6 Tips Beli Laptop Bekas Tanpa Takut Kena Tipu. Riset Harga dan Cek Spesifikasi itu Harus!

Laptop bekas

Sekarang zamannya sudah serba online. Belanja online, kerja online, bahkan sekolah pun online. Nah, karena hampir setiap kegiatan dilakukan secara daring, laptop sudah pasti jadi salah satu gadget yang tak terelakkan. Dibanding komputer, laptop jauh lebih praktis karena bisa dibawa ke mana-mana. Masalahnya, harga laptop yang spesifikasinya lengkap kadang juga menguras kantong. Meski begitu, bukan berati kamu tak bisa memilikinya.  Ada banyak trik yang dapat dilakukan supaya bisa membeli laptop yang spesifikasinya sesuai kebutuhan dan harganya pun pas di kantong. Salah satu caranya ialah dengan beli laptop bekas.

Advertisement

Sekalipun bekas, laptop tetap dapat digunakan dengan maksimal selama yang dibeli produknya nggak bermasalah. Mungkin kamu bingung bagaimana bisa mendapatkan laptop bekas murah spek tinggi. Nah, untuk memudahkan pencarianmu, berikut Hipwee Tips bagian beberapa trik memilih laptop bekas biar nggak terkecoh sama tampilan luarnya saja.

Agak sulit memang mendapatkan laptop bekas yang harga dan spesifikasinya sesuai, tapi bukan berarti nggak mungkin. Selain rajin mengecek ketersediaan barang di forum jual beli laptop bekas, beberapa tips berikut juga bisa dijadikan panduan

Mendapatkan harga laptop bekas dibawah 1 juta ternyata bukan hal mustahil. Kalau jeli, kamu bisa mendapatkannya. Apalagi jika tips-tips sederhana ini bisa benar-benar dipraktikkan atau setidaknya dijadikan panduan. Berikut tips memilihnya.

1. Belilah di toko yang terpercaya, terutama jika beli secara daring atau online

Advertisement

beli di toko via gadgetren.com

Baiknya beli laptop bekas di e-commerce atau toko barang elektronik saja. Kalau memang mau beli dari forum jual laptop bekas online, mending gunakan metode pembayaran COD atau Cash on Delivery untuk meminimalisir modus penipuan. Kalau perlu, mintalah rekomendasi teman yang paham laptop bekas barangkali mereka tahu di mana toko atau forum yang menjual produk dengan harga miring tapi tetap berkualitas.

2. Pilih laptop bekas yang belum lama masa pakainya 

Advertisement

baru setahun via id.pinterest.com

Semakin lama dipakai, maka performa laptop juga akan makin menurun. Untuk meminimalisir kemungkinan kerusakan, pilihlah laptop yang usia pakainya maksimal satu tahun. Untuk mengecek usia pakai, kamu bisa menanyakan ke penjual atau sekalian lihat nota pembeliannya. Sebutuh apapun kamu, jangan buru-buru memilih laptop yang usia pakainya lebih dari satu tahun kalau nggak mau menyesal setelahnya.

3. Jangan lupa periksa seluruh kondisi hardware laptop sebelum membayarnya

cek hardware via www.youtube.com

Saat COD nanti, cek seluruh hardware laptop baik yang kelihatan maupun tidak. Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa:

  • Cek detail semua bodi laptop termasuk di LCD, apakah ada kerusakan yang nampak atau tidak. Jika iya, maka harga jual laptop bekas pun harusnya lebih murah.
  • Cobalah trackpad dan tekan semua tombol keyboard untuk memastikan apakah semuanya masih berjalan dengan baik atau tidak.
  • Putar audio untuk mengecek kualitas suara yang dihasilkan speaker. 
  • Coba colokkan USB dan charger laptop untuk mengecek port serta ketahanaan baterai.
  • Jalankan webcam untuk memastikan kualitasnya.
  • Nyalakan hotspot ponsel untuk memastikan apakah laptop bisa terhubung dengan wifi atau tidak.
  • Cek jenis dan ukuran RAM yang digunakan.
  • Pastikan kapasitas hard disk cukup mumpuni dan sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.

4. Meski bekas, laptop juga harus bebas dari virus dan berjalan dengan baik sistem operasinya

cek software via review.bukalapak.com

Pastikan sistem operasi aktif dan berjalan dengan baik dan cek juga keasliannya. Sebelum dibawa pulang, laptop bekas juga mesti terbebas dari virus. Kalau laptop yang dibeli tak memiliki aplikasi antivirus, coba cek dengan menggunakan Windows Defender — untuk pengguna sistem operasi Windows.

5. Lakukan riset harga dulu sebelum membeli laptopnya 

riset harga via www.expertreviews.co.uk

Sebelum membeli, lakukan riset harga dengan membandingkan toko satu dengan yang lainnya. Pastikan harga laptop sesuai pasaran dan pas dengan merek maupun spesifikasinya. Jika kamu mendapat tawaran harga laptop yang jauh lebih murah atau nggak masuk akal, jangan buru-buru tergiur. Bisa jadi ini malah modus penipuan.

6. Supaya lebih yakin, pilihlah laptop bekas yang memiliki garansi purna jual

masih garansi via jualbeli-laptopbekas.com

Meski banyak toko jual beli laptop bekas terdekat dari tempat tinggalmu, tapi nggak semua memiliki layanan garansi purna jual. Maksudnya ialah laptop bekas yang dijual masih memiliki garansi resmi maupun garansi distributor atau dari toko belinya. Rata-rata laptop punya masa garansi paling lama 2 tahun, jadi mending pilih yang usia pakainya di bawah angka tersebut. Sesuai yang sudah disebutkan sebelumnya, pilih laptop yang usia pakainya kurang dari satu tahun untuk meminimalisir kerusakan.

Laptop bekas yang dibeli juga mesti disesuaikan dengan kebutuhanmu. Misalnya, cuma mau dipakai untuk mengetik saja atau digunakan untuk menjalankan pekerjaan khusus seperti desain atau edit video. Kalau memang cari untuk desain dan edit video, mending pilih laptop bekas core i7 yang prosesornya lebih tinggi.

Salah satu hal penting yang mesti dilakukan saat membeli laptop bekas ialah mengecek spesifikasinya. Dengan mengecek spesifikasi laptop, kamu bisa mengetahui prosesor, RAM, dan kapasitas hard disk

Berikut cara mudah mengecek spesifikasi laptop bekas Acer dan merek lainnya.

Cara pertama ialah dengan memanfaatkan sistem informasi di default Windows

cek dari Windows via windoten.blogspot.com

  1. Masuk ke menu Settings atau Pengaturan, kemudian klik logo Windows pada menu Start.
  2. Pilih ikon pengaturan yang biasanya digambarkan dengan tanda gear atau kembang.
  3. Setelah masuk ke menu Settings, pilih opsi Menu System.
  4. Scroll sampai bagian paling bawah, lalu pilih opsi About.
  5. Klik menu tersebut dan spesifikasi laptop akan muncul.

Command Prompt juga dapat digunakan untuk mengecek spesifikasi laptop bekas yang mau dibeli

pakai Command Prompt via blog.tribunjualbeli.com

Dengan Command Prompt atau sisteminfo.exe, kamu juga bisa mengetahui kapan sistem operasi atau OS dipasang di laptopnya. Berikut cara mudah menjalankan programnya.

  1. Buka menu Start, kemudian ketik ‘Command Prompt’ di kotak pencarian.
  2. Klik kanan lalu pilih Run as Administrator.
  3. Ketik perintah ‘systeminfo’ lalu klik enter dan tunggu sampai sistem berjalan.
  4. Setelah beberapa saat, laptop akan menampilkan spesifikasi dan sistem operasi termasuk Windows yang dipakai serta memori maupun detail network adaptornya.

Fitur dari software DXdiag juga dapat digunakan untuk mengecek spesifikasi laptop bekas

pakai DXdiag via www.indoworx.com

  1. Tekan kombinasi keyboard Windows + R untuk membuka menu Run.
  2. Kemudian ketik ‘dxdiag’ pada kolom box lalu klik OK.
  3. Tunggu beberapa saat sampai muncul pop up yang menampilkan informasi spesifikasi laptop dengan lengkap.
  4. Spesifikasi laptop akan muncul pada tab System dan kamu bisa cek prosesor, sistem operasi, dan juga RAM laptopnya.
  5. Di tab Display akan ditampilkan informasi rinci mengenai kartu grafis dan segala sesuatu yang berhubungan dengan layar laptop.
  6. Pada tab Sound dan Input versi System akan muncul informasi mengenai driver hingga input device-nya.

Lengkap bukan informasi spesifikasinya?

Di beberapa media sosial, sebenarnya banyak forum jual laptop bekas terdekat, tapi memilih mana yang tepat dan nggak menipu memang agak PR. Nggak masalah riset dulu dalam hitungan minggu atau bahkan bulan sebelum memilih laptop bekas yang dibeli. Daripada buru-buru beli, ternyata laptop bekasnya gampang rusak atau saat dipakai malah lemot? Meski bukan barang baru, laptop bekas tetap worth it kok. Jadi, kamu yang bujetnya terbatas tak perlu ragu membelinya, asal pintar mengeceknya juga.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE