Perut yang datar dengan otot proporsional dan tanpa gundukan lemak mungkin merupakan mimpi hampir semua anak muda sekarang. Tapi jangan harap punya perut six packs kalau mengatasi perut buncit aja kamu belum bisa. Jadi sebelum punya perut kencang berotot, kamu harus melunturkan dulu lemak-lemak yang bikin kamu buncit.

Dari segala macam usaha yang kamu lakukan, mungkin kamu heran melihat perutmu yang masih aja buncit. Padahal kamu udah jungkir balik olahraga, gak makan berhari-hari dan sebagainya.

Pernahkah kamu berpikir bahwa mungkin apa yang kamu lakukan selama ini salah? Untuk memastikan apakah segala usaha yang kamu lakukan selama ini udah tepat, silakan simak alasan mengapa perut kamu tetap aja buncit padahal udah diet dan olahraga.

1. Cek dulu, apakah diet yang kamu terapkan sudah mencukupi asupan magnesium?

Perhatikan dietmu via www.kawankumagz.com

Kamu bisa aja mengurangi porsi makan, namun pada dasarnya diet adalah persoalan mengatur jumlah kalori yang masuk dan keluar dari tubuh kamu. Disamping itu, kamu juga membutuhkan magnesium jika ingin dietmu berpengaruh langsung pada perut yang buncit.

Advertisement

Asupan magnesium yang tinggi mampu menekan jumlah gula dan insulin (unsur yang bikin kamu gemuk) dalam tubuh. Selain itu magnesium adalah unsur yang bertanggungjawab untuk menstabilkan kadar gula darah dan ritme detak jantung. Magnesium yang tinggi bisa kamu dapatkan dengan mengkonsumsi sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

2. Olahraga yang kamu jalani selama ini memiliki impak yang kecil terhadap perut buncit

Angkat beban akan membantu via www.buddytv.com

Banyak orang memilih lari, jogging dan olahh raga kardio lain untuk menurunkan berat badan sekaligus berharap perutnya jadi rata. Emang benar olahraga semacam ini menurunkan berat badan, tapi pada awalnya doang. Ketika tubuhmu mulai beradpatasi dengan latihan ini dan metobolisme tubuh juga menyesuaikan pembakaran kalori dalam tubuh, berat badanmu akan segera naik lagi ketika kamu berhenti melakukan latihan kardio.

Olahraga yang lebih efektif untuk mengecilkan perut buncit adalah angkat beban.Olahraga ini menciptakan goresan berukuran mikro pada otot yang secara otomatis bisa sembuh sendiri akibat pembakaran kalori selama dua hari. Inilah sebabnya kamu sering mengalami sakit atau nyeri pada otot bahkan berhari-hari setelah mengangkat beban. Itu karena otot sedang diperbaiki, sambil membakar kalori yang ada di dalam tubuh kamu.

3. Jumlah tidurmu nggak cukup, kadang kebanyakan dan sering kali kekurangan

Kurang tidur via www.fatlossexposed.com

Dari penelitian ditemukan bahwa orang yang tidurnya kurang dari 5 jam punya peluang lebih besar untuk meemiliki kelebihan berat badan dibanding orang yang tidurnya cukup 8 jam. Selain itu, mereka yang kekurangan tidur cenderung makan lebih banyak daripada mereka yang tidurnya cukup. Sebab, selain waktu untuk tidur diganti jadi waktu untuk makan, kekurangan tidur merangsang produksi hormon ghrelin alias hormon rasa lapar.

Demi perut yang rata, mulai sekarang kamu harus tidur teratur dengan porsi yang cukup. Bukankah kamu udah menyadari kalau tidur yang cukup itu gak hanya berdampak baik pada kesehatan namun juga pada produktivitas di tempat kerja.

4. Kamu belum bisa pisah dari soda dan minuman dengan kadar gula tinggi lainnya

Empty calories via www.cnn.com

FYI, gula adalah penyebab utama perut buncit, bukan lemak. Jika kamu belum bisa pisah dengan soda, snack dan minuman bergula lainnya sebaiknya kubur saja dalam-dalam mimpi untuk punya perut rata dan kencang.

Bahkan minuman berlabel diet soda pun bisa bikin lingkar pinggangmu melebar. Mulai hentikan kebiasaanmu menambahkan gula pada teh, jus dan mengonsumsi minuman kemasan yang telah ditambahi gula. Perbanyak konsumsi protein agar nafsu kamu untuk mencicipi makanan manis bisa ditekan.

5. Makanan yang kamu konsumsi mengandung terlalu banyak garam

Dikasih garam tambahan via wwww.cnn.com

Kalau kamu pernah merasa kekenyangan, begah dan tubuh terasa membengkak itu bukan khayalan belaka. Karena memang konsumsi garam yang berlebihan menyebabkan air yang semula berada di dalam aliran darah pindah menuju kulit. Itulah sebabnya kamu merasa (dan memang) membengkak setelah mengonsumsi makanan yang memiliki kadar sodium tinggi.

Kebanyakan orang mengonsumsi sodium lebih banyak dari seharusnya yakni 2,300 mg per hari karena tanpa sadar menambahkan garam pada makanan yang telah mengandung sodium, seperti makanan kaleng, daging olahan, dan semacamnya.

Agar konsumsi garammu tetap normal, hindari menambahkan garam ke dalam makananmu. Agar santapanmu tetap lezat, tambahkan bumbu rempah-rempah yang justru menyehatkan dan banyak ditemukan di Indonesia seperti kayu manis, merica, jahe dan rempah-rempah lain.

6. Perutmu juga bisa masih terus buncit karena kamu terlalu sering mengonsumsi alkohol

Masih nge-bir? via www.popsugar.com

Ya, bisa aja perut buncit itu terjaga kebesarannya karena kamu minum terlalu banyak dan terlalu sering. Beberapa studi menunjukkan kalau alkohol meningkatkan nafsu dan jumlah makan. Dan beberapa minuman beralkohol seperti bir langsung berpengaruh pada perut.

Temuan di Denmark dan Jerman mengisyaratkan bahwa konsumsi bir diasosiasikan dengan obesitas di wilayah perut. Jika kamu harus menikmati alkohol, jauhi campuran yang mengandung gula dan soda seperti margarita dan daiquiri. Minuman itu emang enak sih, tapi usahamu untuk diet gula bisa percuma gara-gara itu.

Jadi gimana, udah sadar kenapa perut kamu gak kempis-kempis juga. Masih aja besar dan membuncit. Mulai sekarang perhatikan lagi diet yang kamu jalani, makanan yang kamu konsumsi dan olahraga yang kamu lakukan.

Selamat berjuang demi mendapatkan perut rata!