Mendekati Hari Sumpah Pemuda, persiapan upacara biasanya mulai dilakukan. Selain menentukan petugas dan susunan acara, ada satu hal yang nggak kalah penting, yaitu menyiapkan teks sambutan pembina upacara untuk Hari Sumpah Pemuda.
Sambutan ini sebaiknya nggak sekadar pidato formal yang isinya template. Idealnya, sambutan Hari Sumpah Pemuda membahas persatuan, semangat belajar, gotong royong, sampai peran generasi muda (Gen Z), dengan bahasa yang mudah dipahami peserta upacara.
Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober untuk mengenang ikrar yang lahir dari Kongres Pemuda II pada 1928. Kala itu, para pemuda dari berbagai latar belakang mengaku bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, yaitu Indonesia. Tahun 2026 ini, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98.
Kalau kamu sedang dapat tugas menyiapkan sambutan, contoh-contoh berikut bisa jadi referensi. Tinggal sesuaikan sapaan, lingkungan upacara, dan pesan yang ingin ditekankan.
Struktur sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda
Sebelum masuk ke contoh, pahami dulu susunan dasarnya supaya sambutan nggak bertele-tele. Secara umum, sambutan dibagi jadi tiga bagian:
- 1PembukaanSalam pembuka, sapaan kepada peserta, dan ungkapan syukur. Di sekolah, pembina bisa menyapa kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik.
- 2IsiBagian utama. Kaitkan makna Sumpah Pemuda dengan kondisi generasi muda saat ini, misalnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, bijak bermedia sosial, rajin belajar, dan berani berkontribusi positif. Contoh yang dekat dengan keseharian lebih mudah dipahami.
- 3PenutupAjakan atau harapan untuk peserta, ucapan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda, lalu salam penutup.
Contoh sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda
Bingung pilih yang mana? Ini panduan singkatnya:
| Naskah | Cocok untuk | Durasi |
|---|---|---|
| 1. Singkat | Upacara yang waktunya terbatas | ± 1 menit |
| 2. Untuk sekolah | Pesan soal karakter dan kebiasaan siswa | ± 2 menit |
| 3. Tentang persatuan | Pesan reflektif soal menghargai perbedaan | ± 2 menit |
| 4. Tentang generasi muda | Menyoroti teknologi dan media sosial | ± 2 menit |
| 5. Penuh makna | Suasana upacara yang lebih khidmat | ± 2 menit |
| 6. Untuk anak sekolah | Bahasa ringan untuk siswa SMP/SMA | ± 1 menit |
| 7. Singkat dan formal | Langsung ke inti, cocok untuk instansi | ± 1 menit |
ADVERTISEMENTS
1. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda singkat

- ⏱️ ± 1 menit
- 🎯 Upacara yang waktunya terbatas
Kalau butuh sambutan yang nggak terlalu panjang, contoh ini bisa dipakai. Isinya tetap memuat pesan persatuan dan semangat generasi muda.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru serta seluruh tenaga kependidikan, dan anak-anakku peserta upacara yang saya banggakan.Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya kita dapat melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dalam keadaan sehat.Anak-anakku yang saya banggakan,Sumpah Pemuda mengajarkan kepada kita bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Para pemuda pada 1928 datang dari berbagai daerah dan latar belakang, tetapi mereka memiliki satu tujuan, yaitu membangun persatuan Indonesia.Semangat tersebut harus kita lanjutkan hari ini. Sebagai generasi muda, kalian bisa menunjukkan semangat persatuan dengan saling menghargai, tidak mudah menyebarkan berita yang belum tentu benar, serta menggunakan media sosial dengan bijak.Mari jadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat bahwa masa depan bangsa juga berada di tangan generasi muda.Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan. Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda. Semoga kita semua dapat terus menjaga persatuan dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
2. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda untuk sekolah

- ⏱️ ± 2 menit
- 🎯 Pesan soal karakter dan kebiasaan siswa
Contoh berikut lebih cocok untuk lingkungan sekolah karena pesannya berkaitan dengan pendidikan, karakter, dan kebiasaan siswa sehari-hari.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, seluruh tenaga kependidikan, serta anak-anak yang saya banggakan.Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini kita dapat bersama-sama melaksanakan upacara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.Anak-anakku,Ketika kita memperingati Sumpah Pemuda, kita tidak hanya mengenang sebuah peristiwa sejarah. Kita juga perlu bertanya kepada diri sendiri, apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi muda untuk Indonesia?Jawabannya bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai teman yang berbeda, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, berani mencoba hal baru, serta tidak melakukan perundungan.Persatuan tidak selalu ditunjukkan melalui tindakan besar. Ketika kalian mau mendengarkan pendapat teman, membantu teman yang kesulitan, dan tidak membeda-bedakan orang lain, di situlah semangat Sumpah Pemuda diterapkan.Jadilah generasi muda yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, dan rasa tanggung jawab.Semoga peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.Selamat Hari Sumpah Pemuda. Teruslah berkarya dan jadilah bagian dari generasi yang membawa Indonesia menjadi lebih baik.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
3. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda tentang persatuan

- ⏱️ ± 2 menit
- 🎯 Pesan reflektif soal menghargai perbedaan
Persatuan jadi salah satu pesan utama yang bisa diangkat. Naskah ini cocok kalau kamu ingin pesan yang lebih reflektif.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru serta tenaga kependidikan, dan seluruh peserta upacara yang saya banggakan.Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat memperingati Hari Sumpah Pemuda pada hari ini.Hadirin dan anak-anakku yang saya banggakan,Sumpah Pemuda lahir dari kesadaran bahwa Indonesia yang memiliki begitu banyak perbedaan membutuhkan persatuan. Para pemuda pada masa itu menyadari bahwa perjuangan akan menjadi lebih kuat ketika dilakukan bersama.Pesan tersebut masih sangat relevan sampai sekarang. Kita hidup di tengah masyarakat yang memiliki perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, pendapat, dan kebiasaan. Perbedaan tersebut seharusnya menjadi kekayaan, bukan alasan untuk saling menjauh.Karena itu, mari kita belajar menghargai perbedaan. Jangan mudah membenci hanya karena seseorang memiliki pandangan yang berbeda dengan kita. Jangan pula menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk merendahkan orang lain.Anak-anakku,Persatuan Indonesia dimulai dari lingkungan terdekat. Mulai dari keluarga, sekolah, pertemanan, hingga masyarakat. Kalau kita mampu menjaga kerukunan di lingkungan sendiri, berarti kita sudah ikut menjaga persatuan bangsa.Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai hafalan yang diucapkan setiap upacara.Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda. Semoga semangat persatuan selalu tumbuh dalam diri kita semua.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
4. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda tentang generasi muda

- ⏱️ ± 2 menit
- 🎯 Menyoroti teknologi dan media sosial
Kalau ingin menyoroti peran generasi muda, contoh ini bisa dipakai. Pesannya dibuat dekat dengan kehidupan anak muda saat ini.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta anak-anak yang saya banggakan.Pertama-tama, marilah kita mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.Anak-anakku,Ketika berbicara tentang Sumpah Pemuda, kita sedang berbicara tentang anak-anak muda yang berani memikirkan masa depan bangsanya. Mereka tidak menunggu menjadi tua untuk memberikan kontribusi.Hari ini, tantangan yang dihadapi generasi muda memang berbeda. Kalian hidup di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik. Media sosial juga membuat kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja.Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab. Jangan sampai teknologi justru membuat kita mudah menyebarkan kebencian, menghina orang lain, atau mempercayai informasi tanpa memeriksa kebenarannya.Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, mengembangkan kemampuan, dan memberikan manfaat bagi orang lain.Jadilah generasi muda yang berani bermimpi, tetapi juga mau bekerja keras untuk mewujudkannya. Jangan takut gagal karena setiap proses akan memberikan pengalaman.Ingatlah, masa depan Indonesia bukan hanya milik orang lain. Masa depan Indonesia juga sedang kalian persiapkan mulai dari hari ini.Selamat Hari Sumpah Pemuda. Mari terus bergerak, belajar, dan berkarya untuk Indonesia.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
5. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda yang penuh makna

- ⏱️ ± 2 menit
- 🎯 Suasana upacara yang lebih khidmat
Untuk suasana upacara yang lebih khidmat, naskah ini bisa jadi pilihan. Isinya lebih banyak mengajak peserta merenung.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru serta tenaga kependidikan, dan anak-anakku peserta upacara yang saya banggakan.Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini kita dapat memperingati Hari Sumpah Pemuda dalam keadaan sehat.Anak-anakku,Hampir satu abad telah berlalu sejak para pemuda Indonesia mengikrarkan semangat persatuan. Mereka hidup pada zaman yang berbeda dengan kita. Teknologi belum berkembang seperti sekarang dan komunikasi tidak semudah hari ini.Namun, ada satu hal yang tetap relevan hingga sekarang, yaitu keberanian untuk bersatu di tengah perbedaan.Karena itu, memperingati Sumpah Pemuda seharusnya bukan hanya tentang mengingat tanggal 28 Oktober. Kita perlu memahami kembali nilai yang terkandung di dalamnya.Coba kita lihat lingkungan sekitar. Apakah kita sudah menghargai teman yang berbeda? Apakah kita sudah menggunakan media sosial dengan bertanggung jawab? Apakah kita sudah berusaha memberikan manfaat bagi orang lain?Pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut penting untuk kita renungkan.Menjadi pemuda Indonesia bukan hanya tentang usia. Menjadi pemuda juga berarti memiliki semangat untuk belajar, berani melakukan perubahan, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.Mari kita terus menjaga persatuan mulai dari hal-hal kecil. Karena bangsa yang kuat dibangun dari masyarakat yang mau saling menghargai dan bekerja sama.Semoga semangat Sumpah Pemuda selalu hidup dalam diri kita dan menjadi dorongan untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia.Selamat Hari Sumpah Pemuda.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
6. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda untuk anak sekolah

- ⏱️ ± 1 menit
- 🎯 Bahasa ringan untuk siswa SMP/SMA
Bahasanya bisa dibuat lebih ringan kalau peserta upacara didominasi siswa. Contoh ini bisa dipakai untuk jenjang SMP maupun SMA dengan sedikit penyesuaian.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta anak-anak yang saya banggakan.Hari ini kita memperingati Hari Sumpah Pemuda. Mungkin sebagian dari kalian sudah sering mendengar kisah tentang Sumpah Pemuda sejak sekolah dasar. Namun, jangan sampai karena terlalu sering mendengarnya, kita justru lupa dengan maknanya.Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa kita boleh memiliki banyak perbedaan, tetapi tetap bisa berdiri sebagai satu bangsa.Di sekolah, kalian juga menemukan banyak perbedaan. Ada teman yang memiliki hobi berbeda, cara berpikir berbeda, kemampuan berbeda, bahkan berasal dari keluarga dan daerah yang berbeda.Jangan jadikan perbedaan tersebut sebagai alasan untuk memilih-milih teman.Sebaliknya, gunakan masa sekolah untuk belajar bekerja sama. Bantu teman yang kesulitan, hargai pendapat orang lain, dan jangan ragu meminta maaf jika melakukan kesalahan.Itulah salah satu cara sederhana untuk meneruskan semangat para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda.Jadilah pelajar yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memiliki sikap baik dan kepedulian kepada orang lain.Semoga kalian tumbuh menjadi generasi muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia.Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
7. Sambutan pembina upacara Hari Sumpah Pemuda yang singkat dan formal

- ⏱️ ± 1 menit
- 🎯 Langsung ke inti, cocok untuk instansi
Kalau butuh teks yang lebih formal dan langsung ke inti, contoh berikut bisa jadi pilihan.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru serta tenaga kependidikan, dan seluruh peserta upacara yang saya banggakan.Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.Peringatan ini mengingatkan kita pada semangat para pemuda Indonesia yang pada 28 Oktober 1928 menyatakan tekad untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, yaitu Indonesia.Semangat tersebut harus terus kita jaga. Bagi para pelajar, semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam belajar, menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, serta menggunakan teknologi secara bijak.Mari kita buktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab.Jangan hanya memperingati Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober. Jadikan nilai persatuan dan semangat untuk berkontribusi sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari.Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan.Selamat Hari Sumpah Pemuda. Semoga semangat persatuan senantiasa tumbuh dalam diri kita semua.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
- Sesuaikan sapaan dengan pejabat atau tamu yang hadir
- Latihan baca minimal dua kali supaya nggak terpaku ke teks
- Bicara pelan dan beri jeda di tiap pergantian paragraf
- Tambahkan satu contoh nyata dari lingkungan sekolah atau kantormu
Jangan cuma seremonial
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober bisa jadi momen untuk kembali mengingat bahwa persatuan bukan sekadar kalimat yang dibacakan saat upacara. Semangatnya bisa diwujudkan lewat tindakan sederhana di sekolah, pertemanan, keluarga, maupun masyarakat.
Jadi, kalau tahun ini kamu dapat tugas jadi pembina upacara, pilih naskah yang paling sesuai dengan suasana acara. Semua naskah di atas masih bisa disesuaikan dengan jenjang sekolah, karakter peserta, dan pesan yang ingin disampaikan.
ADVERTISEMENTS