus berusaha mandiri. Tapi perkara mengurus bayi butuh kerja sama suami dan istri

Mama dan papa sayang kamu, nak via www.pexels.com

Nikahnya sama-sama. Buatnya juga sama-sama. Masak iya cuma ibu yang susah payah mengurusi si kecil? Meskipun ayah tidak melahirkan, meskipun ayah diwajibkan menjadi tulang punggung keluarga, wajib hukumnya bagi ayah untuk membantu.

Misalnya saja bisa dimulai dengan memandikan atau membawa bayi berjemur selagi si ibu tengah menyiapkan sarapan. Atau berbarengan membersihkan dan menggantikan popok kala si bayi terbangun pukul tiga pagi. Efeknya, kalian akan semakin kompak sebagai keluarga. Hubungan bathin/psikologis sebagai suami dan istri pun lebih erat lagi. Si anak pun akan merasa disayangi dan selalu diperhatikan hingga kemudian dewasa dan jadi orang yang sukses.

Menjadi orang tua baru memang susah-susah gampang. Di balik keribetan, kesibukan, dan rewelnya si kecil, ada kebahagiaan tersendiri. Kebahagiaan itulah yang mampu membuatmu berubah, terutama secara karakter.

Kamu yang tadinya senang kelayapan usai jam kantor, akan buru-buru pulang untuk memeluk si kecil. Kamu yang tadinya sering egois, kini luluh dan meletakkan kepentingan anakmu di atas segalanya. Jadi, sudah siapkah kamu menikah dan segera mengurus bayi? 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya