Selain faktor kesehatan, biaya persalinan dan juga perlengkapan bayi, ada satu hal yang masih sering diabaikan para calon mama. Banyak diantaranya yang belum mengerti tentang pentingnya perawatan payudara jelang melahirkan. Jangan dikira setelah proses persalinan selesai, perjuangan juga turut usai, Karena setelahnya masih ada masa menyusui di mana menjadi hal yang cukup menantang bagi seorang mama muda.

ASI yang tidak langsung keluar, pelekatan yang belum tepat antara bayi dengan puting, flat nipple, dan segala macam drama menyusui lainya yang jika tidak dipersiapkan dengan baik akan jadi hal buruk yang dapat memengaruhi mood dan juga waktu sebagai orangtua baru. Maka dari itu, Hipwee Tips akan memberitahumu mengenai perawatan payudara demi suksesnya masa menyusui kelak. Kita pelajari sama-sama ya!

1. Saat hamil, payudara otomatis akan menjadi lebih besar dari ukuran biasanya. Pastikan memakai bra dengan ukuran yang tepat ya

Pakai bra dengan ukuran yang sesuai via hellosehat.com

Payudara yang menjadi lebih besar daripada sebelum hamil terjadi karena adanya pengaruh hormon estrogen dan progesterone. Bahkan, adanya pembesaran pada kelenjar susu membuat ukuran payudara bisa lebih besar 2 atau 3 ukuran saat tidak hamil. Payudara juga akan lebih terasa lebih padat dan kencang. Untuk menunjang perubahan tersebut, gunakan bra dengan ukuran yang lebih besar. Selain untuk kenyamanan, pemakaian ukuran bra yang tidak sesuai dapat menyebabkan infeksi mastitis (infeksi pada kelenjar susu).

2. Jangan cuma badan saja yang dipijat, ternyata payudara juga butuh pijat untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI nantinya. Bisa minta tolong suami untuk melakukan hal ini

Pijat payudara via hellosehat.com

Advertisement

Pijat payudara sangat dianjurkan, selain sebagai relaksasi, juga akan membantu pengeluaran ASI nantinya. Caranya pun cukup mudah dan simpel.

  • Kompres payudara dengan air hangat sebelum melakukan pemijatan
  • Gunakan VCO (Virgin Coconut Oil) atau baby oil untuk melakukan pijatan
  • Sangga bagian bawah payudara Anda dengan salah satu tangan. Dengan tiga jari dari tangan yang berlawanan, buatlah gerakan memutar sambil menekan, mulai dari pangkal payudara dan berakhir pada area puting susu
  • Tempatkan kedua telapak tangan di antara kedua payudara. Pijat mulai dari tengah, lalu menuju ke atas mengelilingi payudara. Ketika sampai di bagian bawah payudara, angkat, kemudian lepaskan payudara perlahan-lahan
  • Sangga payudara di bawah dengan salah satu tangan. Kepalkan tangan yang lain, kemudian urutlah bagian atas payudara (dari tepi luar payudara ke arah dalam) dengan bagian bawah tangan yang dikepalkan (bukan dengan buku jari)

Pijat payudara ini sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan 5 atau 6 bulan. Jangan lakukan jika sudah menginjak trimester ketiga karena dapat memicu timbulnya kontraksi rahim. Selain itu, pemijatan juga dapat dilakukan saat akan menyusui atau melakukan pompa ASI.

3. Mengompres dan membersihkan puting dengan baby oil

Membersihkan puting via healthsaveblog.com

Tujuan dari perawatan ini adalah untuk membuat puting lentur dan mencegah terjadinya sumbatan, serta puting pecah-pecah. Caranya, cukup kompres puting menggunakan kapas yang telah dibasahi baby oil selama 2-3 menit. Letakkan puting antara ibu jari dan jari telunjuk dan putar keluar dengan perlahan sebanyak 20 kali dan ke dalam sebanyak 20 kali. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan cutton buds untuk membantu mengeluarkan kotoran di puting.

4. Kelihatannya sepele, tapi menyangga payudara jadi latihan yang harus dilakukan demi mempertahankan bentuk payudara setelah masa menyusui

Sangga payudara

Masih jarang mama muda yang memperhatikan kebiasaan satu ini. Menyangga payudara jadi latihan yang sebaiknya sering dilakukan demi mempertahankan bentuk payudara setelah masa menyusui. Caranya, silangkan kedua lengan di depan dada. Kedua tangan saling memegang siku lengan lainnya. Tarik kedua lengan ke atas hingga terasa ada tegangan di bagian bawah payudara. Perawatan payudara ini juga berfungsi untuk menjaga kelenturan dan kekuatan otot–otot dada.

Jadi tahu ‘kan kalau ternyata sesimpel melakukan perawatan terhadap payudara saat kehamilan, berdampak cukup besar untuk proses menyusui nantinya. Jadi, untukmu para calon mama, segera dipraktikkan, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya