Perbedaan Wajan berbahan Teflon, Keramik, dan Stainless Steel. Yang Populer Belum Tentu Aman

Perbedaan bahan wajan

Salah satu alat memasak yang paling penting adalah wajan. Kita bisa memakainya untuk menggoreng, menumis, bahkan memanggang makanan. Praktis deh! Namun tahukah kamu, ada berbagai jenis bahan wajan yang bisa dipilih. Beberapa yang paling populer adalah wajan dari teflon, keramik, dan stainless steel. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Advertisement

Sebelum membeli yang baru, yuk simak spesifikasi setiap jenis wajan. Jadi kamu bisa memilih yang paling sesuai untukmu. Berikut ini perbandingannya~

1. Gampang digunakan oleh pemula, wajan teflon jadi favorit karena permukaannya antilengket. Namun, wajan ini bisa mengeluarkan asap berbahaya kalau suhunya terlalu tinggi

Wajan teflon via www.costco.com

Wajan teflon cocok buat pemula karena mengandung lapisan antilengket. Risiko makanan jadi hangus bakal lebih rendah. Kamu bisa menggunakannya untuk menggoreng, menumis, dan lainnya.

Di sisi lain, lapisan antilengketnya bisa tergores dan terkelupas seiring banyaknya pemakaian. Untuk mengurangi risiko itu, gunakan spatula yang terbuat dari kayu atau silikon. Kamu juga perlu mewaspadai asap beracun yang bisa keluar dari wajan teflon jika dipanaskan dengan suhu lebih dari 300 derajat Celcius, dilansir dari Hello Sehat. Orang yang menghirupnya bisa mengalami demam.

Advertisement

2. Dengan harga yang lebih mahal, wajan keramik bisa membuat makanan matang secara merata. Wajan ini juga antilengket dan aman untuk digunakan

Wajan keramik via www.hammacher.com

Wajan keramik terbuat dari tanah liat yang melalui proses pembakaran, jadi relatif aman dibandingkan teflon. Jenis wajan ini juga antilengket dan bikin masakan nggak cepat hangus. Makanan justru cepat merata karena keramik bisa menghantarkan panas dengan baik. Kamu pun nggak perlu menuang terlalu banyak minyak goreng. Kelebihan lainnya, wajan keramik gampang dibersihkan dan mempunyai pilihan warna yang lebih beragam.

Namun, kamu tetap harus berhati-hati saat memasak dengan wajan keramik. Lebih baik gunakan spatula kayu atau silikon agar lapisannya nggak gampang rusak. Jenis wajan ini juga gampang retak dan pecah sehingga perlu berhati-hati saat menyimpannya.

3. Wajan yang terbuat dari stainless steel nggak gampang tergores, tetapi lebih berpotensi membuat masakanmu hangus. Jadi hati-hati ya saat memasak

Advertisement

Wajan stainless steel via cookingpotsnpans.com

Jenis wajan ini bisa dibeli di mana-mana, jadi nggak bakal bingung mencarinya. Harganya juga relatif murah. Wajan dari stainless steel bisa awet lebih lama karena nggak gampang tergores. Kamu pun bisa menggunakan spatula yang terbuat dari metal. Wajan ini cocok untuk menggoreng, menumis, bahkan memanggang. Praktis deh!

Kekurangannya, wajan dari stainless steel nggak mempunyai lapisan antilengket. Jadi harus berhati-hati saat memasak supaya hasilnya nggak gosong. Kamu juga perlu menuang minyak goreng lebih banyak agar masakan cepat matang. Tentunya ini lebih nggak sehat kalau dibandingkan wajan dari teflon atau keramik.

Setiap jenis wajan memang mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sebelum memilih, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan bujetmu. Selamat memasak!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE