Tips Memilih Jam Tangan Pria Sesuai Karakternya. Penampilan Makin Oke, Awet Dipakai Sampai Lama

Tips memilih jam tangan pria

Salah satu fashion item yang mesti dimiliki para pria ialah jam tangan. Selain karena fungsinya, aksesori ini juga dapat menunjang penampilanmu. Dengan mengenakan jam tangan, kamu bisa menunjukkan karakter serta status sosialmu secara tersirat. Cara memilih jam tangan pria pun perlu pertimbangan khusus. Banyaknya merek, jenis, dan model, sering kali membuat para cowok bingung. Apalagi sekarang mulai bermunculan jam tangan yang punya fitur-fitur menarik. Jadi, nggak cuma bisa dipakai buat melihat satuan waktu saja.

Advertisement

Tips memilih jam tangan pria mesti kamu terapkan jika ingin mendapatkan model yang sesuai dengan bentuk pergelangan tangan. Kelihatannya sepele, padahal kalau jam tangan yang dibeli ternyata kegedean atau nggak matching dengan bentuk pergelangan tangan, bakal kelihatan aneh saat dipakai. Sebagai panduanmu, praktikkan tips-tips berikut sebelum membeli jam tangan.

1. Pastikan kamu sudah tahu ukuran pergelangan tanganmu sebelum membeli jam tangan

mengukur pergelangan tangan via mori49.com

Tips memilih jam tangan pria yang pertama adalah tahu ukuran pergelangan tangan yang nantinya bakal memudahkan. Gunakan pita ukur yang dilingkarkan di sekitar lengan.

  • Ukuran pergelangan tangan antara 14 hingga 16 cm masuk ke kategori tipis.
  • Ukuran pergelangan tangan antara 16 hingga 17 cm dikategorikan sebagai pergelangan tangan yang ramping.
  • Ukuran pergelangan tangan antara 17 hingga 18 cm tergolong pergelangan tangan sedang.
  • Di atas 18 cm termasuk pergelangan tangan yang tebal.
Advertisement

2. Tips memilih jam tangan pria yang cocok bisa dilakukan jika kamu sudah tahu ukuran pergelangan tangan

ukur diameter case-nya via my24hours.net

Ukuran pergelangan tangan bisa menentukan mana model case yang cocok buatmu. Case atau biasa disebut sebagai kepala jam merupakan bentuk jam tangan yang memuat mesin, angka, serta jarum di dalamnya. Nah, biar diameter case-nya nggak kegedeaan atau malah kekecilan, coba cek panduan berikut, ya!

  • Kamu yang punya pergelangan tangan kecil, di bawah 15,2, bisa pakai jam tangan dengan diameter 34 hingga 36 mm.
  • Pemilik pergelangan tangan dengan lebar 15 hingga 17 cm direkomendasikan untuk pakai jam tangan dengan diameter 38, 40, atau 42 mm.
  • Pergelangan tangan dengan lebar 19 hingga 20 cm, boleh pakai jam tangan dengan diamter 44 atau 46 mm.
  • Ukuran lebar pergelangan tangan sekitar 20 cm atau lebih, kenakan jam tangan yang diameternya 48 atau 50 mm.

3. Sesuaikan juga ketebalan case agar kamu bisa mendapatkan jam tangan yang proposional

ketebalan case via www.indowatch.co.id

Cara memilih jam tangan pria memang agak rumit, sebab selain diameter case, kamu juga mesti memperhatikan ketebalan case-nya. Pemilik pergelangan tangan tipis mesti pakai case yang cukup tebal agar tangan kelihatan lebih berisi. Nah, kalau pergelangan tanganmu tebal, pakailah case yang agak tipis. Umumnya, jam dengan diameter 38 hingga 42 mm akan memiliki ketebalan mencapai 7 mm. Sedang, jam tangan diameter 44 mm ke atas memiliki ketebalan 9 mm ke atas.

Advertisement

4. Hal terpenting yang mesti kamu perhatikan dari case ialah material yang dipakainya

material case via www.indowatch.co.id

Beberapa bahan yang sering dipakai untuk case jam tangan di antaranya ialah logam, besi campuran, rubber, dan kayu.  Material logam memang lebih mahal daripada yang lain. Makanya, kamu mesti hati-hati saat membelinya agar tak keliru dengan bahan besi campuran. Kalau mau harga yang lebih miring, kamu bisa memilih case bermaterial kayu.

Meski begitu, banyak juga case dari kayu yang mahal, apalagi jika dikerjakan langsung dengan tangan atau hand crafting. Beberapa case bahan rubber memang lebih murah, tapi kualitasnya jelas nggak kalah bagus, asal belinya yang asli misalnya merek G-Shock atau Casio.

5. Case sudah beres, kini saatnya kamu menentukan tali atau strap-nya

pilih talinya via gearpatrol.com

Saat memilih tali, ada beberapa hal yang mesti kamu pertimbangkan. Mulai dari lebar hingga materialnya. Umumnya, tali jam proposional akan memiliki lebar setengah dari diameter case. Misalnya begini, jika case berukuran 42 mm, maka harusnya tali berukuran 21 mm.

Perhatikan juga material yang dipakai untuk tali jam tangannya. Gunakan tali berbahan logam jika kamu mau mendapatkan kesan yang lebih dewasa. Tali berbahan kulit lebih fleksibel dan bisa dipakai untukmu yang ingin terlihat kasual. Nah, jika kamu sering melakukan aktivitas di luar ruangan, tali dengan material karet akan membuatmu nyaman saat memakainya. Atau, kamu bisa memilih tali bergambar jika ingin mendapatkan kesan lebih ceria dan youthfull. Ada juga tali berbahan kain untukmu yang lebih santai dan fleksibel.

6. Perhatikan juga jenis movement atau mesin yang menggerakan jam tangan

movement jam sangat berpengaruh via monochrome-watches.com

Movement ini bisa dibilang sebagai jiwanya jam tangan. Pasalnya, movement dapat menyuplai, mengatur, meregulasi energi dalam jam hingga waktu yang ditunjukkan nanti bisa akurat. Makanya, kalau kamu mau tahu cara memilih jam tangan pria yang bagus, bisa ditentukan dengan melihat movement-nya.

  • Jam yang menggunakan mechaninal movement semua komponennya digerakkan dengan mesin. Di dalam semua bagian jam terdapat per yang harus disinggungkan secara berkala agar waktu terus bergerak. Umumnya, jam tangan jenis ini hanya dipakai sebagai koleksi saja.
  • Lalu ada quartz yang pergerakan jamnya juga didukung oleh baterai agar bisa mengantarkan sinyal elektrik untuk menggerakannya waktu. Jam jenis ini cenderung awet dan memiliki harga yang lebih murah.
  • Ada juga movement automatic dimana jam nggak perlu memakai baterai sama sekali. Jadi, jalanya mesin dan waktunya hanya perlu memanfaatkan gerakan tangan dari penggunanya.

7. Tips membeli jam tangan pria yang paling umum dilakukan ialah dengan melihat warna kulitnya

pilih sesuai warna kulit via www.suityourselfsg.com

Sama seperti baju, pemilihan jam juga mesti disesuaikan dengan warna kulitmu.

  • Semua warna akan masuk jika warna kulitmu cukup cerah. Jadi, tinggal sesuaikan saja dengan gaya fesyenmu.
  • Pilihlah jam tangan yang bisa menyamarkan warna kulitmu seperti abu-abu, cokelat muda, atau marun jika kulitmu cenderung gelap.
  • Pemilik kulit sawo matang bisa membeli jam dengan warna terang atau agak gelap yang kontrasnya sesuai pakaianmu.

8. Terakhir, Hipwee punya tips pilih jam tangan sesuai bentuk tangan atau tingkat kegemukanmu pergelangan tanganmu lo!

pilih sesuai tingkat kegemukan via www.rachel-emily.com

  • Tips memilih jam tangan pria gemuk ialah dengan menghindari jam tangan dengan tali yang kecil. Gunakan jam tangan dengan ukuran tali sedang dan bazel yang nggak terlalu tipis serta case berdiameter 42 mm biar penampilanmu lebih menarik.
  • Tips memilih jam tangan pria kurus bisa dengan memakai jam tangan berdiameter 34 mm dengan bobot ringan dan ketebalan case tipis agar nyaman dikenakan.
  • Pemilik tangan berotot mesti menghindari jam bermaterial kain, stainless, maupun bentuk gelang karena bisa membuat area pergelangan tangan terlihat lebih aneh. Pilihlah jam bermaterial rubber yang lebih sporty biar matching dengan gayamu.
  • Pemilik tangan yang pipih dan lebar akan lebih cocok jika memakai jam tangan logam. Diameternya case bisa berkisar pada 38-40 mm dan tebal case nggak boleh dari 8 mm.
  • Paling enak ya kalau ukuran tanganmu proporsional, jadi bisa pakai semua ukuran maupun jam tangan dengan berbagai model dan material. Tapi amannya, pakailah ukuran sedang, sekitar 40 mm.

Memilih jam tangan memang nggak bisa sembarangan, apalagi kalau kamu suka beli yang bermerek. Meski begitu, membeli jam tangan bermerek justru lebih disarankan karena mesinnya pun bakal lebih awet. Baiknya, praktikkan tips-tips di atas agar kamu bisa mendapatkan jam tangan terbaik. Daripada sudah beli mahal-mahal tapi nggak dipakai karena model, material, atau ukurannya nggak sesuai, kan sayang~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE