50 Bahasa Gaul Gen Z yang Sering Dipakai di Medsos & Artinya

Kamu bahasa gaul ini bakal buat kamu lebih paham saat berinteraksi dengan post dari Gen Z!

Setiap generasi memiliki bahasa gaulnya sendiri, begitu juga dengan para gen Z. Generasi yang terdiri dari mereka yang lahir di tahun 1997-2012 memiliki cukup banyak istilah keren yang sering dipakai saat bermedia sosial.

Ulasan kami kali ini akan membedah beberapa bahasa gaul gen Z tersebut yang paling banyak digunakan. Jadi, kamu yang diluar generasi ini tetap “NGEH” saat berinteraksi dengan post mereka. Lengkapnya, simak deretan istilahnya di bawah ini!

Bahasa Gaul Gen Z Keren yang Sering Dipakai di Media Sosial

bahasa gaul gen z keren

Sumber gambar: Canva.com

Bahasa gaul gen Z pada dasarnya banyak berasal dari bahasa Inggris, permainan kata, dan juga singkatan. Berikut adalah 50 istilah bahasa gaul gen Z yang paling sering digunakan di medsos hari ini:

1. Delulu

Berasal dari delusional, yaitu kondisi ketika seseorang memiliki harapan atau khayalan yang tidak realistis.

Contoh: “Baru di-like sekali sudah mikir dia suka. Delulu banget.”

Advertisements

2. Slay

Istilah bahasa gaul gen Z bahasa Inggris ini digunakan untuk memuji seseorang yang terlihat keren, percaya diri, atau berhasil melakukan sesuatu dengan sangat baik.

Contoh: “Outfit kamu hari ini slay!”

3. Rizz

Rizz merujuk pada kemampuan seseorang menarik perhatian atau membuat orang lain tertarik dalam konteks romantis. Selain di Indonesia, istilah bahasa gaul gen Z ini juga banyak digunakan di Amerika.

Contoh: “Dia punya rizz tinggi banget.”

Versi Inggris: “He’s got the Rizz” atau “He’rizzing her up”.

4. FOMO

Kata ini berasal dari singkatan dari fear of missing out, yaitu rasa takut tertinggal tren, pengalaman, atau aktivitas yang sedang dilakukan orang lain.

Contoh: “Ikut beli karena FOMO.”

5. JOMO

Kebalikan dari FOMO, yaitu joy of missing out. Istilah ini menggambarkan rasa nyaman ketika tidak ikut tren atau kegiatan tertentu.

Contoh: “Weekend ini aku JOMO saja di rumah.”

6. No Cap

No cap pada dasarnya adalah slang yang populer di kalangan para anak muda Amerika, namun somehow mulai digunakan banyak gen Z di Indonesia. Istilah ini sendiri memiliki arti, yaitu berkata jujur atau tidak berbohong dan tidak melebih-lebihkan sesuatu.

Contoh: “Makanan di sini enak banget, no cap.”

7. Cap

Kebalikan dari No Cap, Cap Berarti kebohongan, klaim yang tidak benar, atau pernyataan yang berlebihan.

Contoh: “Ah, itu cap banget.”

8. Ghosting

Istilah bahasa gaul gen Z ini menggambarkan seseorang yang tiba-tiba berhenti berkomunikasi tanpa memberikan penjelasan.

Contoh: “Setelah PDKT sebulan, dia malah ghosting.”

9. Cringe

Cringe adalah istilah bahasa gaul Gen Z bahasa Inggris yang menggambarkan sesuatu yang membuat seseorang merasa malu, sendiri risih, canggung, atau garing.

Contoh: “Video lamaku cringe banget.”

10. Spill

Berarti memberikan informasi yang sebelumnya belum diketahui orang lain, biasanya berupa cerita, fakta, rekomendasi, atau informasi tertentu.

Contoh: “Spill tempat makannya dong!”

11. POV

Singkatan dari point of view atau sudut pandang. Di media sosial, istilah ini sering digunakan untuk memperkenalkan sebuah situasi dari perspektif tertentu.

Contoh: “POV: kamu datang ke kantor lima menit sebelum meeting.”

12. Relate

Digunakan ketika seseorang merasa pengalaman atau pernyataan orang lain sangat sesuai dengan pengalaman dirinya.

Contoh: “Relate banget sama kehidupan anak kos.”

13. Bestie

Berarti sahabat atau teman dekat. Istilah ini berasal dari best friend dan kini sering digunakan secara santai, termasuk kepada orang yang sebenarnya tidak terlalu dekat.

Contoh: “Bestie, kamu sudah makan?”

14. Vibes

Istilah bahasa gaul Gen Z ini lebih mengacu pada suasana, kesan, atau energi yang dirasakan dari seseorang, tempat, atau situasi.

Contoh: “Kafe ini vibes-nya nyaman banget.”

15. Healing

Meskipun secara bahasa, healing merujuk pada pengobatan atau penyembuhan. Namun, dalam Indonesia, healing sering digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan aktivitas mencari hiburan, beristirahat, atau menyegarkan pikiran.

Contoh: “Aku butuh healing setelah minggu yang berat.”

16. Red Flag

Red Flag merujuk pada tanda atau perilaku yang dianggap sebagai peringatan bahwa seseorang atau suatu situasi berpotensi bermasalah.

Contoh: “Suka merendahkan orang lain itu red flag.”

17. Green Flag

Kebalikan dari red flag. Istilah ini digunakan untuk menyebut karakter atau perilaku yang dianggap positif dan sehat dalam hubungan atau interaksi.

Contoh: “Dia selalu menghargai batasan orang lain. Green flag.”

18. Simp

Simp adalah istilah asmara yang sering digunakan gen Z untuk seseorang yang dianggap terlalu menunjukkan perhatian atau pengorbanan kepada orang yang disukainya (terlalu mengejar-ngejar).

Contoh: “Dia rela menunggu tiga jam. Simp banget.”

19. Flex atau Flexing

Flex atau flexing termasuk salah satu bahasa gaul gen Z yang sangat sering ditujukan pada mereka yang suka pamer di medsos. Istilah ini sendiri merujuk pada memamerkan sesuatu, seperti barang, pencapaian, gaya hidup, atau kemampuan.

Contoh: “Dia lagi flexing mobil barunya.”

20. Lowkey

Arti Lowkey adalah secara diam-diam, tidak terlalu terang-terangan, atau dalam tingkat yang tidak mencolok.

Contoh: “Aku lowkey suka lagu ini.”

21. Highkey

Kebalikan dari lowkey. Digunakan untuk menegaskan bahwa seseorang benar-benar merasakan atau mengakui sesuatu.

Contoh: “Aku highkey suka banget film ini.”

22. Literally

Secara bahasa berarti “secara harfiah”. Dalam percakapan media sosial, istilah ini juga sering digunakan sebagai penekanan.

Contoh: “Aku literally menunggu satu jam.”

23. Random

Berarti sesuatu yang acak, tidak terduga, atau tidak memiliki hubungan langsung dengan pembicaraan sebelumnya.
Contoh: “Dia tiba-tiba ngomong random di tengah meeting.”

24. W

Huruf W adalah singkatan dari win. Biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu sebagai kemenangan atau hal positif.

Contoh: “Dapat tiket konser harga murah, W banget.”

25. L

Kebalikan dari W dan berasal dari loss. Digunakan untuk menggambarkan kegagalan atau situasi yang merugikan.

Contoh: “Telat beli tiket, today is big L, tho.”

26. Aura

Dalam slang internet, aura menggambarkan kesan, karisma, atau energi yang terpancar dari seseorang.

Contoh: “Dia masuk ruangan langsung punya aura bintang.”

27. Aura Farming

Istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan seseorang yang sengaja melakukan sesuatu agar terlihat keren, berkarisma, atau mendapatkan perhatian.

Contoh: “Pose-nya benar-benar aura farming.”

28. Main Character

Menggambarkan seseorang yang bertindak seolah dirinya adalah tokoh utama dalam sebuah cerita.

Contoh: “Jalan sendirian sambil dengar musik, main character banget.”

29. NPC

Singkatan dari non-player character, istilah dari video game. Di media sosial, NPC digunakan secara metaforis untuk menggambarkan seseorang yang dianggap bertindak monoton atau seperti mengikuti pola tertentu.

Contoh: “Jawabannya itu-itu saja, kayak NPC.”

30. Touch Grass

Ungkapan yang secara harfiah berarti “menyentuh rumput”. Secara slang, maknanya adalah menyarankan seseorang untuk keluar dari internet dan kembali melakukan aktivitas di dunia nyata.

Contoh: “Kamu sudah debat lima jam di X. Touch grass dulu.”

31. Brainrot

Digunakan untuk menggambarkan konten, meme, atau tren internet yang dianggap sangat absurd, repetitif, atau begitu sering dikonsumsi sampai melekat di pikiran.

Contoh: “Lagu ini sudah jadi brainrot-ku.”

32. Yapping

Berarti berbicara terlalu banyak, terutama ketika seseorang terus berbicara tanpa berhenti.

Contoh: “Dia mulai yapping lagi di grup.”

33. Yap

Versi singkat dari yapping. Biasanya digunakan untuk menyebut aktivitas berbicara panjang lebar.

Contoh: “Bro, yap terus dari tadi.”

34. Ate

Dalam slang internet, ate berarti seseorang melakukan sesuatu dengan sangat baik atau tampil mengesankan.

Contoh: “She ate that performance.”

35. Ate and Left No Crumbs

Ungkapan yang menegaskan bahwa seseorang melakukan sesuatu dengan sangat baik dan hampir tidak memiliki kekurangan.

Contoh: “Outfit-nya ate and left no crumbs.”

36. Mother

Dalam budaya internet dan fandom, mother bisa digunakan sebagai pujian kepada perempuan atau figur yang dianggap sangat berkarisma, dominan, berbakat, atau ikonik.

Contoh: “She is mother!”

37. Sus

Sus adalah singkatan informal dari suspicious. Arti dari kata ini sendiri merujuk pada sesuatu yang mencurigakan atau terasa tidak beres.

Contoh: “Alibinya sus banget.”

38. AF

Singkatan dari as fu** dan digunakan sebagai intensifier untuk menekankan sifat tertentu. Istilah ini bersifat informal dan mengandung kata kasar dalam bentuk singkatan.

Contoh: “I’m tired AF.”

39. IYKYK

Singkatan dari if you know, you know. Digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang hanya akan dipahami orang yang mengetahui konteks tertentu.

Contoh: “Tempat ini punya cerita sendiri. IYKYK.”

40. POV

Selain sebagai point of view, POV di media sosial sering menjadi format konten yang menempatkan penonton dalam sebuah skenario tertentu.

Contoh: “POV: kamu lupa membawa tugas.”

41. TBL

Pada tren slang Indonesia yang viral pada 2026, TBL adalah singkatan dari “Takut Banget Loh.” Istilah ini dipopulerkan melalui konten TikTok dan kemudian melahirkan variasi lain.

Contoh: “Besok presentasi sendirian, TBL.”

42. IBL

Dalam tren singkatan yang sama, IBL berarti “Iri Banget Loh.”

Contoh: “Lihat dia liburan ke Jepang, IBL.”

43. CBL

CBL adalah istilah bahasa gaul gen Z yang berasal dari singkatan”Capek Banget Loh.” Istilah ini digunakan secara bercanda untuk menekankan rasa lelah.

Contoh: “Tugas belum selesai, CBL.”

44. KBL

KBL berarti “Keren Banget Loh.” Sama seperti TBL dan CBL, istilah ini berkembang sebagai permainan singkatan di media sosial.

Contoh: “Outfit kamu hari ini KBL.”

45. NBL

NBL adalah singkatan dari “Ngakak Banget Loh.” Istilah ini digunakan ketika seseorang menganggap sesuatu sangat lucu.

Contoh: “Meme ini NBL.”

46. HBL

HBL berarti “Halu Banget Loh.” Istilah ini bisa digunakan untuk menggoda seseorang yang dianggap terlalu berkhayal atau tidak realistis.

Contoh: “Baru follow sudah mengira bakal nikah, HBL.”

47. KDL

KDL berarti “Kasihan Deh Loh.” Biasanya digunakan sebagai ungkapan bercanda atau sindiran.

Contoh: “Sudah belajar semalaman ternyata salah jadwal, KDL.”

48. LBL

LBL berarti “Love Banget Loh.” Istilah ini digunakan untuk menunjukkan rasa suka atau apresiasi yang kuat.

Contoh: “Aku LBL sama desain barunya.”

49. Orang Have

“Orang have” adalah bahasa gaul gen Z yang berasal dari permainan kata yang viral di Threads pada 2026. Istilah tersebut digunakan secara bercanda untuk menyebut orang yang dianggap punya sesuatu atau serba berkecukupan.

Contoh: “Dia orang have, mau apa tinggal beli.”

50. Orang Let Go

“Orang let go” termasuk permainan kata yang muncul dalam tren bahasa gaul nyeleneh di Threads pada 2026. Istilah bahasa gaul ini digunakan sebagai bagian dari humor dan permainan bahasa, sehingga maknanya sangat bergantung pada konteks tren yang sedang berlangsung.

Contoh: “Sudah putus tapi masih stalking? Bukan orang let go.”

Itulah beberapa bahasa gaul gen Z yang sering mereka gunakan dalam bermedia sosial. Sebagian besar diantaranya berasal dari bahasa Inggris dan beberapa yang lain adalah slang yang tercipta dari permainan kata dan singkatan. Gimana?

Udah mulai sedikit memahami cara komunikasi generasi ini di medsos?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senior content writer - Wordsmith with 10 years experience. I do write everything; lifestyle, technology, finance, economic, entertainment, business, viral things, etc.

Editor

Seorang SEO Specialist dan Editor dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam optimasi website, pengelolaan konten, dan peningkatan performa SEO secara organik.