7 Tips Wisata Anti Mahal di Belanda. Cocok Buat Kamu, Backpacker Berkantong Pas-pasan!

Berwisata ke luar negeri kini bukan lagi sekedar mimpi. Dengan banyaknya tiket penerbangan murah, liburan pun terasa lebih mudah. Zaman sekarang nggak ada lagi alasan takut biaya liburan membengkak, bukan?

Era negara ASEAN jadi tujuan utama wisatawan tanah air perlahan memudar. Kini negara-negara yang lebih jauh seperti Jepang, Korea, Iran hingga ke negara yang tergabung dalam Uni Eropa jadi tujuan wisata yang lebih menggiurkan. Wajar, selain lebih bergengsi, pengalaman liburan ke negara yang jauh jadi sebuah kebanggaan tersendiri. Tak pelak, tren liburan ke negara yang membutuhkan visa seperti ke Eropa bukan sebuah kemewahan seperti dulu lagi.

Buat kamu yang mau ke Eropa, Belanda seharusnya jadi negara yang harus kamu kunjungi pertama kali. Nah, kali ini Hipwee Travel bakal kasih 7 tips wisata murah dan tentunya anti mahal ke Belanda. Yuk simak sama-sama.

ADVERTISEMENTS

Pertama, hal yang paling penting ketika liburan ke Belanda adalah penginapan. Hotel-hotel di Amsterdam termasuk mahal, meskipun harga budget. Carilah di pinggir kota saja

7 Tips Wisata Anti Mahal di Belanda. Cocok Buat Kamu, Backpacker Berkantong Pas-pasan!

hotel apaan nih? via www.plinplan.net

Di tempat-tempat strategis, agak sulit memang mencari penginapan di bawah harga 50 Euro. Rata-rata harganya mahal. Kalau mau yang sesuai budget mending ke pinggiran kota. Bisa kok dijangkau dengan bus atau metro. Jarak ke pinggiran kota sekitar 30 menit, masih terjangkau ‘kan waktunya. Di sana kamu bisa mendapat penginapan seharga 30 Euro. Lumayan murah untuk ukuran Belanda.

Alternatif lain adalah Bed & Breakfast di rumah warga Indonesia di Belanda, nggak cuman di Amsterdam. Selain harganya murah, lebih nyaman ‘kan kalau tinggal sama host yang juga orang Indonesia. Harganya pun relatif murah, 20-25 Euro.

ADVERTISEMENTS

Transportasi kadang bisa bikin kantong jebol. Solusinya beli tiket harian aja di Amsterdam. Ada bus, metro, maupun trem yang terkoneksi dengan satu tiket

Daripada kamu beli tiket tiap perjalanan, alangkah baiknya kalau beli tiket full harian atau 2 harian, tergantung kebutuhan. Karena harganya bisa lebih murah daripada kamu beli ‘ngetengan’. Untuk satu hari (24 jam) harganya 7.5 Euro, sementara untuk 2 hari 12.5 Euro. Semakin banyak harinya, sebenarnya makin murah. Sistemnya mirip seperti Tourist Pass di Singapore.

Ada cara yang lebih murah lagi, yakni sewa sepeda. Datanglah ke stasiun besar dan simpanlah tas kamu di loker yang disediakan. Asal cuaca cerah, naik sepeda keliling kota Amsterdam adalah sebuah kemewahan.

ADVERTISEMENTS

Untuk masalah makanan, kamu nggak perlu khawatir. Ada banyak restoran Indonesia yang tersedia di Belanda lho

Buat pecinta kuliner nusantara, tenang saja, banyak sekali restoran khas Indonesia di Belanda. Mau nasi goreng, ayam goreng, rendang, semua ada di sana. Dari harga murah sampai mahal ada juga. Tinggal cari yang murah saja seperti nasi campur atau nasi sayur saja. Buat kamu yang pengen tahu restoran Indonesia, nih ada daftarnya…

Untuk minum, kamu nggak usah beli air mineral. Di Belanda, banyak sekali keran air yang bisa langsung diminum. Tenang aja, air ledeng di negara itu sudah terjamin kesehatannya.

ADVERTISEMENTS

Buat kamu pecinta festival, banyak banget festival tahunan yang bisa kamu datangi di Amsterdam. Nikmatilah sebuah perjalanan kreatif di negeri Oranje

7 Tips Wisata Anti Mahal di Belanda. Cocok Buat Kamu, Backpacker Berkantong Pas-pasan!

queensday via www.pinterest.com

Banyak sekali lho festival di kota Amsterdam yang bisa kamu datangi dengan gratisan. Ada Queensday Festival yang diperingati setiap tanggal 30 April. Queensday ini adalah festival untuk memeringati hari lahir Ratu Belanda. Jangan kaget nanti kalau masyarakat Belanda menggunakan kaos oranye memenuhi jalanan di Amsterdam.

Buat pecinta gratisan, ada Vondelpark Open Air Theatre yang diadakan di bulan Juli sampai Agustus. Sajiannya sangat beragam mulai tarian, kabaret, drama, hingga konser musik indie juga. Masih banyak festival lain yang bisa kamu datangi di Belanda dengan gratisan kok.

ADVERTISEMENTS

Landmark di Belanda, dari Dam Square sampai kanal-kanal di Amsterdam, bisa lho kamu datangi secara gratisan. Jangan lupa ada tulisan Iamsterdam yang terkenal itu

Buat kamu yang memang dananya terbatas, datang aja ke landmark-landmark utama di Amsterdam. Dari Dam Square atau alun-alun kota Amsterdam, kemudian menyusuri kanal-kanal yang Instagram-able, sampai ke kincir angin De Gooyer Windmill yang legendaris. Jangan lupa di tulisan Iamsterdam yang begitu populer itu, sembari bersepeda, kamu juga bisa menikmati street art yang keren di sana.

Dari street art-nya saja sudah bikin kamu terbuai dengan keindahannya. Apalagi saat kamu mengunjungi setiap museum dengan ragam benda-benda artsy di dalamnya, akan menjadi sebuah pengalaman yang nggak terlupakan. Memang, Belanda dan Amsterdam adalah surganya para pecinta seni dan pencari inspirasinya. Ah, jadi nggak sabar untuk buru-buru berangkat ke sana!

Untuk kamu yang sudah menuliskan Belanda dalam wishlist yang ingin kamu kunjungi tahun depan, ada cara yang bisa buat kamu berlibur gratis. Dengan berpartisipasi di Go Ahead People , kamu bisa mendapatkan kesempatan yang terjadi once in a blue moon ini, guys. Dengan mengirimkan dan memamerkan karya di bidang fotografi, musik, visual art, dan style, keempat Winners Go Ahead Challenge 2016 sudah datang ke Amsterdam dan belajar langsung dari seniman lokal di sana.

Sebagai ajang internasional yang mendorong pegiat seni muda untuk mengekspresikan diri lewat karya, Go Ahead Challenge juga akan memberikan reward yang sepadan saat berhasil menyabet title menjadi winners. Yakin kamu mau melewatkan kesempatan berharga yang jarang terjadi ini? Siapkan diri dan karyamu untuk di-submit di Go Ahead People ya. Untuk mencari tahu info lebih lanjut, kepoin laman Go Ahead People ini ya.

Yuk ah ke Amsterdam tanpa perlu menunda-nunda lagi, guys. Berbekal uang seadanya pun, keliling Belanda bukan cuma jadi mimpi semata. Selamat traveling!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo