Ketergantungan Krim Dokter? Berikut Penjelasan Ilmiahnya Agar Kamu Tak Menyalahkan Siapa-siapa

Apa benar krim dokter bikin ketergantungan?

Banyak orang yang akhirnya lari ke dokter kulit ketika kondisi wajahnya sudah nggak bisa tertangani oleh salon kecantikan. Beberapa jenis krim racikan dokter terbukti ampuh mengatasi permasalahan kulit wajah, mulai dari jerawat, beruntusan, hingga masalah flek dan kerutan. Tapi, banyak juga yang mengaku kondisi wajahnya kembali bermasalah bahkan semakin parah setelah lepas pemakaian krim dokter. Lantas menyebutnya sebagai ketergantungan.

Nah, mengenai keresahan yang jadi rahasia umum ini, Hipwee merasa perlu untuk menengahi. Coba simak dulu beberapa penjelasan yang bisa menjawab pertanyaan, “Apakah krim dokter bikin ketergantungan?” berikut ini.

ADVERTISEMENTS

1. Beberapa krim dokter mengandung steroid untuk mengatasi iritasi, tapi wajah bakal makin berantakan kalau dipakai berlebihan

Ketergantungan Krim Dokter? Berikut Penjelasan Ilmiahnya Agar Kamu Tak Menyalahkan Siapa-siapa

pemakaian krim steroid berlebihan menimbulkan masalah yang lebih parah via www.freefromheaven.com

Dalam kasus tertentu, produk untuk menghilangkan flek dari dokter sifatnya iritatif. Dampaknya, kulitmu jadi seolah ‘menggila’ untuk mengeluarkan kotorannya, atau biasa disebut purging. Terkadang, dokter memberikan steroid dalam krim yang diresepkan untuk mengurangi efek peradangan dan iritasi tersebut. Memang begitu dipakai, krim yang ditambahkan steroid ini bakal bikin kulit kinclong, tapi kalau dipakai terus-terusan, kulit bisa makin parah kondisinya, seperti penuturan dr. Kevin Maharis . Ada yang jerawatnya makin keluar, kusam, hingga pembuluh darahnya yang makin kelihatan, kondisi kayak gini yang lalu disebut ketergantungan.

Makanya, ketika kamu mengetahui bahwa krim dokter yang kamu pakai mengandung steroid, pastikan untuk selalu kontrol, jangan nebus resep dengan steroid tanpa pengawasan. Penghentian krim yang mengandung steroid juga nggak boleh sembarangan, jadi tindakan apa pun harus sesuai dengan petunjuk dokter.

ADVERTISEMENTS

2. Kulit yang kembali bermasalah setelah lepas dari krim dokter itu karena kondisi kulit yang berbeda-beda dan nggak dirawat secara rutin

Ketergantungan Krim Dokter? Berikut Penjelasan Ilmiahnya Agar Kamu Tak Menyalahkan Siapa-siapa

nggak dirawat setelah lepas krim dokter via www.healthline.com

Sebenarnya nggak ada istilah ketergantungan krim dokter, yang ada hanya wajah terawat dan nggak terawat. Menurut dr. Devika Y, seperti dilansir dari Alodokter , bukan hal yang aneh jika seseorang berhenti menggunakan krim dokter, kulitnya akan kembali kusam seperti awal. Ini lebih karena kulit nggak lagi mendapatkan perawatan lagi seperti biasanya. Kulit bisa saja tetap bersih dan cerah asalkan tetap dirawat, baik itu dengan bahan alami yang dibuat sendiri atau dengan skincare yang dijual bebas dan sudah terdaftar di BPOM.

ADVERTISEMENTS

3. Selama kamu sudah menjalankan anjuran dokter dengan baik, kulit wajahmu bakal baik-baik saja setelah lepas krim dokter

Ketergantungan Krim Dokter? Berikut Penjelasan Ilmiahnya Agar Kamu Tak Menyalahkan Siapa-siapa

yang penting ikuti petunjuk dokter via 5qg9ibt1a6.com

Dokter spesialis kulit (yang berkompeten) tentu sudah melakukan diagnosis terhadap kondisi kulitmu lebih dulu sebelum meracik krim maupun obat-obatan yang memang sesuai dengan kebutuhan. Lalu ia akan menjadwalkan konsultasi secara rutin untuk memantau perkembangan kulit yang bermasalah sampai kulitmu dirasa benar-benar membaik. Termasuk memberi tahu kapan kamu harus berhenti pakai krim racikan yang diresepkan.

Jadi, kalau kamu sudah melaksanakan anjuran dokter dengan baik, niscaya kulitmu juga bakal baik-baik saja. Asalkan dokter kulitnya sudah terpercaya dan reputasinya terbukti baik lo ya!

Dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa sebenarnya nggak ada krim dokter yang bikin ketergantungan, kalaupun kondisi kulit jadi makin parah setelah lepas dari krim dokter, itu lebih karena treatment-nya yang kurang tepat.

Untuk mencegah apa yang orang bilang ‘ketergantungan‘ itu, baiknya kamu harus tahu kandungan apa saja yang terdapat dalam krim yang diresepkan untukmu. Jangan lupa ikuti dengan benar instruksi dari dokter baik tentang tata cara pemakaian maupun penghentian produk yang diberikan. Jadi, jangan cuma percaya testimoni orang lain saja, karena krim yang cocok untuk satu orang belum tentu cocok juga untukmu. Kuncinya itu satu, telaten!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world