Bulan Ramadan ini bisa dikatakan sebagai high season-nya ibadah umroh di Mekkah dan Madinah. Kalau kamu sedang atau akan umroh, ada banyak destinasi wisata sejarah yang wajib kamu kunjungi. Salah satunya adalah Museum Nabi Muhammad. Di sana kamu bisa menapaktilasi kehidupan Nabi Muhammad dengan lengkap. Salah satunya bagaimana tempat tinggal Rasulullah sekitar 14 abad silam.

Kalau kamu datang ke Masjid Nabawi pasti akan ziarah ke makam Nabi Muhammad. Dulunya, tempat yang kini jadi makam Nabi adalah rumah Nabi Muhammad semasa tinggal di Madinah. Tak banyak yang tahu seperti apa wujud rumah Nabi 14 abad silam. Penasaran, yuk simak sama-sama.

Museum Nabi Muhammad menceritakan tentang sejarah kehidupan Rasulullah. Bukan dengan benda-benda atau artefak peninggalan Nabi, melainkan dengan diorama dan gambar

Muhammad The Messenger of Allah Exhibition via www.panoramio.com

Advertisement

Nama museumnya adalah Muhammad The Messenger of Allah Exhibition. Museum ini terletak di depan Gerbang 8 Masjid Nabawi, Madinah. Kamu bisa datang ke museum ini setiap hari dari pukul 08.00-12.00 lalu istirahat dan buka lagi pukul 16.30-20.00. Tiketnya berapa nih buat masuk ke museum? Tenang aja, masuknya nggak dipungut biaya alias gratis. Makanya kalau pas lagi umroh jangan lupa mampir ke sini.

Di dalamnya kamu bisa menyaksikan detail kehidupan di masa Nabi Muhammad SAW memimpin umat Muslim di Madinah, termasuk rumah Nabi yang begitu sederhana

rumah nabi muhammad via www.facebook.com

Rumah Nabi Muhammad SAW adalah sebuah bangunan persegi panjang di atas hamparan padang pasir gersang. Bangunan ini hanya terbuat dari tanah liat dan beratapkan pelepah kurma yang sangat sederhana. Ukuran rumah Nabi hanya 8×4 meter, sangat kecil dibanding rumahmu ‘kan? Hehe.

Rumah Nabi terbagi menjadi dua ruangan saja. Ruang pertama dengan luas 5×4 meter berfungsi sebagai ruang istirahat sekaligus ruang serbaguna sedangkan sisanya digunakan sebagai halaman rumah yaitu 3×4 meter. Tidak ada banyak ruang kaya di rumah-rumah modern zaman sekarang. Sangat sederhana dan bersahaja.

Masjid Nabawi dahulu pun sangat jauh berbeda dibanding Masjid Nabawi sekarang yang sangat megah. Awalnya Masjid Nabawi hanya terbuat dari tembok bata setinggi pagar dan beralaskan tanah

replika masjid nabawi via www.facebook.com

Advertisement

Masjid Nabawi berada di samping rumah Rasulullah. Berbentuk kotak, seperti benteng sederhana dengan tembok setinggi pagar. Tanpa lantai, hanya beralaskan tanah. Di bagian depan, ada atap dari daun kurma. Tiang penyangganya pun juga terbuat dari batang kurma. Bagian yang beratap hanya untuk shaf terdepan. Tak lupa ada mimbar sederhana untuk Nabi.

maket kota madinah zaman Nabi via www.facebook.com

Bayangkan Masjid Nabawi sekarang yang sangat luas dan begitu megah. Sangat jauh jika dibandingkan dengan 14 abad silam ketika dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Bayangkan, luas kota Madinah kuno zaman Nabi sama dengan Masjid Nabawi hari ini. Kamu bisa membayangkan di zaman itu, Nabi dan sahabat salat di Masjid beralas tanah dan tanpa atap. Kini, kamu yang umroh atau haji bisa menikmati salat di Masjid Nabawi yang sangat megah. Sungguh, berkunjung ke museum ini bisa jadi pelajaran hidup yang penuh hikmah untuk kita semua.

Wisata ziarah memang akan menyentuh hati dan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW. Jika kamu umroh ke sana, jangan lupa mampir ke Museum Nabi Muhammad SAW di Madinah. Mengunjungi museum ini pasti akan membuat kamu semua makin cinta kepada Nabi. Semoga segera terpanggil ya ke tanah suci.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya