Langkah Mudah Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk Online Shop Pemula. Valid Hitungannya!

Laporan keuangan sederhana

Laporan keuangan mestinya tak cuma dibutuhkan perusahaan besar saja. Usaha kecil sekelas online shop atau toko kelontong kecil-kecilan pun tetap harus memilikinya. Nggak harus serumit laporan keuangan perusahaan, cukup buat saja laporan keuangan sederhana yang mudah dimengerti. Pengertian laporan keuangan sederhana tiap badan usaha berbeda. Tapi pada dasarnya laporan keuangan sederhana adalah informasi mengenai keuangan usaha yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana kinerja atau untung rugi dalam satu periode tertentu.

Advertisement

Membuat laporan keuangan sederhana tidaklah sulit, apalagi sekarang banyak contoh laporan keuangan sederhana toko yang banyak beredar di internet. Bahkan, di beberapa sekolah menengah kejuruan, makalah laporan keuangan sederhana kerap dijadikan bahan tugas. Nah, kamu yang baru aja buka online shop, yuk buat laporan keuangan sederhana toko supaya progresnya lebih terkontrol. Begini cara mudah membuatnya berikut contoh-contohnya.

Laporan keuangan sederhana perusahaan dagang tak boleh disepelekan penggunaannya. Dokumen ini ternyata memiliki banyak peran penting yang berguna untuk online shop-mu

Baik laporan keuangan manual dalam buku catatan maupun aplikasi, keduanya memiliki manfaat yang begitu besar. Tak cuma bagi online shop, laporan keuangan juga bermanfaat jika kamu mempekerjakan karyawan. Berikut manfaat serta peran penting laporan keuangan.

1. Memantau perkembangan online shop 

memantau kinerja via www.jurnal.id

Laporan keuangan bisa bantu mengontrol pertumbuhan bisnis online shop-mu. Dari catatan ini, kamu bisa melihat berapa banyak laba atau kerugian yang dialami. Nantinya laporan keuangan dapat dimanfaatkan untuk jadi tolok ukur saat menentukan strategi penjualan berikutnya.

2. Mengontrol biaya keluar selanjutnya  

Advertisement

mengontrol biaya keluar via www.kompasiana.com

Berkat pencatatan yang detail, kamu jadi tahu mana pengeluaran yang sebenarnya bisa ditekan sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi untuk belanja kemudian hari. Selama laporan keuangan dibuat rutin tiap bulan dan ditulis secara detail, online shop rintisanmu akan jauh dari risiko rugi.

3. Membuat karyawan lebih percaya 

meningkatkan kepercayaan via pakar.co.id

Jika suatu saat online shop-mu ramai dan kamu butuh admin, laporan keuangan bisa membuat karyawan lebih percaya untuk bekerja denganmu. Dari laporan keuangan ini, kamu dan karyawan bisa tahu seperti apa masa depan online shop yang tengah dibangun ini. Meski begitu, batasi informasi atau memperlihatkan seluruh laporan keuangan ke karyawan apabila catatan tersebut memang rahasia.

Saat online shop makin berkembang nantinya, laporan keuangan bisa digunakan untuk menghitung besaran pajak dan jadi bahan pertimbangan investor. Nah, karena peran dan fungsi yang cukup penting ini, membuat laporan keuangan sederhana di awal usaha wajib dilakukan.

Banyak jenis laporan keuangan sederhana yang biasa dibuat perusahaan. Tapi karena kamu masih merintis, setidaknya buat dua jenis laporan keuangan sederhana ini dulu saja

Jenis ini juga berlaku jika kamu mau membuat laporan keuangan sederhana UMKM. Tapi kalau nanti bisnis atau usahamu mulai berkembang, maka laporan keuangan yang mesti dibuat pun akan lebih banyak dan beragam. Nah, sekarang siapkan dua laporan ini dulu.

1. Laporan keuangan laba rugi atau income statement

laporan laba rugi via www.planprojections.com

Laporan ini dapat digunakan untuk menjabarkan pendapatan serta beban online shop supaya tahu laba atau rugi bersih yang diperoleh. Dibanding dokumen lain, laporan keuangan ini ialah yang paling penting karena bisa menyajikan informasi dagang sehingga dapat dimanfaatkan untuk memprediksi kondisi keuangan online shop. Nah, dari laporan keuangan ini, kamu juga bisa memprediksi kapasitas usaha untuk beberapa waktu selanjutnya.

2. Laporan perubahan modal 

laporan perubahan modal via cpssoft.com

Laporan ini berisi informasi jumlah modal usaha dalam satu periode yang sudah ditetapkan. Lewat laporan ini, kamu bisa mengumpulkan data dan tahu seberapa banyak perubahan modal yang dikeluarkan hingga saat ini. Dalam proses pembuatannya, ada data khusus yang diperlukan yakni modal awal periode, dana ambil dari pemilik, serta jumlah laba bersih maupun rugi bersih di periode tertentu.

Berikut cara membuat laporan keuangan sederhana untuk online shop pemula. Bisa dibuat di buku atau menggunakan aplikasi khusus

1. Mulailah dengan mencatat semua transaksi pada jurnal harian 

Baik transaksi pembelian, penjualan, maupun penukaran barang, semua mesti dicatat secara detail. Sebelum diolah jadi laporan keuangan, tulis dulu semua transaksi dalam jurnal. Usahakan juga untuk menyimpan bukti transaksi untuk mempermudah proses pembuatan laporan keuangannya. Berikut contoh jurnal harian yang bisa disontek.

jurnal transaksi harian via aplikasiexcelpraktis.com

2. Masukkan jurnal transaksi ini ke buku besar dan buat neraca saldonya 

Pindahkan jurnal ke buku besar dan masukkan semua detail transaksi secara rinci. Setelah itu buat neraca saldo atau daftar rekening transaksi, lalu kelompokkan pengeluaran dan pamasukannya. Dengan membuat neraca saldo, kamu bisa mengetahui dan mengecek keseimbangan debit serta kredit di seluruh rekening untuk online shop. Berikut contoh catatan transaksi di buku besar dan neraca saldonya.

Contoh catatan transaksi

jurnal transaksi buku besar via manajemenkeuangan.net

Contoh neraca saldo

neraca saldo via manajemenkeuangan.net

3. Kumpulkan kembali semua jurnal transaksi dan buat laporan keuangannya

Untuk mengetahui laba dan ruginya, kumpulkan kembali data transaksi dan gunakan sebagai dasar penyesuaian hitungan. Nah, dari sini kamu bisa membuat neraca lajur atau daftar kerja yang dapat digunakan untuk penyusunan laporan keuangan. Dalam neraca lajur, kamu bisa menganalisa neraca saldo karena sudah disesuaikan dengan jurnal transaksi. Jika data dan perhitungannya tepat, maka laba rugi laporan keuangan akan lebih mudah diketahui. Agar lebih praktis, gunakan aplikasi akuntansi untuk mencatat jurnal transaksi dan menghitung neracanya. Berikut contoh neraca lajur.

neraca lajur via manajemenkeuangan.net

Saat membuat laporan keuangan sederhana, tulis secara detail semua transaksi dan juga pemasukan. Patuhi juga tenggat waktu pembuatan laporan agar terhindar dari kesalahan hitungan dan bisa segera mencapai target yang sudah ditetapkan. Sepakati di awal, kamu ingin membuat laporan keuangan secara bulanan, tri semester, atau tahunan. Kalau perlu, kamu bisa membuat ketiga laporan keuangan periodik ini supaya lebih mudah melakukan evaluasi kinerja.

Di bawah ini ada beberapa contoh laporan keuangan sederhana usaha kecil yang bisa dijadikan referensi

Berikut contoh transaksi keluar masuk yang mesti rutin diperbarui setiap kalian melakukan transaksi dengan menggunakan uang online shop

catatan jurnalnya via softwareaccurate.id

Contoh laporan keuangan laba rugi sederhana ini bisa dibuat dengan mudah selama kamu punya catatan atau jurnal transaksi yang jelas 

laporan laba rugi via cantohlaporanmu.blogspot.com

Contoh lain laporan keuangan laba rugi yang lebih detail

laporan laba rugi lebih rinci via sleekr.co

Untuk laporan perubahan modal, dapat dibuat secara periodik oleh online shop yang berjalan lebih dari satu bulan. Ini dia contoh laporannya

laporan laba rugi via sleekr.co

laporan perubahan modal via sleekr.co

Nah, kalau kamu jualan di marketplace, buatlah laporan keuangan terpisah supaya lebih terkontrol transaksinya. Berikut laporan keuangan pemasukan sederhana dari marketplace yang bisa disontek  

laporan keuangan marketplace via www.bookofaccounting.com

Nah, untuk laporan keuangan sederhana perusahaan jasa, juga bisa menggunakan referensi di atas. Tinggal sesuaikan saja kolom transaksinya.

Membuat laporan keuangan sederhana memang gampang-gampang susah. Kalau bingung, kamu cukup catat jurnal transaksi harian lalu rekap tiap bulan untuk menghitung laba dan ruginya. Jika kesulitan, gunakan aplikasi pembantu seperti Microsoft Excel untuk mempermudah hitungannya. Sebagai saran, simpan semua bukti transaksi dan juga cek mutasi rekening secara berkala supaya laporan keuangan bisa dibuat lebih rinci dan detail.

xx
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE