Panduan Menyusun Isi Piring Sekali Makan untuk Porsi Harian ala Piring Sehat

Ini cara yang lebih sehat untuk mengatur porsi dan jenis makananmu

Mengatur pola makan erat kaitannya dengan pola hidup sehat. Namun, masih banyak yang mengartikan kalau mengatur pola makan berarti turut mengurangi porsi makannya. Padahal sebenarnya nggak selalu begitu. Sesungguhnya fokus utama mengatur pola makan adalah memilih jenis makanan yang tepat dengan komposisi seimbang untuk memenuhi kebutuhan gizi masing-masing.

Advertisement

Nah, asupan gizi seimbang bisa Sobat Hipwee dapatkan dengan cara mengatur komposisi menu makanan. Pernah dengar istilah piring sehat? Di atas piring sehat akan ditata komposisi seimbang antara karbohidrat, protein, sampai buah-buahan.

Selain keseimbangan gizi, metode piring sehat ini juga akan mengontrol setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Dengan begitu, metabolisme akan berjalan lebih lancar dan tubuhmu berangsur-angsur sehat.

Kalau SoHip berniat mengatur pola makan dengan piring sehat, yuk simak dulu panduannya sebagai berikut!

Advertisement

Biar nggak gampang bingung mengatur porsi menu makan, ingatlah bahwa setiap piring makanmu perlu dibagi menjadi 4 bagian

Empat bagian piring sehat

Empat bagian piring sehat | Credit: Hipwee

Fokus utama metode piring sehat adalah proporsi makanan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, menu-menu makanan dalam konsep piring sehat perlu disebar ke dalam 4 bagian yaitu makanan pokok, lauk pauk atau protein, sayur-sayuran, dan buah-buahan.

Mungkin sekilas terkesan mirip dengan konsep 4 Sehat 5 Sempurna yang udah lebih dulu populer. Namun, kedua metode ini tetap berbeda. 4 Sehat 5 Sempurna lebih bertujuan untuk mengenalkan jenis-jenis makanan yang harus dikonsumsi setiap makan besar. Keduanya memang berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tapi 4S5S nggak mengajarkan tentang pembagian menu makanan tersebut agar lebih terkontrol.

Advertisement

Nah, kali ini kamu akan mulai membagi isi piringmu dengan proporsi berikut ini:

  • 30% diisi dengan karbohidrat atau makanan pokok
  • 30% diisi dengan sayur-sayuran
  • 20% diisi dengan protein untuk lauk pauk
  • 20% diisi dengan buah-buahan

Mulai dari yang pertama yaitu karbohidrat. Porsinya jadi salah satu yang terbesar karena akan digunakan sebagai sumber tenaga

Asupan karbohidrat

Asupan karbohidrat | Photo by Pille R. Priske on Unsplash

Untuk beraktivitas sehari-hari, SoHip butuh makanan yang mengenyangkan dan itu didapatkan dari asupan karbohidrat. Sebagian besar orang Indonesia masih belum merasa lengkap kalau belum makan nasi. Tapi selain nasi, SoHip bisa mengganti asupan bagian ini dengan jagung, ubi, mi, atau kentang rebus sesuai kebutuhanmu.

Pilihan lain, SoHip bisa mengisi 30% ini dengan memilih jenis karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, gandum, dan nasi cokelat. Jenis makanan begini kaya akan serat sehingga kamu nggak akan mudah lapar nantinya.

30% isi piring berikutnya adalah untuk sayur-sayuran. Udah saatnya tubuhmu lebih diisi dengan serat dibandingkan lemak

Sayur-sayuran

Sayur-sayuran | Photo by Sharon Pittaway on Unsplash

Porsi sayuran memang harus lebih banyak dibandingkan lauk pauk. Sayangnya, belum banyak orang yang mampu menerapkan ini. Nggak heran, tongseng kambing memang terlihat lebih menggoda daripada sayur brokoli. Namun, yang sedap di lidah nggak selamanya sehat di tubuh lo.

Sayur-sayuran ini sangat penting karena mengandung serat, vitamin, dan mineral. Pencernaanmu juga akan lebih lancar karena sayur berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas. Untuk pilihan menunya, kamu bebas mau memasukkan jenis sayur apapun mulai dari kangkung, buncis, bayam, dan lain-lain.

Siapkan porsi 20% selanjutnya untuk lauk pauk lezat kesukaanmu

Asupan protein

Asupan protein | Photo by Sam Moqadam on Unsplash

Kebutuhan protein tubuhmu akan diisi lewat pilihan lauk pauk yang kamu taruh di atas piring. Nggak perlu muluk-muluk, kamu bisa memakan lauk pauk yang sehari-hari kamu konsumsi. Misalnya, ayam, telur, tempe, dan ikan. Bagi kamu yang vegetarian, ada banyak protein nabati yang bisa dijadikan pilihan seperti buncis dan kacang-kacangan.

Jadi, coba deh kurangi konsumsi daging merah (sapi, kerbau, kambing) dan daging olahan (sosis, nuget, bacon) ya. Sesekali sih tidak apa-apa, tetapi jika tidak terkontrol, akan ada banyak dampak buruk seperti level kolesterol yang tidak terkontrol.

Jangan lupa sisipkan 20% terakhir untuk buah-buahan

Asupan buah-buahan

Asupan buah-buahan | Photo by Khamkhor on Unsplash

Mulai sekarang, yuk perlahan-lahan ganti camilanmu dengan buah-buahan. Dengan memasukkan buah di salah satu porsi piring sehat, kamu akan selalu diingatkan kalau jenis makanan yang satu ini penting banget untuk keseimbangan nutrisi tubuhmu.

Tenang, udah banyak pilihan buah yang bisa kamu beli dalam jumlah banyak dan harga terjangkau. Misalnya jeruk, pisang, atau pepaya. Cukup makan 1 buah atau 2 potong untuk setiap porsi makanmu dalam sehari.

Nah, itu tadi 4 bagian piring sehat untuk melengkapi gizimu sehari-hari. Mungkin awalnya kamu belum terbiasa dengan metode ini. Apalagi kalau selama ini kamu asal ambil nasi dan lauk pauk bejibun tanpa mikirin sayur dan buah-buahannya. Tapi nggak papa, yang namanya hidup sehat memang butuh proses.

Selain melengkapi gizi sehat dan seimbang melalui pembagian porsi makanan, olahraga rutin dan tetap bergerak aktif turut membuat tubuhmu tambah bugar. Jadi, meskipun bertahap, jangan setengah-setengah ya untuk meningkatkan gaya hidup sehat ini. Selamat mencoba!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE