Pacitan dan Trenggalek Darurat Hepatitis A. Kenali Perbedaan Jenis Hepatitis A Hingga E

perbedaan hepatitis abcde

Sejak awal Juli lalu, diketahui wabah virus hepatitis A mulai menyerang ratusan warga di Pacitan. Dilaporkan CNN hingga malam tadi, penderitanya terus bertambah hingga nyaris mencapai seribu orang. Kejadian Luar Biasa (KLB) ini bahkan terus melebar lantaran wabah hepatitis A ini mudah menular. Namun tak hanya di Pacitan saja, wabah ini juga menjangkiti wilayah Trenggalek. Berdasarkan data Dinkes Jatim, total penderita hepatitis di Trenggalek ada 303 pasien. Rinciannya, sebanyak 227 pasien hepatitis A dan sisanya hepatitis B serta C.

Advertisement

Hepatitis merupakan istilah umum untuk penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus, zat beracun, obat-obatan tertentu, atau karena kondisi autoimun.

Masalahnya, hepatitis itu nggak hanya hepatitis A, B, dan C saja, melainkan sampai hepatitis D dan E. Kelima jenis hepatitis ini penting untuk diketahui penyebab, gejala maupun penyebarannya agar kita lebih waspada.

1. Hepatitis A lebih kerap menjangkiti orang-orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi yang buruk dan nggak higienis

paling banyak menyerang warga Pacitan via katadata.co.id

Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Umumnya ditularkan lewat makanan atau air minum yang terkontaminasi feses orang yang terinfeksi juga melalui hubungan seksual tanpa pengaman. Hepatitis A kerap menjangkiti orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi yang buruk.

Advertisement

Kebanyakan orang yang terinfeksi bisa pulih dan kebal dari virus ini. Rutin mencuci tangan, memasak air hingga matang sempurna, dan melakukan suntik vaksin adalah pencegahan yang paling efektif.

2. Hepatitis B adalah infeksi hati serius yang meningkatkan risiko gagal hati, kanker hati, hingga sirosis atau kerusakan permanen pada hati

hepatitis B termasuk yang serius via www.northtexasendo.com

Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) ini umumnya ditularkan lewat kontak dengan darah, air mani, transfusi darah, dan jarum suntik, jarum tato, darah pada pisau cukur, perawatan gigi, bahkan gunting kuku yang terkontaminasi. HBV juga bisa ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya sejak dalam kandungan.

Hepatitis B termasuk jenis yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Meski sudah tersedia vaksin pencegah HBV, tapi nggak ada obat penyembuh jika sudah terinfeksi, hanya membantu mengelola gejala dan mencegah penularan HBV ke orang lain.

3. Hampir sama dengan hepatitis B, penyakit hepatitis C juga banyak ditularkan lewat paparan darah. Namun hepatitis C dianggap yang paling serius dari kelima jenis hepatitis

kebanyakan karena jarum suntik via www.voaindonesia.com

Infeksi hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV) yang paling banyak ditularkan melalui kontak dengan darah yang terkontaminasi, namun yang paling sering melalui jarum suntik narkoba yang digunakan bersama-sama. Kontak seksual juga berpotensi menularkan tapi sangat jarang ditemui.

Hepatitis C dianggap sebagai infeksi yang paling serius dari segala jenis virus hepatitis, pun hingga kini belum ada vaksin pencegahannya.

4. Hepatitis D hanya terjadi pada penderita yang terjangkit HBV. Jenis hepatitis ini jarang terjadi namun bersifat serius

HBV dan HDV via www.mdpi.com

Virus hepatitis D (HDV) hanya bisa berkembang di dalam tubuh manusia yang juga terinfeksi virus hepatitis B (HBV). Virus ini ditularkan lewat darah dan cairan tubuh lainnya. Infeksi ganda HDV dan HBV bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius dan berakibat lebih buruk. Untungnya, pemberian vaksin hepatitis B secara otomatis bisa memberikan perlindungan terhadap infeksi HDV.

5. Hepatitis E yang berasal dari HEV menjadi penyebab umum dari wabah hepatitis yang terjadi di kebanyakan negara berkembang karena faktor kebersihan yang buruk

sanitasi buruk via indonesiainside.id

Hepatitis E mudah menjangkiti lingkungan yang sanitasinya buruk akibat kontaminasi HEV pada sumber air. Tak hanya lewat air yang terkontaminasi, memasak daging setengah matang dan transfusi darah yang terinfeksi juga bisa menjadi faktor risiko penularan hepatitis E. Hepatitis E juga disebut-sebut sebagai salah satu jenis hepatitis yang paling mematikan. Memang sudah dikembangkan vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi HEV, tapi belum banyak tersedia.

Dari kelima jenis hepatitis yang telah dijelaskan di atas, yang paling sering berkembang menjadi kronis adalah jenis hepatitis A dan B. Meski begitu, penyakit hepatitis yang paling berbahaya adalah hepatitis yang nggak diobati dan dikontrol dengan baik. Karenanya, lakukan vaksinasi dan perawatan sejak dini agar gangguan pada hati ini bisa cepat ditangani.

Mari berikan doa terbaik agar wabah hepatitis yang menyerang saudara-saudara kita di Pacitan dan Trenggalek cepat surut dan bisa tertangani dengan baik.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE