6 Langkah Buka Usaha Warung Sembako di Depan Rumah. Modalnya Nggak Sampai 5 Juta, Bisa!

Usaha warung sembako

Peluang kerja yang semakin sempit membuat beberapa orang lebih memilih untuk berwirausaha. Salah satu usaha yang cukup menjanjikan ialah membuka warung sembako atau kelontong. Meski kini semakin banyak swalayan, namun beberapa orang masih menganggap bahwa berbelanja di warung sembako dekat rumah justru lebih murah. Makanya, kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk mencari keuntungan.

Advertisement

Sekilas tampaknya butuh banyak modal, tapi sebenarnya kamu hanya perlu uang di bawah 5 juta untuk membuka warung sembako. Supaya makin irit, kamu bisa memanfaatkan ruang kosong sekitar rumah untuk membangun usaha ini. Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan.

1. Meski rencananya akan dibangun di depan rumah, kamu tetap perlu mempertimbangkan letaknya

tentukan lokasi via peluangbisnisbandung.com

Pilihlah sisi rumah yang paling strategis dan sering dilalui orang. Ya, kamu bisa membuatnya di teras, garasi, atau bahkan membangun ruang baru di halaman rumah. Nantinya, tatalah barang yang dijual dengan baik dan rapi, supaya ketika ada yang lewat mereka tertarik untuk mampir di warungmu.

2. Kini saatnya menyiapkan perlengkapan untuk mendukung kelengkapan warung

Idealnya, kamu hanya perlu menyiapkan peralatan seperti etalase, meja, rak, dan kalkulator untuk membuka warung di depan rumah. Carilah peralatan tersebut di pasar yang harganya lebih miring. Atau, kamu bisa membelinya per paket. Berikut kisaran modal yang kamu butuhkan untuk perkakas ini.

Advertisement
  • Etalase kaca: Rp1 juta
  • Meja: Rp300 ribu
  • Rak besi: Rp600 ribu
  • Kalkulator: Rp40 ribu

3. Sebelum menentukan supplier untuk belanja item-item yang dijual di warungmu nanti, ada baiknya jika kamu melakukan survei lebih dulu

survei supplier via www.99.co

Carilah penyuplai barang yang harganya paling murah tapi kualitasnya bagus. Kamu nggak harus berpatok pada satu penyuplai saja lo! Fleksibel saja, karena kadang beberapa supplier memasang harga mahal untuk produk tertentu saja. Jalin kerja sama yang baik dengan supplier, kadang kalau sudah langganan, mereka mau mengantarkan barangnya sampai ke warung.

4. Lalukan survei harga jual di pasaran lebih dulu sebelum kamu menentukan harga jual untuk warungmu nantinya

survei harga via www.radarnusantara.com

Untuk menentukan harga jual yang nggak terlalu mahal tapi tetap untung, kamu bisa pura-pura datang dan membeli di warung lain. Kalau masih baru buka, kamu bahkan bisa mematok harga yang nggak terlalu mahal dulu. Cara ini bisa dilakukan untuk membuat para pelanggan berdatangan beli di warungmu. Setelah beberapa saat, kamu bisa mulai memakai harga tengah untuk menjual barangnya.

Advertisement

5. Untuk menarik minat pelanggan, usahakan untuk melengkapi isi warungmu. Biar beda sama warung sebelah~

lengkapi isi warung via www.pojokbisnis.com

Karena baru buka, kamu bisa mengisi warung secara berkala. Namun usahakan untuk menjual beberapa kebutuhan pokok yang memang sering dicari pembeli. Nah, kalau sekiranya warung sudah mulai ramai, kamu bisa pelan-pelan melengkapi produk jualanmu. Kelengkapan barang akan membuat pembeli senang berbelanja di warungmu, apalagi jika harganya murah dan kualitasnya bagus. Nah, berikut beberapa barang yang setidaknya harus ada di awal kamu buka warung.

  • Makanan pokok seperti beras dan jagung
  • Gula pasir
  • Telur
  • Minyak goreng
  • Bumbu dapur seperti garam dan lada
  • Gas elpiji
  • Peralatan mandi dan mencuci
  • Obat-obatan warung
  • Teh dan kopi
  • Rokok
  • Air minum botol dan isi ulang
  • Makanan ringan

6. Lakukanlah promosi di awal dengan membuat syukuran agar tetangga sekitar tahu warung sembako barumu

lakukan promosi via neraca.co.id

Setelah semua langkah sudah kamu lakukan dan warungnya sudah siap buka, kamu bisa mengundang beberapa kerabat dan tetangga untuk syukuran sekaligus meresmikan warung sembako. Nah, momen ini bisa dipakai untuk ajang promosi juga lo! Selain lewat selebaran, kamu juga bisa mempromosikan warungmu ini lewat media sosial. Jangan lupa juga untuk membuat spanduk di depan toko agar pelanggan melihat keberadaan warungnya. Sesekali adakan potongan harga, agar pembeli makin tertarik untuk datang terus. Tapi, tetap hitung keuntungan juga, ya!

Semoga warung sembakomu laris manis!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE