6 Kendala Transaksi Digital yang Ternyata Sudah Ada Solusinya

Dari scan QR lambat hingga biaya transfer, ini solusi yang bisa dicoba.

Saat ini, sejumlah fitur baru berhasil memangkas langkah yang dulu terasa merepotkan dalam pembayaran cashless. Sayangnya, belum semua pengguna menyadari hal ini. Salah satu contohnya adalah QRIS Tap yang diluncurkan Bank Indonesia yang menambahkan teknologi NFC ke standar QRIS yang sudah ada.

Di saat yang sama, biaya transfer antarbank dan kuota transfer gratis juga makin ringan bagi pengguna. Anda bisa merasakannya lewat bayar pakai qris tap GoPay dan memanfaatkan aplikasi transfer uang gratis untuk kebutuhan transfer rutin.

Advertisements

Kendala Transaksi Digital dan Solusinya

kendala transaksi digital dan solusinya

gopay qris tap solusi transaksi digital-gopay.co.id

Enam kendala berikut sering muncul dalam transaksi sehari-hari, dan ternyata sudah ada jawabannya. Berikut ulasannya.

1. Proses Scan QR Terasa Lambat di Antrean

scan qris

scan QRIS-canva via canva.com

Advertisements

Bayar dengan scan QR biasanya mengharuskan Anda membuka aplikasi, mengaktifkan kamera, mengarahkan ke kode, lalu konfirmasi pembayaran. Sederet langkah ini yang membuat antrean di kasir terasa lama.

NFC menawarkan cara yang lebih singkat, cukup tempelkan ponsel ke alat pembaca. Anda jadi tidak perlu lagi membuka kamera untuk membayar.

2. Biaya Admin Transfer Antarbank

tranfer antar bank digital
Advertisements

admin transfer antar bank digital-canva via canva.com

Transfer antarbank lewat BI-FAST dikenai biaya maksimal Rp2.500 per transaksi. Jalur Realtime Online biasanya lebih mahal, sekitar Rp6.500 sampai Rp7.500, dan biaya ini sama saja baik Anda mengirim Rp50.000 maupun Rp5.000.000 karena tarifnya memang tetap.

Sekarang, sejumlah layanan sudah menyediakan kuota transfer gratis bulanan yang bisa mencakup kebutuhan rumah tangga. Selama kuota masih ada, jumlah yang terpotong dari saldo Anda sama persis dengan nominal yang dikirim, tanpa ada biaya tambahan.

3. Harus Membawa Banyak Kartu Fisik

tumpukan kartu atm-canva via canva.com

Transportasi umum sebelumnya banyak mengandalkan kartu saldo tersimpan yang harus diisi ulang secara terpisah. Kartu yang tertinggal di rumah atau kehabisan saldo bisa menghambat perjalanan, padahal dana Anda sebenarnya tersedia secara digital. QRIS Tap kini bisa dipakai langsung di gerbang KRL, LRT, MRT, dan Transjakarta lewat ponsel.

Saldo langsung diambil dari dompet utama, jadi Anda tidak perlu lagi memantau atau mengisi saldo kartu transportasi secara khusus. Dengan begitu, Anda bisa bepergian tanpa perlu membawa banyak kartu fisik.

Advertisements

4. Kamera Gagal Membaca Kode QR

transaksi digital lewat Qris

scan qris-canva via canva.com

Kode QR yang pudar, kena pantulan cahaya, ruangan gelap, atau layar ponsel yang retak bisa membuat kamera gagal membaca kode. Masalah ini biasanya muncul justru saat Anda sudah di depan kasir, sehingga percobaan berulang kali terasa lama. NFC bekerja dengan cara berbeda, mengirim data lewat gelombang radio, bukan lewat pembacaan gambar.

Karena itu, kualitas cetakan kode maupun pencahayaan ruangan tidak berpengaruh pada proses NFC. QRIS Tap memang butuh ponsel Android dengan NFC aktif, tapi pemindaian QRIS biasa tetap bisa dipakai di perangkat yang belum mendukung NFC.

5. Butuh Uang Tunai Saat ATM Jauh

ambil uang di atm

uang tunai-canva via canva.com

Sebagian penjual masih hanya menerima uang tunai, sementara ATM tidak selalu sedekat minimarket di sekitar rumah. Mendatangi ATM jadi buang-buang waktu dan biaya perjalanan, apalagi kalau nominal yang dibutuhkan sebenarnya tidak besar. Kini, penarikan tunai tanpa kartu di kasir minimarket bisa jadi pilihan.

Anda cukup membuat kode lewat aplikasi dan menentukan jumlah penarikan sebelum kodenya terbit. Nominal yang keluar pun hanya sesuai kebutuhan, tanpa perlu membawa kartu fisik ke ATM.

6. Harus Menukar Uang Sebelum ke Luar Negeri

menukar uang sebelum ke luar negeri

tukar uang negara tujuan-canva via canva.com

Wisatawan biasanya menukar mata uang sebelum berangkat, atau baru mencari tempat penukaran setelah tiba di negara tujuan. Kedua cara ini mengharuskan Anda membawa uang tunai dan menerima kurs yang berlaku saat itu. QRIS Cross Border kini sudah mencakup Malaysia, Thailand, Singapura, China, Jepang, dan Korea lewat jaringan QR nasional masing-masing negara.

Nilai transaksinya dikonversi otomatis, dan kursnya tercantum jelas di catatan transaksi. Anda pun tidak perlu lagi repot menukar uang secara terpisah untuk pembayaran yang sudah mendukung layanan ini.

QRIS Tap dan Transfer Gratis di Aplikasi GoPay

QRIS Tap di aplikasi GoPay memakai NFC, jadi Anda cukup menempelkan ponsel ke alat pembaca tanpa perlu membuka kamera atau memindai kode. Fitur ini bisa dipakai di gerbang KRL, LRT, MRT, dan Transjakarta lewat proses tap in dan tap out, dengan syarat perangkat Android yang NFC-nya aktif.

Untuk kebutuhan transportasi harian, saldo Anda akan ditahan dulu sesuai tarif maksimum saat tap in, lalu disesuaikan dengan jarak perjalanan saat tap out. Di sisi lain, aplikasi GoPay juga menyediakan 100 kuota transfer gratis per bulan ke rekening bank, termasuk BCA, BNI, BRI, Jago, Mandiri, Permata, dan bank peserta lainnya, dengan dana masuk secara instan.

Sejumlah kendala transaksi digital yang masih sering dikeluhkan ternyata sudah punya solusinya masing-masing. Pembayaran berbasis tap, kuota transfer gratis, penarikan tanpa kartu, dan QR lintas negara sama-sama memangkas langkah yang selama ini terasa merepotkan. Ada baiknya Anda mengecek dulu fitur yang sudah tersedia di aplikasi sebelum memilih cara manual atau membawa perlengkapan tambahan.

Sebagian solusi ini bahkan sudah ada di ponsel Anda dan tinggal diaktifkan. Fitur QRIS Tap dan 100 transfer gratis per bulan bisa langsung Anda nikmati dengan cara mengunduh aplikasi GoPay, sementara panduan lengkap soal QRIS Tap dan gerbang transportasi yang mendukungnya tersedia di laman resmi GoPay.

Advertisements

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat puisi dan penggemar bakwan kawi yang rasanya cuma kanji.

Editor

Penikmat puisi dan penggemar bakwan kawi yang rasanya cuma kanji.