8 Cara Bahagia Menurut Negara Paling Bahagia di Dunia. Layak Coba!

Bocoran langsung dari masyarakat yang tinggal di negara paling bahagia di dunia

Setiap orang tentunnya menginginkan sebuah kebahagian, ya SoHip. Tentunya, cara dan tolok ukur kebahagiaan seseorang berbeda-beda. Namun, tidak ada salahnya mengetahui konsep kebahagiaan sebagai cara untuk membantu dan menemukan kebahagia itu sendiri.

Advertisement

Salah satunya, mengetahui rahasia atau tips bahagia dari negara-negara paling bahagia di dunia. Dalam World Happiness Report 2021, Finlandia berada di posisi pertama sebagai negera paling bahagia di dunia. Peringkat ke dua jatuh pada Denmark, dan disusul oleh Swiss.

Negara-negara di Eropa Utara dan Skandinavia memang selalu berada pada peringkat teratas negara paling bahagia di dunia. Nah, untuk mengusahakan kebahagiaab, nggak ada salahnya kita intip konsep kebahagiaan yang diterapkan oleh orang-orang di negara paling bahagia, praktikkan juga di kehidupanmu sehari-hari kalau memungkinkan.

1. Konsep Hygge (dibaca Hoo-ga)

konsep bahagia

. Konsep Hygee merupakan sebuah konsep kenyamanan dan menenangkan jiwa | Foto oleh Ivan Samkov dari Pexels

Konsep ini merupakan rahasia para Danish atau warga negara Denmark. Konsep Hygee merupakan sebuah konsep kenyamanan dan menenangkan jiwa yang bisa dilakukan dalam segala hal. Cara konsep Hygee, biasanya dimulai dengan menciptakan atmosfer nyaman di rumah.

Advertisement

Hygee dianggap segalanya, dari sebuah seni yang menciptakan keintiman, kenyamanan jiwa, tanpa ada gangguan, hingga menikmati kehadiran hal-hal yang menenangkan, serta kebersamaan yang nyaman.” Meik Wiking, penulis “The Little Book of Hygge” dan CEO Happinesss Research Institute di Konpenhagen, Denmark, yang dikutip di laman Well and Good.

2. Konsep Niksen

konsep bahagia

Konsep niksen lebih bagimana cara untuk mengistirahatkan otak | Foto oleh daniyal ghanavati dari Pexels

Orang Belanda menemukan konsep niksen, yang artinya tidak melakukan apa-apa. Konsep niksen lebih kepada bagaimana cara untuk mengistirahatkan otak, membiarkan pikiran mengembara, dan tidak melakukan apa-apa.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa membiarkan pikiran mengembara dapat membantu pikiran yang lebih kreatif dan memecahkan masalah yang lebih efektif, dan tentunya mengurangi stres.

Advertisement

3. Konsep Kosalig

konsep bahagia

Konsep kosalig lebih kepada kenyamanan dari konseksi dan pengalaman sosial | Foto oleh Helena Lopes dari Pexels

Pada dasarnya, konsep ini sama seperti Hygee. Konsep kosalig merupakan konsep extrovertnyna Hygge. Konsep kosalig lebih kepada kenyamanan dari koneksi dan pengalaman sosial. Konsep yang digunakan oleh bangsa Norwegia ini tercetus ketika terjadi musim dingin, yang biasanya menjadi waktu untuk lebih banyak berkumpul.

“Merangkul gagasan untuk bersandar ke musim dingin dan menemukan cara positif untuk menikmatinya dapat membuat kita merasa tidak sendiri, lebih positif dan lebih dekat dengan orang yang kita sayangi,” kata psikoterapis Jennifer Silvershein yang diwawancarai oleh Well and Good.

4. Konsep Friluftsliv

konsep bahagia

Konsep Friluftsliv adalah merangkul alam bebas | Foto oleh olia danilevich dari Pexels

Konsep friluftsliv adalah merangkul alam bebas selama musim dingin. Konsep bangsa Nordik ini dimaksudkan alih-alih melihat suhu dingin dan hari-hari yang singkat sebagai hal negatif, lebih baik berjalan-jalan menjelajahi alam bebas dengan positif.

Tentunya cara ini juga bisa digunakan dengan kondisi di Indonesia yang beriklim tropis ya, SoHip. Misalnya, kita bisa jalan-jalan sebentar di keliling kompleks perumahan dan bisa juga jalan-jalan ke taman atau alam bebas.

5. Konsep Fika

konsep bahagia

Konsep niksen lebih bagimana cara untuk mengistirahatkan otak | via paxels

Orang Swedia menganut konsep fika, yaitu mengistirahatkan otak dari pekerjaan. Fika menjadi bagian budaya masyarakat Swedia, dan banyak pengusaha yang telah mempraktikkan konsep ini di hari kerja. Mengambil istirahat di siang hari dapat membantu meningkatkan produktivitas dan meningkatlan fokus.

6. Konsep Lagom

konsep bahagia

Konsep lagom merupakan konsep keseimbangan dan tidak hidup dengan cara yang berlebihan | Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels

Lagom merupakan konsep yang dimiliki oleh masyarakat Swedia. Lagom berati “tidak telalu sedikit dan tidak terlalu banyak”. Artinya menemukan keseimbangan dan tidak hidup denga cara yang berlebihan.

Menururt Linnea Dunne, penulis buku Lagom: The Swedish Art of Balanced Living, konsep lagom adalah faktor yang membuat Swedia menempati posisi teratas dalam negara paling bahagia dan produktif.

7. Konsep Sisu

konsep bahagia

Konsep sisu lebih kepada selesikan apa yang kamu mulai | Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Sisu merupakan kata Finlandia yang berati “ketahanan” atau “ketekunan”. Konsep sisu mengenai selesaikan apa yang kamu mulai, walau kamu suka atau tidak.

Penelitian yang dimuat dalam Internasional Journal of Wellbeing pada 2019, melibatkan 1000 responden yang merespon memahami mengenai konsep ini.

Sisu adalah kata dalam bahasa Finlandia yang berasal ratusan tahun yang lalu dan dipegang oleh orang Finlandia, namun sifatnya universal,” ungkap penulis, Emilia Lahti.

“Konsep ini lebih mengingatkan bahwa kita sebagai manusia, yang bukan hanya rentan dalam menghadapi kesulitan, tapi kita juga berbagi kekuatan batin yang belum dijelajahi yang dapat diakses di masa-masa sulit.” Lanjutnya.

8. Konsep Coorie

konsep bahagia

Konsep Coorie bagaimana cara mengahabiskan waktu di alam terbuka | via paxels

Masyarakat Scottish memiliki konsep bahagia yaitu coorie. Konsep coorie ini tentang bagaimana cara menghabiskan waktu di alam terbuka. Bisa dengan mendaki gunung, melihat binatang, atau sekadar jalan-jalan dan bisa juga mencari sesuatu untuk dibuat menjadi kerajinan tangan.

“Cara hidup coorie mempraktikkan kegiatan kecil, tenang, lambat dengan terlihat dengan lingkungan kita untuk merasa bahagia,” kata Gabriella Bennet, penduduk asli Skotlandia dan penulis buku The Art of Coorie.

Nah, bagaimana, SoHip? Cara-cara diatas bisa SoHip terapkan di kehidupan sehari-hari. Kebahagiaan merupakan salah satu konsep penting dalam kehidupan, jadi jangan sia-siakan waktu kamu, ya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE