Hidup itu erat kaitannya dengan istilah up and down. Ada saatnya kamu lagi bahagia-bahagianya, namun nggak jarang bakal merasakan hampa. Saat sedang seperti itu, kamu jadi berpikir kalau hidup cuma berisi kesialan dan kesialan. Padahal, masih ada banyak momen yang bisa kamu syukuri, lho.

Namun, karena hidup harus terus berjalan dan nggak boleh patah arang, kamu perlu memutar otak supaya hidupmu nggak stuck di situ saja. Bukannya sok menggurui, tapi ini demi hidupmu yang lebih baik. Lagipula, kamu masih punya orang-orang di sekitar yang bahagia akan keberadaanmu. Oleh karena itu, langsung saja yuk simak 6 ‘senjata’ yang telah Hipwee Tips siapkan untukmu!

1. Tengoklah ‘ke bawah’, apakah mereka yang lebih menderita di banding kamu secepat itu menyerah?

tengok ke bawah via pexels.com

Satu hal yang pasti saat kamu sedang merasa hidup seperti sial melulu, yaitu dengan mencoba mengingat seperti apa menderitanya ‘kaum bawah’ selama ini. Kamu bisa melihat bagaimana cara mereka tetap mensyukuri hidup setiap harinya dengan tetap beraktivitas seperti biasa. Keluhan-keluhan memang sesekali di keluarkan, tapi bukan berarti mereka patah arang.

Asalkan anggota tubuhmu masih lengkap dan otakmu masih waras, nggak ada satupun alasan bagimu untuk berkeluh kesah dan secepat itu menyerah.

2. Pergilah makan atau liburan bersama keluarga. Di sini, kamu akan merasa bahwa hidup yang cuma sekali ini sangatlah berharga

Advertisement

kamu masih punya mereka via everydayfeminism.com

Sebenarnya kamu nggak perlu bingung lagi ketika sedang dilanda banyak masalah. Selain mengingat kalangan bawah, kamu bisa membuka mata bahwa masih ada keluarga, terutama orangtua. Kesabaran mereka selama ini bisa menjadi pemacumu untuk lebih ‘bergairah’ lagi dalam menjalani hidup.

Oleh karena itu, kamu bisa sesekali menghabiskan waktu bersama mereka. Misalnya saja dengan hangout bareng ke suatu tempat dan mengobrol santai, sehingga kamu akan merasa kalau masih ada orang-orang yang selalu ada di sampingmu selama ini.

3. Sesekali, mendaftarlah menjadi volunteer atau relawan. Bonusnya, kamu jadi paham kalau hidup itu sama dengan perjuangan

ikutan volunteer via co-cancer-foundation.org

Program volunteer itu bertebaran, jadi sayang sekali kalau nggak kamu manfaatkan. Dengan mengikuti program volunteer yang sesuai sama minatmu, kamu akan merasakan banyak kesenangan yang belum pernah didapat sebelumnya.

Bertemu dengan orang-orang baru pun akan setiap hari kamu alami, dan tentunya akan banyak hal baru yang bisa kamu maknai.

4. Sebagai pelarian, manjakanlah dirimu sendiri dengan berbelanja atau jalan-jalan

me time deh via www.dealslama.com

Sesekali, cobalah untuk nggak ragu memanjakan diri sendiri. Uangmu nggak akan habis dalam sekejap kalau cuma dipakai ke salon, belanja atau jalan-jalan dalam rangka pelarian. Daripada mengurung diri di kamar atau menangis tersedu-sedu di pojokan, yakinlah bahwa hidupmu harus tetap berjalan.

5. Coba putar lagi memori tentang apa saja yang telah kamu capai selama ini. Kamu jadi tahu sudah sampai mana perjuanganmu hingga kini

ingat pencapaianmu via alpha.wallhaven.cc

Mengingat segala pencapaian hidup akan membawa hal positif pada dirimu sendiri. Kamu akan tahu apa-apa saja yang telah dilakukan di masa lalu, dan berterima kasih pada diri karena paham betul kemampuanmu itu sudah sampai mana. Dengan demikian, kamu jadi punya keinginan buat melakukan hal yang lebih besar lagi dalam kehidupanmu selanjutnya.

6. Lakukan banyak hal yang belum kamu coba sebelumnya. Ini berguna, biar hari-harimu jauh dari putus asa

tingkatkan skill kamu via moralfibres.co.uk

Saat kamu mengatakan pada diri sendiri, ‘oh iya, ternyata Aku bisa’ secara otomatis mindset positif pun akan terbentuk dengan alaminya. Kamu yang terbiasa suka pada hal-hal baru juga akan dengan udah menikmati hidup meski cobaan terus datang mendera.

Jangan khawatir kalau orang lain mencerca. Toh ini hidupmu dan kamu nggak pernah meminta apapun dari mereka. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan, karena ini salah satu bentuk dari yang dinamakan berjuang.

‘Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun tak dosa. Yang penting adalah seseorang berjuang atau tak berjuang.’

Emha Ainun Najib

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya