7 Teknik Menjahit Dasar yang Nggak Rugi Kamu Kuasai. Dijamin Bakal Berguna Suatu Saat Nanti

Teknik menjahit

Hidup akan terasa lebih mudah jika kita memiliki beragam keterampilan. Sebut saja keterampilan menjahit untuk memperbaiki baju atau membuat baju bayi dan kain taplak sendiri. Bayangkan saja, kalau kita menguasai teknik menjahit dasar, kita nggak perlu lagi pergi ke tukang jahit saat harus membenarkan baju atau celana yang robek.

Advertisement

Meski terlihat rumit, keterampilan menjahit sebetulnya dapat dipelajari otodidak. Ada beberapa teknik jahit dasar menjahit yang berguna untuk memperbaiki atau menyambungkan kain. Buatmu yang tertarik untuk belajar menjahit, berikut ada 8 teknik menjahit beserta gambarnya yang mesti dan bisa kamu pelajari.

1. Teknik tusuk rantai adalah salah satu teknik menjahit yang paling tua. Biasanya teknik ini digunakan untuk membuat dekorasi pada kain

Teknik Rantai via crafts.tutsplus.com

Meski kebanyakan orang kini menjahit menggunakan mesin, ternyata teknik menjahit tangan masih banyak dipelajari oleh para calon penjahit dan masyarakat umum lo. Salah satu teknik menjahit paling tua yang terus dipelajari adalah teknik tusuk rantai. Sama seperti namanya teknik ini menghasilkan jahitan dengan pola rantai.

Teknik rantai adalah menjahit dengan langkah maju. Pertama, tusuk jarum dari bawah ke atas kain, lalu tusukkan kembali ke lubang tempat membentuk lingkaran akibat tusukan sebelumnya. Lakukan ini berulang-ulang sampai terbentuk pola rantai yang diinginkan.

Advertisement

2. Teknik tusuk balut dipergunakan untuk memperbaiki tiras yang rusak atau mengakhiri penjahitan pinggiran kain

Teknik Balut via www.craftsy.com

Perlu diingat bahwa pengertian menjahit dasar ini digunakan untuk keperluan sendiri. Kalau kamu ingin menjadi penjahit profesional, kamu harus belajar lebih dalam mengenai teknik-teknik menjahit ini. Karena diperuntukan untuk keperluan sendiri, teknik tusuk balut wajib dikuasai.

Teknik balut atau teknik tusuk sembunyi ini biasanya digunakan untuk penyelesaian jahitan pada pinggiran bahan atau menjahit tiras yang rusak. Cara menjahit tusuk sembunyi ini cukup mudah kok, kamu hanya perlu menjahit dari kiri dan kanan dengan posisi yang agak miring.

3. Teknik tusuk batang khusus untuk membuat hiasan pada kain atau baju. Karena menghasilkan bentuk batang, kamu bisa berkreasi sesuai dengan keinginanmu lo~

Advertisement

Teknik menjahit batang via pumora.de

Teknik menjahit batang biasanya digunakan untuk membentuk hiasan. Sama seperti namanya, teknik ini akan memberi kamu bentuk batang. Kalau sudah menguasai teknik ini kamu mungkin bisa berkreasi dan menghasilkan beragam hiasan dari satu teknik ini saja. Kamu bisa membuat kain taplak sendiri atau mungkin sapu tangan bermotif lucu.

Cara menjahit batang nggak sulit kok. Kamu tinggal menjahit dengan pola maju mundur berjarak 1/2 cm dan melapiskan 6 tusukan benang. Lakukan ini berulang-ulang sampai mendapatkan pola batang terlihat. Kalau berhasil, kamu akan mendapatkan hasil seperti gambar teknik menjahit batang di atas.

4. Fungsi teknik menjahit jelujur adalah menyempurnakan segala bentuk jahitan. Tusuk jelujur juga merupakan dasar dari beragam jenis teknik menjahit yang berkembang

Teknik tusuk jelujur via www.thesprucecrafts.com

Pengertian tusuk jelujur adalah tusuk yang bergerak dengan pola dari kanan ke kiri. Tusuk ini punya tiga fungsi utama. Pertama menjahit sisi kain, lalu menutup sisi ujung suatu bentuk, dan ketiga memberikan kerutan pada kain. Namun fungsi utama tusuk jelujur adalah membuat jahitan terlihat lebih rapi dan sempurna.

Teknik jelujur sendiri terbagi menjadi tiga macam. Ada teknik jelujur biasa yang nggak memiliki jarak sama. Ada teknik jelujur tertentu yang menggunakan jarak secara konsisten dan terakhir ada teknik jelujur renggang yang menggunakan satu spasi setiap penjahitan.

5. Teknik menjahit tikam jejak merupakan teknik yang menghasilkan bentuk yang persis dengan mesin jahit dan berfungsi untuk membuat pola dan gradasi tertentu pada kain

Tusuk tikam jejak via crafts.tutsplus.com

Teknik tikam jejak dikenal juga dengan teknik tusuk tikam balik. Teknik ini memiliki pola dan hasil yang sama dengan yang dihasilkan mesin jahit. Cara membuat tusuk tikam jejak adalah menjahit dua kali pada setiap tusukan yang telah terbentuk.

Biasanya teknik ini digunakan untuk variasi dan motif. Contoh hasil dari teknik ini adalah motif kotak-kotak pada sarung. Selain untuk motif, teknik ini juga berfungsi untuk membuat garis aksen dan menyambungkan kain. Tikam jejak juga digunakan untuk menyambungkan ritsleting dan bahan kain. Nah berguna banget kan~

6. Kamu bisa membuat atau memperbaiki sekaligus mempelajari teknik menjahit baju bayi yang rusak atau sobek dengan teknik menjahit feston

Teknik menjahit feston via buxstyle.com

Biasanya teknik ini digunakan untuk menyelaraskan tiras dengan jahitan. Contohnya tiras lingkar pada pakaian bayi. Nah, buat para ibu-ibu muda, teknik ini sangat menguntungkan karena bisa memperbaiki atau mempercantik pakaian si kecil.

Selain itu, tusuk feston digunakan untuk dekorasi khususnya jika warna benang dan kain selaras. Biasanya tusuk feston akan terlihat sempurna saat menghasilkan pola motif bunga-bungaan.

7. Teknik  cukup rumit karena menggabungkan beberapa teknik lain. Itulah kenapa harga pakaian yang menggunakan teknik ini biasanya mahal

Teknik tusuk flanel via www.burdastyle.com

Teknik tusuk flanel adalah kemampuan menguntungkan karna sering digunakan untuk memperbaiki baju. Tusuk flanel umumnya dipakai sebagai metode penjahitan pinggiran kain atau obras. Karena punya tingkat kesulitan tinggi, pakaian yang menggunakan teknik jahit ini harganya cukup mahal. Tusuk flanel sendiri adalah tusukan dasar, tusukan dekorasi dan berfungsi sebagai sulaman bayangan untuk menjaga jarak rapat pada kain.

Nah, itu dia 7 teknik dasar menjahit yang bisa kamu pelajari dan praktikkan di rumah. Meski nggak selalu digunakan, nggak ada salahnya kita punya kemampuan tambahan yang bisa menguntungkan kita suatu saat nanti? Hehehe~

Gelombang resesi mulai menghampiri, bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapinya? Isi survei berikut ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE