Menghafal dan memahami suatu materi memang bukan pekerjaan yang mudah, apalagi jika kamu harus melakukannya dalam waktu yang singkat. Tidak semua orang dianugerahi kemampuan mengingat yang tinggi. Bahkan lebih banyak yang harus berusaha keras hingga terlalu memaksakan diri. Hasilnya, materi dan informasi yang berhasil diserap hanya sedikit.

Sebenarnya, tidak perlu usaha yang sebegitu kerasnya dalam memahami dan menghafal materi. Kamu hanya perlu melakukan usaha yang efektif dan tepat sehingga informasi yang terserap pun akan maksimal. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut ini, yuk!

1. Sebelum mulai menghafal, pastikan dirimu dan mood-mu sedang dalam kondisi yang prima

Pastikan kondisi dirimu sedang baik via huffingtonpost.com

Untuk bisa memahami dan menghafal sebuah materi, pastikan dirimu sedang berada dalam kondisi yang baik. Dalam kondisi seperti ini, tubuh dan otak sedang merasa rileks sehingga lebih mudah untuk menyerap banyak informasi. Jangan sampai kamu memaksakan diri untuk belajar saat dirimu sedang dalam kondisi lesu dan lemas karena tidak akan banyak informasi yang bisa diserap.

Namun kalau memang terpaksa harus belajar saat kondisimu tidak baik, lakukanlah terlebih dulu kegiatan-kegiatan yang bisa memperbaiki suasana hatimu. Kamu bisa berolahraga ringan, meminum teh atau kopi, mendengarkan musik, atau mengobrol singkat dengan orang tersayang. Setelah sudah merasa lebih segar dan semangat, barulah kamu bisa memulai aktivitas belajarmu.

2. Agar belajarmu bisa maksimal, pilih tempat yang menurutmu paling nyaman dan kondusif

Advertisement

Pilih tempat yang paling kondusif via ssd.umich.edu

Selain kondisi diri, tempat di mana kita akan belajar juga mempengaruhi seberapa banyak informasi yang bisa dihafal dan dipahami. Ketahui dengan baik bagaimana karaktermu dalam belajar, apakah lebih kondusif dengan tempat yang ramai atau tempat yang sepi. Dengan mengetahui karakter tersebut, kamu dapat dengan mudah mencari tempat yang paling kondusif dan membuatmu produktif dalam belajar.

Untuk kamu yang kondusif di tempat ramai, kafe bisa menjadi pilihan yang tepat karena memiliki keramaian yang nyaman; tidak sampai membuat telingamu pekik. Selain itu, selalu ada musik yang diputar untuk membuat suasanan semakin nyaman. Nah kalau kamu yang kondusif di tempat sepi, perpustakaanlah tempat yang tepat untukmu. Tidak akan ada gerombolan orang yang akan berisik mengobrol. Kamu pun bisa berkonsentrasi dengan penuh.

3. Persiapkan dan ketahui terlebih dahulu materi-materi yang memang harus dihafal

Ketahui materi yang diperlukan via tumblr.com

Harus mencari tahu lagi materi dan buku apa saja yang harus kamu pelajari hanya akan membuang waktu belajarmu. Maka dari itu, jangan sampai kamu memulai belajar dengan modal niat saja. Pastikan kamu sudah tahu materi mana saja yang harus kamu hafal dan buku apa saja yang harus kamu baca sebagai acuan. Persiapkan dengan baik materi dan buku tersebut, begitu juga dengan alat-alat belajar penunjang, seperti buku tulis dan pulpen. Dengan persiapan yang matang, waktu belajarmu pun akan semakin banyak dan lancar.

4. Jangan malas untuk mencatat poin-poin penting dan buatlah ringkasan

Catat poin penting dan buat ringkasan via www.oakgrove.milton-keynes.sch.uk

Tidak mungkin kamu bisa sempat untuk membaca keseluruhan buku dan memahaminya dengan baik. Lagi pula, tidak semua kalimat di buku itu relevan dengan materi yang harus kamu pelajari. Maka dari itu, membuat ringkasan akan sangat membantumu untuk memahami secara umum isi sebuah buku.

Cek kembali kisi-kisi materi yang harus kamu hafal dan pahami. Beri tanda pada setiap halaman yang memuat kisi-kisi materi tersebut. Fokuskan dirimu untuk membaca halaman-halaman tersebut kurang lebih sebanyak 2 kali. Setelah itu, buatlah ringkasan dari halaman-halaman yang sudah kamu baca untuk lebih memudahkanmu dalam menghafal tanpa perlu membolak-balik buku tersebut lagi. Semua materi tersebut sudah kamu rangkum di dalam buku catatanmu.

5. Setelahnya, rekamlah ringkasan itu agar proses menghafalmu jadi lebih mudah

Rekamlah suaramu saat membaca materi via www.beds.ac.uk

Kalau kamu merupakan tipe orang auditory learner — lebih mudah menghafal dengan mendengar —, cara ini akan sangat membantumu. Namun kalau bukan, tidak salahnya untuk mencoba cara ini.

Bagi ringkasan menjadi 3 bagian, bisa lebih jika materinya sangat banyak. Kemudian rekam suaramu saat membaca ringkasan tersebut, satu bagian mendapat satu rekaman. Pastikan suaramu terdengar dengan jelas saat membaca. Jangan sampai kamu salah memahami materi hanya karena suaramu tidak terdengar dengan baik.

6. Dengarkan hasil rekaman sembari membaca ringkasan materi secara berulang-ulang

Dengar dan baca berulang-ulang via txstateu.wordpress.com

Tutup bukumu dan hanya fokus pada rekaman serta ringkasan saja. Dengarkan rekaman suaramu dengan baik, sembari membaca bagian ringkasan yang sesuai. Lakukan secara berulang-ulang hingga akhirnya kamu paham dan hafal sekitar 90% materi ini. Semakin banyak kamu mengulangnya, semakin banyak juga informasi yang bisa kamu serap.

7. Selanjutnya, tulis ulang semua materi dengan hanya mengandalkan ingatan

Andalkan ingatanmu via fortbendchristian.org

Setelah mendengar dan membaca ringkasan yang telah dibuat secara berulang-ulang, pasti sudah banyak materi yang berhasil kamu ingat dengan baik. Untuk semakin mempertajam ingatan dan hafalanmu, tulis ulang materi tersebut hanya dengan mengandalkan ingatan saja. Jika ada bagian yang terlupa, tinggalkan saja dan lanjutkan ke bagian berikutnya. Setelah selesai hingga ke bagian terakhir, bukalah kembali buku catatanmu dan lengkapi bagian yang tadi terlupa. Ulangi terus hingga tidak ada lagi bagian yang terlupa olehmu.

8. Uji ingatanmu dengan cara menjelaskan materi kepada orang lain atau diri sendiri tanpa membaca catatan

Jelaskan pada teman via brush-happenings.org

Salah satu cara yang dipercaya bisa menajamkan hafalan dan pemahaman kita adalah dengan menjelaskannya kepada orang lain, bisa teman atau bahkan dirimu sendiri melalui cermin. Melalui cara ini, kamu tidak hanya bisa menghafal dengan baik tapi juga memahami dengan perspektif dirimu sendiri.

Terkadang saat menjelaskan kepada orang, tidak seluruh kata dan urutan kalimat bisa dihafal dengan baik. Jelaskan saja garis besar dari setiap paragraf atau poin yang telah kamu ringkas. Tambahkan dengan contoh atau ilustrasi yang sesuai. Dengan berhasilnya kamu menambahkan contoh, itu artinya kamu sudah berhasil memahami materi yang dipelajari.

9. Jangan lupa untuk selalu menyediakan waktu istirahat di sela-sela belajar

Istirahat sejenak via huffingtonpost.com

Selain langkah-langkah di atas, istirahat juga merupakan langkah yang tidak boleh dilupakan. Selalu sempatkan untuk beristirahat sebelum berpindah ke langkah selanjutnya. Kamu bisa memejamkan mata sejenak atau sekedar berjalan-jalan ke luar ruangan. Biarkan tubuh dan pikiranmu yang tegang berubah menjadi rileks kembali. Kamu pun akan menjadi lebih fokus dibandingkan dengan sebelumnya.

Itulah 9 langkah yang bisa membantumu dalam menghafal dan memahami sebuah materi. Mungkin bisa mulai kamu terapkan saat akan ulangan harian atau ujian semester nanti. Selamat mencoba! Semoga sukses, ya 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya