6 Cara Menanam Stroberi di Tempat Berhawa Panas. Kunci Keberhasilannya Ada di Adaptasi Bibit

Menanam stroberi di tempat panas

Sebagai salah satu buah subtropis, stroberi seringnya tumbuh di daerah bersuhu dingin yang berada pada ketinggian 1000 hingga 2000 meter. Selain rasanya yang asam manis, warnanya yang cantik bikin banyak orang ingin menanamnya di depan rumah. Sayangnya suhu yang panas sering jadi penghalang untuk bisa menaman stroberi ini.

Advertisement

Sebenarnya kamu nggak perlu bingung, sebab ada beberapa trik yang bisa dilakukan supaya stroberi tetap bisa tumbuh di tempat yang panas. Melansir dari beberapa sumber, berikut Hipwee Tips ulas caranya.

1. Sebelum ditanam di suhu tinggi, kamu perlu melakukan adaptasi bibit stroberi lebih dulu

adaptasi bibit via nedsugab.blogspot.com

Lakukan pemindahan bibit dari daerah panas ke dingin pada malam hari yang suhunya jauh lebih rendah daripada siang hari. Setelah itu, letakkan bibit di ruang ber-AC sekitar tiga hingga lima hari. Cobalah naikkan suhu AC sedikit demi sedikit hingga setara dengan suhu ruangan. Hal ini bertujuan agar bibit-bibit tersebut mulai terbiasa dengan suhu di lingkungannya yang baru.

Hal lain yang bisa kamu lakukan ialah semai bibit saat musim hujan dan di dalam ruangan. Nanti setiap harinya, kamu bisa menggeser bibit ke ruangan yang lebih panas.

2. Kamu juga perlu menyiapkan wadah tanamnya lebih dulu

siapkan pot via abahtani.com

Umumnya, stroberi bisa ditanam pada pot atau polybag. Tapi supaya tumbuh subur, pot harus memiliki ukuran yang seimbang. Adapun ukuran ideal pot bibit stroberi ialah diameter 7 hingga 20 sentimeter, dan tentunya memiliki lubang kecil di bawahnya. Kalau nggak ada pot, kamu bisa menggunakan polybag yang dapat dibeli di toko pertanian.

3. Setelah wadahnya siap, kamu bisa menyiapkan media tanamnya

media tanam via www.youtube.com

Untuk menaman stroberi, kamu butuh media tanam yang seimbang. Kamu bisa mencampurkan sekam padi dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Media tanam ini harus kamu biarkan selama tiga hari dulu dan disiram secara rutin.

4. Karena dibudidayakan di tempat kering, kamu perlu menyiramnya setidaknya dua kali dalam sehari

siram dua kali sehari via jabar.tribunnews.com

Proses penyiraman ini nantinya bisa mencukupi asupan air dan mencegah penguapan pada tanaman stroberi. Namun, proses penyiraman ini nggak boleh dilakukan secara berlebihan. Kamu hanya perlu menyiram hingga media tanamnya basah saja. Sebab, terlalu banyak air bisa membuat akar stroberi jadi busuk dan mati.

Advertisement

5. Agar tetap subur, stroberi perlu diberi pupuk juga lo!

pakai pupuk via abahtani.com

Agar cepat berbuah, pupuk untuk stroberi harus mengandung kalsium, kalium, dan fosfat. Kandungan ini bisa kamu peroleh dari bahan organik seperti campuran pakan ayam, cangkang telur, atau batu fosfat.

6. Karena nggak ditanam di tempat aslinya, stroberi perlu dijauhkan dari hama

jauhkan dari hama via fredikurniawan.com

Hama yang biasa menyerang stoberi biasanya ialah belalang, thrips, mealybug, serta kutu kuning. Untuk mencegahnya, semprotkan tanaman stroberimu dengan curacron sekitar  1  hingga 2 ml untuk setiap liter air. Kalau sudah mulai berbuah, kamu pun perlu membungkus bakal buahnya supaya rasa stroberi tetap manis dan segar.

Nah, bukan hal mustahil bukan untuk bisa menanam stroberi di tempat panas? Jika proses menanam dan perawatan yang kamu lakukan sudah benar, normalnya stroberi akan mulai berbuah setelah dua sampai tiga bulan lo. Yuk, tanam stroberi!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE