7 Cara Mengatasi Pintu Rumah yang Seret dan Berderit. Kalau Dipaksain Terus Lama-lama Berisik

Pintu rumah

Pintu rumah depan punya peran penting pada struktur rumah. Biasanya terbuat dari beragam jenis material, bisa dari kayu hingga pintu rumah aluminium. Pintu juga memiliki beragam jenis dari pintu rumah minimalis, pintu rumah mewah, sampai pintu rumah modern. Seiring berkembangnya zaman, pintu rumah terbaru dibuat cantik desainnya. Nggak sedikit motif pintu rumah dirancang untuk menunjang unsur estetika dan membuat pintu rumah unik.

Advertisement

Masalah umum yang sering terjadi adalah pintu rumah yang seret sehingga sulit dibuka-tutup serta masalah engsel pintu yang seringkali berderit. Biasanya sih terjadi pada musim hujan lantaran materialnya memuai. Berikut beberapa cara mengatasi masalah pintu yang seret dan berderit.

1. Sebelum mengatasi masalah, kamu harus memastikan tingkat kekeringan pada daun pintu. Pintu yang seret biasanya disebabkan karena kelembapan yang berlebihan

memastikan pintu kering/Credit: StokSnap @WDnet Studio via stocksnap.io

Pintu rumah cenderung punya cara perawatan yang berbeda tergantung dengan materialnya. Pada pintu kayu, daun pintunya sering menyusut atau memuai. Penyebabnya adalah faktor cuaca. Nah, sebelum memperbaiki, pastikan tingkat kekeringan pada pintu. Jika kayu basah atau lembap, kemungkinan besar pintu akan lebih mudah melengkung dan menjadi keras dan sulit untuk digunakan.

2. Cara paling sederhana untuk mengatasi kelembapan pintu adalah dengan menjemur daun pintu hingga kering di bawah terik sinar matahari

ilustrasi menjemur pintu/Credit: Pixnio via pixnio.com

Pintu yang seret biasanya disebabkan karena kelembapan yang berlebihan. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah menjemur daun pintu kayu di bawah sinar matahari. Kamu harus melepas pintu dari kusen dan jemur di bawah terik sinar matahari. Pastikan semua permukaan pintu terkena sinar matahari secara merata. Menjemur pintu akan membantu mengurangi kelembapan berlebih dalam kayu dan mengembalikan pintu pada ukuran semula.

Advertisement

3. Jika sudah kering, kamu bisa cat ulang bagian pintu yang memiliki pori-pori untuk mengembalikan pintu kayu ke bentuk baru

cat ulang pintu/Credit: Younghouse via www.younghouselove.com

Setelah pintu kering, cat ulang pintu yang memiliki pori-pori. Gunakan cat berbahan dasar minyak  yang bisa melapisi bagian atas dan bawah daun pintu. Hal ini berguna untuk menghindari kayu menyerap air dari lantai. Kamu juga bisa melapisi permukaan cat sesuai dengan selera untuk mengembalikan pori-pori kayu ke bentuk semula. Setelah itu, pasang kembali pintu pada kusen.

4. Sementara untuk mengatasi pintu berderit, kamu bisa memberi pelumas pada engsel. Biasanya disebabkan karena engsel pintu sudah tua dan nggak terawat

memberi pelumas/Credit: Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Selain pintu yang seret, masalah lain yang sering terjadi adalah pintu yang berderit. Sering terjadi pada pintu rumah biasa, pintu rumah 2 pintu, atau pintu rumah sakit. Hal ini biasanya disebabkan karena kondisi engsel yang kering dan berkarat karena berumur tua dan jarang dirawat. Nah, cara yang bisa kamu gunakan adalah membasahi engsel dengan pelumas. Jika logam pada engsel nggak bergesekan, otomatis suara deritan akan menghilang.

Kalau nggak ada pelumas khusus, kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah seperti minyak kelapa, minyak zaitun, body lotion, baby oil, atau oli kendaraan.

Advertisement

5. Meski sepele, melakukan perawatan seperti membersihkan debu dan kotoran pada engsel menggunakan kain lap atau sikat gigi bekas memiliki dampak yang signifikan

ilustrasi perawatan engsel pintu/Credit: Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Membersihkan debu dan kotoran pada engsel pintu mungkin terlihat sepele, padahal dampaknya akan terasa. Debu atau kotoran akan membuat engsel cepat menua dan berpotensi untuk rusak dan berderit. Sebelum kamu melumasi engsel, bersihkan dulu engsel dari debu dan kotoran. Kamu bisa gunakan lap atau sikat gigi bekas. Bersihkan engsel satu atau dua bulan sekali untuk perawatan.

6. Jika engsel yang berderit masih dalam kondisi baru, kemungkinan besar disebabkan karena kondisi sekrup yang longgar

engsel pintu tua/Credit: Pixabay @junebab via pixabay.com

Engsel pintu baru juga bisa berderit, kemungkinan besar suara tersebut disebabkan karena pemasangan sekrup yang kurang kencang. Kamu hanya perlu mengencangkan sekrup dengan obeng. Pertama, lepaskan daun pintu dari kusen. Setelah itu lepaskan juga slop besi yang menghubungkan engsel pintu dengan sekrup yang kendur.

Langkah selanjutnya adalah memasukan fischer atau bantalan engsel pada tempatnya. Jika semua sekrup telah berada di posisi masing-masing dan kencang, pasang kembali daun pintu. Kamu bisa oleskan pelumas agar pintu berfungsi maksimal.

7. Nggak sedikit kondisi pintu dan engsel yang sudah tua dan rapuh. Kalau begini, mengganti pintu yang sudah dilapisi veneer dan menggunakan engsel berkualitas adalah soulusinya

pintu yang sudah rapuh/Credit: LibreShot via libreshot.com

Nggak sedikit kasus di mana pintu berderit itu dikarenakan kondisinya yang telah rapuh dan tua. Jika begini, nggak ada cara lain selain menggantinya dengan yang baru. Belilah pintu yang sudah dilapisi veneer dan membeli engsel pintu yang berkualitas.

Kamu juga harus memilih material kayu yang sesuai. Selalu pilih kayu yang solid seperti jati, meranti, dan merbau yang kuat dan tahan terhadap cuaca supaya pintu rumah lebih awet dan nggak mudah keropos.

Nah, itu dia beberapa tips dan trik untuk mengatasi masalah pintu yang seret dan berderit. Kalau kamu nggak bisa melakukannya bersama ayah atau saudara, panggil saja tukang untuk membantu memperbaikinya, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE