Syarat Memakai Ulang Minyak Goreng, Nggak Boleh Sembarangan

Orang Indonesia suka banget makan gorengan. Nggak heran. Dari tempe sampai ayam, semuanya jadi lebih enak setelah digoreng sampai kriuk. Sayangnya, harga minyak goreng baru saja naik kembali. Rasanya makin nggak rela untuk langsung membuang minyak yang baru saja dipakai.

Advertisement

Seperti barang lain, kita juga nggak boleh menyia-nyiakan minyak goreng. Kamu boleh memakai ulang minyakmu, tapi ada beberapa aturan supaya minyakmu nggak kotor, loh!

Simpan minyak gorengmu dengan benar

Menuang minyak

Minyak di atas panci yang digunakan untuk menggoreng | Foto oleh Kamaji Ogino dari Pexels

Pertama-tama, teknik menggorengmu harus benar supaya minyakmu bisa digunakan kembali. Suhu minyak bisa membuat makananmu terlalu lembek (kalau minyaknya terlalu dingin) atau terlalu matang (kalau minyaknya terlalu panas). Tapi, tahu nggak kalau suhu juga bisa mempertahankan umur panjang minyakmu? Kalau suhunya terlalu panas, minyakmu akan pecah dan rusak. Itu bisa membuat makananmu nggak enak!

Setelah penggorengan, kamu harus menyaring minyakmu dari remah-remah adonan dan sisa makanan lainnya, bahkan sampai bagian yang terkecil. Pastikan minyakmu benar-benar bersih karena bekas makanan merusak minyak. Jangan lupa untuk dinginkan minyak di suhu kamar, kemudian simpan di kulkas dalam wadah kedap udara.

Advertisement

Terakhir, kamu harus banget memisahkan minyak-minyakmu, loh! Minyak goreng pasti menyerap rasa makanan yang kamu masak. Kalau kamu pakai minyakmu untuk goreng ikan, kamu nggak boleh pakai ulang untuk menggoreng donat atau onion ring, ya! Pemisahan minyak dilakukan untuk mencegah campuran rasa yang nggak enak.

Jangan memakai minyak bekas terlalu sering

Setiap kali minyak digunakan kembali, dia akan semakin terurai. Minyak yang terurai akan jadi lebih kental dan gelap. Kamu harus buang minyakmu kalau sudah terlihat keruh atau ada busa yang terbentuk di atasnya. Kalau matamu nggak bisa mengenali tanda-tandanya, ada sedikit bau tengik di minyak yang sudah jelek. Terlepas dari itu semua, kamu nggak boleh menggunakan minyak yang berusia lebih dari 1-2 bulan.

Advertisement

Minyak goreng yang sudah sering digunakan dapat mengalami kerusakan. Akibat sering dipanaskan, minyak goreng bisa rusak karena adanya oksidasi yang membuat makanan menjadi bau. Ganti minyak gorengmu dengan yang baru apabila:

  • Berubah warna menjadi kecokelatan bahkan menghitam
  • Mengeluarkan bau
  • Mengeluarkan asap berlebih bahkan pada suhu normal
  • Muncul buih berlebihan di sekitar makanan yang sedang digoreng

Nah itu dia syarat untuk menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai. Jadi nggak asal pakai ulang ya biar kualitas minyaknya tetap terjaga.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE