Belum lama ini, muncul unggahan viral yang menunjukkan ilustrasi yang disebut-sebut sebagai anatomi kelenjar susu. Unggahan ini sontak menimbulkan berbagai respon dari warganet, mulai dari yang terkejut hingga bergidik bahkan ketakutan. Pasalnya, penampakan struktur kelenjar susu ini mirip banget sama bentuk kelopak bunga yang tengah mekar.

Jangan dulu percaya, dilansir dari Livescience, gambar anatomi kelenjar susu yang viral di medsos itu nggak sepenuhnya benar alias nggak akurat dengan penampakan aslinya. Agar nggak simpang siur informasinya, berikut Hipwee Tips jabarkan fakta-faktanya.

1. Ilustrasi yang menampakkan struktur kelenjar susu mirip kelopak bunga ini bukanlah foto nyata, melainkan ilustrasi di sebuah aplikasi iPad

kelenjar susu lewat aplikasi iPad via imgur.com

Advertisement

Ilustrasi ini pertama kalinya muncul di Imgur.com pada tahun 2016 silam. Jika dilihat dengan seksama, tampak struktur mirip bunga pada bagian kedua payudara. Namun Livescience menegaskan dalam artikelnya bahwa gambar tersebut bukanlah foto nyata, melainkan ilustrasi di sebuah aplikasi di iPad yang bernama Anatomy & Physiology.

Terlebih, gambar yang mirip kelopak itu bukan merupakan sistem otot wanita seperti yang dijabarkan dalam unggahan. Payudara wanita nggak mengandung otot rangka yang biasanya menempel pada tulang, meskipun ada semacam otot polos pada sel dan jaringannya

2. Kenyataannya, kelenjar susu nggak semata-mata hanya berupa gumpalan merah yang mirip kelopak bunga, melainkan ada di seluruh bagian payudara

citra kelenjar susu secara utuh via facweb.northseattle.edu

Di dalam payudara wanita, mengandung kelenjar susu yang fungsi utamanya adalah untuk menyusui. Kelenjar susu ini disusun oleh serangkaian sel yang mengeluarkan susu yang disebut alveoli. Alveoli yang berkelompok membentuk benjolan yang kemudian disebut sebagai lobulus.

Advertisement

Nah, lobulus inilah yang strukturnya digambarkan mirip dengan kelopak bunga. Nantinya, lobulus ini akan terhubung ke puting melalui saluran laktiferosa atau saluran susu yang akan mengarahkan air susu ke puting payudara.

Jadi kelenjar susu itu bukan hanya berbentuk gumpalan merah mirip kelopak bunga seperti pada gambar anatomi yang viral di atas.

3. Struktur lobulus juga nggak serapi dan sesimetris yang digambarkan. Jumlah dan ukurannya selalu berubah dan meningkat saat hamil dan menyusui

lobulus nggak persis simetris via www.sciencealert.com

Mungkin hal inilah yang bikin orang-orang jadi seram saat melihat ilustrasi kelenjar susu yang viral tersebut. Secara lokasi sangat akurat dan presisi. Seolah-olah ukuran lobulusnya simetris antara satu dan yang lainnya. Padahal, kenyataannya nggak begitu. Pada wanita yang nggak menyusui, kelenjar-kelenjarnya akan jauh lebih kecil daripada yang digambarkan. Selain lobulus, harusnya juga ada jaringan lain di sekitarnya.

Penggambaran kelenjar susu yang sempat viral di medsos ini bukanlah sesuatu yang harus ditakuti (kecuali yang punya kecenderungan trypophobia). Ini adalah salah satu dari bagian tubuh wanita yang patut kamu ketahui dan kamu jadikan pembelajaran.

Kalau pencitraannya bisa digambarkan menakjubkan, bersyukurlah. Rupanya Tuhan sedetail itu menciptakan kita sebagai seorang manusia berikut fungsi masing-masing organnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya