Belum banyak yang tahu jika hari ini, 12 Oktober 2016 merupakan Hari Radang Sendi Sedunia. Penyakit yang sudah lazim terjadi di Indonesia ini bukan lagi cuma makanan orangtua. Anak muda juga sudah mulai terkena penyakit yang kelihatannya sepele tapi cukup gengges ini.

Radang sendi biasanya berujung pada rasa nyeri dan kaku pada satu atau lebih dari sendi-sendi tubuh. Hal ini disebabkan karena adanya pengapuran atau inflamasi pada bagian sendi, yang disebabkan oleh degenerasi tulang rawan yang menyebabkan tulang rawan tersebut mengalami kerusakan dan hilangnya bantalan tulang rawan yang menimbulkan gesekan antar tulang sendi sehingga menyebabkan pembengkakan tulang sendi.

Rasa nyeri dan kaku di lutut, leher, jari-jari tangan atau kaki, siku, tulang belakang, dan bahu bisa jadi gejala awalnya. Faktor keturunan, obesitas, perubahan hormonal, kekurangan gizi dan vitamin serta tingginya kadar asam dalam tubuh juga bisa jadi penyebabnya.

Untuk meyakinkan kesehatan sendimu, coba cek dulu tanda-tanda ini. Kalau kamu sering merasakannya berarti ada yang salah di persendianmu.

Advertisement

1. Timbul pembengkakan di bagian tubuhmu. Awalnya seperti tulang yang membesar

pembengkakan yang terjadi pada pergelangan kaki via tipkecantikan.com

Gejala paling awal dari radang sendi adalah terjadi pembengkakan. Bukan pembengkakan seperti habis kepentok ya. Pembengkakan yang terjadi kali ini malah tidak biasa. Seperti perubahan pada bentuk tulang. Namun, hal ini kadang diabaikan sehingga menjadi lebih parah.

Gejala pembengkakan ini akan terasa menyakitkan di jari tangan dan kaki dan sebagian besar orang yang mengalami pembengkakan akan mengalami inflamasi pada matanya.

2. Sendi-sendimu kaku dan nyeri. Kalau habis mengangkat sesuatu jadi nggak nyaman

jari-jari tangan yang kaku via alodokter.com

Gejala umum radang sendi ini memang banyak dialami hampir semua orang, tidak hanya orang tua, anak muda sekarang pun banyak yang mengalami. Gejala ini ditandai dengan kakunya sendi saat mengangkat barang atau menggerakkan anggota tubuh, seperti menekuk jari, mengenggam, dan meluruskan jari. Dan gejala ini sering kali diabaikan. Mulai sekarang kalau gejala ini berlangsung terus-menerus jangan diabaikan ya guys.

3. Kamu nggak demam. Tapi sendi tubuhmu terasa panas tanpa alasan

Terapi komores untuk sendi yang terasa panas via sehat.link

Rasa panas ini hanya terjadi pada bagian sendi tubuh saja yang mengalami sakit sedangkan di tubuh lain tidak terasa panas. Rasa panas ini pun diikuti dengan rasa nyeri pada bagian tubuh yang sakit.

4. Kamu pikir karena kecapekan. Nyeri dan linu di persendian jadi kamu anggap wajar

nyeri dan linu pada bagian tubuh via sakisendi.org

Nah ini dia gejala yang sering banget dialami tapi selalu diabaikan sama kebanyakan orang, mungkin kamu juga mengabaikan guys.Terasa nyeri dan linu dibagian tubuh seperti leher, lutut, jari-jari kaki dan tangan, bahu. Ini gejala umum banget dari radang sendi. Kebanyakan orang yang merasakan menganggap ini hanya hal sepele, karena akibat kecapean — begitu kamu biasa menghibur hati.

Padahal ini merupakan gejala awal kamu terkena penyakit radang sendi guys, apalagi kalau rasa nyeri dan linu tersebut terjadi terus-menerus, jangan dianggap sepele lagi ya guys.

5. Entah kenapa muncul bercak merah di kulitmu. Ruam kemerahan begitu..

warna kemerahan pada penyakit sendi via obat%20herbal%20alami%20de%20nature

Kondisi bercak merah pada kulit dengan sisi keperakan diatasnya. Bercak kemerahan ini ditandai dengan iritasi kulit atau ruam yang kasar dan bersisik disertai dengan rasa gatal atau perih karena penebalan kemerahan. Biasa terlihat pertama kali di area siku, lutut dan kulit kepala serta dapat meluas ke seluruh tubuh termasuk jari kaki, tangan dan mata.

Oh, iya radang sendi yang parah akan menimbulkan penyakit baru loh guys kalau gak segera diobati. Penyakit yang mungkin mengancam ada rematik, osteoporis, kartilago, asam urat.

Jika di tubuhmu ada tanda-tanda tersebut segera diperiksa ya guys, jangan diabaikan dan jaga kesehatan. Sendi yang sehat dan terjaga itu bekal masa depan bahagia lho 🙂

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!