8 Cara Sederhana Mengatasi Perut Kembung. Kelebihan Gas yang Bikin Begah Keluar Secara Alami

Mengatasi perut kembung

Perut kembung memang kerap membuat kita jadi merasa nggak nyaman. Tapi tak perlu khawatir karena perut kembung bukanlah suatu hal yang berbahaya. Pada dasarnya, penyebab perut kembung merupakan kebiasaan buruk yang sering tak sengaja dilakukan, seperti makan terlalu cepat, berbaring setelah makan, hingga mengonsumsi makanan pedas dan berlemak. Biasanya, ciri-ciri perut kembung yang paling kentara yakni terasa begah, ukuran perut tampak lebih besar dari biasanya, serta susah kentut hingga sulit BAB.

Advertisement

Di samping mengonsumsi obat perut kembung masuk angin, ada berbagai alternatif cara sederhana untuk mengatasi perut kembung gas. Dengan cara-cara ini, gejala dan segala keluhan perut kembung akan berangsur membaik. Berikut upaya yang bisa dilakukan.

1. Sengajakan kentut dan sendawa supaya gas di dalam tubuh keluar secara alami

segera sendawa atau kentut | credit: Healtline via www.healthline.com

Kentut dan sendawa merupakan cara alami tubuh untuk mengeluarkan kelebihan gas dalam perut. Maka ketika mulai terasa nggak nyaman, segerakan untuk kentut ataupun sendawa supaya perut nggak makin sakit. Setelah itu kamu dapat mengeluarkan sisa gas dengan buang air besar agar perut makin lega.

2. Kalau kentut dirasa sukar, coba pijat area sekitar perut untuk mengurangi keluhannya

pijat perut | credit: Inner Dynamics Physical Therapy via www.youtube.com

Mengatasi perut kembung dan tidak bisa kentut nggak boleh sembarangan. Salah-salah malah perut jadi makin begah dan terasa keras. Sebagai alternatif, kamu dapat melakukan pijatan ringan untuk meredakan keluhannya. Tapi pijatannya pun mesti tepat, begini caranya:

Advertisement

Tempatkan tangan tepat di atas pinggul kanan, kemudian gosok dengan gerakan memutar sambil ditekan ringan mulai dari sisi kanan tulang rusuk. Gosok lurus melintasi area perut ke arah tulang rusuk kiri. Kemudian gosok perlahan menuju bagian tulang pinggul kiri.

3. Lakukan kompres hangat jika perut kembung disertai dengan gejala diare

kompres hangat | credit: Medium via medium.com

Metode ini efektif untuk mengatasi perut kembung dan mencret karena suhu hangatnya dapat memperlebar pembuluh darah dan memperlancar aliran oksigennya. Secara nggak langsung, kompres hangat bisa merelaksasi otot-otot perut dan membuatnya jadi lebih kendur. Bahkan karena efek tersebut, cara ini jadi lumayan ampuh untuk mengatasi perut kembung karena mag lo!

4. Keluhan perut kembung dan mual akan berangsur membaik jika kamu mau gerak sedikit

jalan 15 menit | credit: Yulia Rozanova via www.pexels.com

Sebelum leyeh-leyeh setelah makan, baiknya jalan kaki dulu selama 15 menit, bisa di depan atau dalam rumah kok. Dengan melakukannya, kamu dapat membuat makanan bergerak dan jadi mudah dicerna usus, sehingga perut tak akan mengalami kelebihan gas. Jika rutin melakukan aktivitas tersebut, niscaya kamu tak akan perlu lagi membeli obat perut kembung di apotek tiap kali muncul keluhan. Meski nampaknya sederhana, namun metode ini juga kerap digunakan sebagai cara mengatasi perut kembung dan susah bab lo!

Advertisement

5. Nah, yang paling gampang ialah mengonsumsi makanan untuk perut kembung, salah satunya jahe~

minum jahe hangat | credit: Dominik Martin via unsplash.com

Jahe memiliki zat yang dapat menenangkan usus, mengurangi peradangan, dan membantu proses pencernaan makanan. Karena zat inilah, produksi gas di dalam perut jadi berkurang. Nikmati jahe bersama teh hangat atau tambahkan ke dalam jus maupun sayuran lainnya. Kalau berani ekstrem, jahe boleh dikunyah langsung lo! Biasanya setelah mengonsumsi jahe, cara kentut untuk perut kembung akan terasa lebih mudah.

6. Beberapa gerakan yoga ternyata bisa mengurangi keluhan perut kembung dan membesar

lakukan gerakan yoga | credit: Karolina Grabowska via www.pexels.com

Gerakan mengatasi perut kembung seperti child’s pose, happy baby pose, squat ternyata bisa membuat otot perut jadi lebih lemas dan produksi gas di dalamnya pun menurun. Apalagi jika kamu mengimbangi gerakannya dengan melakukan meditasi untuk membantumu mengontrol porsi makan. Baiknya, lakukan yoga 2 kali seminggu untuk mendapatkan manfaat optimal.

7. Sementara kurangi dulu asupan makanan yang mengandung banyak garam dan memicu gas dalam tubuh

kurangi garam | credit: Maël BALLAND via www.pexels.com

Kandungan sodium dalam garam dapat menyebabkan retensi cairan penyebab perut kembung. Selain garam, kamu juga harus mengontrol makanan yang notabenenya bisa meningkatkan gas dalam lambung, seperti kembang kol, bawang, brokoli, jamur, hingga makanan yang terbuat dari gandum utuh.

8. Latihan pernapasan tak cuma efektif untuk mengatasi perut kembung saat hamil saja. Kamu yang sering kembung dan begah pun perlu melakukannya

latihan pernapasan | credit: Cliff Booth via www.pexels.com

Teknik pernapasan diafragma dapat membantu mengurangi keluhan perut kembung. Namun untuk bisa merasakannya manfaatnya, kamu perlu melakukan latihan ini secara rutin dan perlahan. Nah, begini teknik pernapasan diafragma yang umum digunakan untuk  mengatasi perut kembung pada ibu hamil:

  • Duduklah santai sambil bersandar, lalu letakkan satu tangan di perut dan satu lagi di dada.
  • Tarik napas melalui hidung selama 2 detik dan rasakan udara yang mengisi perut. Biarkan perut terasa mengembang dan usahakan gerakannya harus lebih banyak daripada dada.
  • Embuskan napas pelan selama 2 detik dengan posisi bibir terbuka kecil sambil merasakan perut yang perlahan mengempis.
  • Ulangi latihan sebanyak 10 kali dan tetap lemaskan bahumu sampai proses selesai.

Tentunya metode di atas tak bisa digunakan untuk mengatasi perut kembung pada bayi maupun anak. Kalaupun ada beberapa metode yang bisa, mungkin perlu disesuaikan kembali. Jadi, baiknya berhati-hatilah jika kamu mesti menggunakan cara di atas untuk mengatasi perut kembung pada anak 3 tahun apalagi yang baru lahir.

Gelombang resesi mulai menghampiri, bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapinya? Isi survei berikut ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE