Permasalahan bau mulut memang bisa menghancurkan rasa percaya diri yang kamu bangun mati-matian. Saat sedang ngobrol dengan orang lain, bukannya menyimak pembicaraan, kamu malah sibuk memikirkan lawan bicaramu nyaman atau nggak. Ingin rasanya kamu diam saja seharian agar tidak ada orang yang tersiksa.

Bau mulut saat puasa itu hal yang biasa, tapi problem itu sebenarnya bisa diatasi lho. Jangan jadikan puasa sebagai pembenaran untuk kamu nggak tampil maksimal. Kan nggak mungkin kamu hanya menjawab dengan senyuman setiap kali ditanya oleh orang. Nah, biar percaya dirimu tetap terjaga, yuk simak tips mengatasi bau mulut yang dipersembahkan oleh Hipwee bersama Unilever ini!

Supaya orang nggak merasa berdosa seharian, jangan sahur dengan bawang-bawangan dan makanan beraroma tajam lainnya

Waduh, kurang-kurangin ya

Waduh, kurang-kurangin ya

Makanan seperti bawang-bawangan, jengkol, dan petai punya aroma yang tajam. Tengsin dong kalau waktu ngobrol, tiba-tiba lawan bicaramu bertanya: Pasti tadi kamu sahurnya pakai jengkol ya?

Aroma makanan yang tajam ini bisa bertahan lama setelah diserap oleh organ pencernaan. Selanjutnya aromanya akan dikeluarkan secara perlahan melalui paru-paru. Karena itulah, meski kamu sudah sikat gigi berkali-kali, kadang orang masih tahu kalau kamu habis makan jengkol. Daripada tengsin, mending makan jengkolnya ditunda sampai habis Lebaran. Ya nggak?

Biar mulut nggak kering dan kamu jadi malas ngomong seharian, jangan lupa banyak-banyak minum air putih saat sahur dan berbuka

Jangan pelit sama diri sendiri

Jangan pelit sama diri sendiri via hayatouki.com

Saat kita berpuasa, otomatis kita kekurangan cairan. Kamu yang biasanya minum air putih satu jam sekali, kopi 3 jam sekali, belum lagi makanan-makanan lainnya yang memicu produksi air liur, kini hanya bisa makan dan minum di malam hari. Karena nggak ada aktivitas dalam mulutmu selama puasa, produksi air liur berkurang, dan bakteri dalam mulutmu jadi beranak-pinak.

Memaksimalkan konsumsi air putih saat berbuka dan sahur adalah solusinya. Menurut dr. Martha Ardiari M.Si Med dari Fakultas Kedokteran UNDIP, dua gelas air putih saat sahur dan dua gelas air putih saat berbuka adalah wajib. Karena takaran yang pas untuk tubuh adalah 8 gelas/hari, sisa 4 gelasnya bisa kamu konsumsi secara bertahap sampai waktunya tidur.

Biar hatimu sedikit lebih tenang, perbanyak konsumsi sayur dan buah saat sahur

Paling tidak, sehari sekali

Paling tidak, sehari sekali via www.mnn.com

Selain mengurangi konsumsi makanan yang berbau tajam, kamu juga bisa mengurangi bau mulut dengan menambah konsumsi buah dan sayur yang bermanfaat untuk kesehatan gigi dan mulut. Apel, wortel, seledri, lemon, dan jeruk adalah buah dan sayur yang bila kamu konsumsi dengan cara dikunyah bisa merangsang produksi air liur yang akan membersihkan mulutmu. Meski sama-sama buah, jangan mengonsumsi durian dulu ya. Karena aromanya bisa terkenang-kenang sampai siang.

Biar nafasmu semakin segar, coba deh minum segelas teh hijau saat sahur.

Green tea memang juara

Green tea memang juara via asisoymujer.com

Daripada minum kopi yang bisa menambah tingkat dehidrasi mulut, lebih baik kamu mengonsumsi segelas teh hijau saat sahur. Kandungan antioksidan dalam teh hijau bisa menghambat perkembangan bakteri. Kalau bakteri dalam mulut bisa dikurangi, bau mulut saat puasa juga bisa lebih terkendali. Selain mengatasi bau mulut, mengonsumsi teh hijau saat sahur juga cocok buat kamu yang sedang diet. Jadi, sekali mendayung, dua pulau terlampaui langsung.

Jangan lupa untuk sikat gigi 3x sehari. Biar saat ngobrol, kamu nggak parno sendiri

Jangan males buat sikat gigi

Jangan males buat sikat gigi via www.express.co.uk

Lupa sikat gigi adalah Big NO. Menyikat gigi adalah salah satu cara untuk membuang sisa-sisa makanan dalam mulut. Kalau nggak kamu buang dan dibiarkan mengendap di sana, sisa makanan ini akan mengalami pembusukan dan menyebabkan mulutmu beraroma tak sedap. Karena itu, usahakan untuk menyikat gigi minimal 3x sehari yaitu setelah berbuka puasa, sebelum tidur, dan usai sahur dengan pasta gigi Pepsodent, yang sudah sekian lama terpercaya menjadi pasta gigi andalan keluarga.

Permukaan lidahmu bisa jadi sarang sisa makanan. Jangan hanya gigi yang harus digosok dengan cermat, lidahmu juga

Sikat pelan-pelan lidahmu~

Sikat pelan-pelan lidahmu~ via www.cirebontrust.com

Tapi menyikat gigi saja nggak cukup karena sisa makanan bisa tertinggal di permukaan lidah, atau di sela-sela gigi yang nggak terjangkau sikat gigi. Karena itu, selain rajin menyikat gigi, kamu juga harus rajin menyikat lidah. Kalau kamu nggak punya alatnya, kamu bisa memakai sikat gigimu juga. Sementara untuk membuang sisa makanan di sela-sela gigi, kamu bisa menggunakan benang dentis. Semakin bersih mulut dari sisa makanan, semakin kecil potensi untuk bau mulut, dan semakin besar rasa percaya dirimu.

Meskipun puasa, kegiatan sehari-harimu juga harus tetap maksimal. Dengan trik-trik khusus dalam program #1001InspirasiRamadhan di atas, kamu bisa mengatasi permasalahan-permasalahan sederhana dalam berpuasa, sehingga Ramadhan-mu jadi sempurna dan berkualitas. Pahala dapat, sukses duniawi juga dapat. Lengkap! 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya