Beruang Madu Kelaparan di Kebun Binatang Bandung Bikin Heboh Netizen Dunia! Sedih Sih Ini…

Beruang madu yang kelaparan di kebun binatang Bandung, disorot dunia. Daily Mail, media papan atas dunia memberitakan video tentang beruang yang meminta makanan kepada pengunjung. Dari video yang dilansir media tersebut, tampak beruang madu kelaparan yang mengais-ais makanan yang dilemparkan oleh pengunjung. Hal ini menimbulkan komentar negatif dari netizen. Mau tahu seperti apa kronologinya, yuk simak sama-sama.

Kebun binatang Bandung sedang disorot dunia. Hal ini dikarenakan beredar video tentang kondisi kebun binatang tersebut

beruang madu kelaparan

beruang madu kelaparan via www.dailymail.co.uk

Advertisement

Dalam video yang dirilis oleh Daily Mail dan juga Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, sebuah lembaga perlindungan satwa, tampak kondisi kebun binatang Bandung yang sangat tidak layak. Beruang madu yang kelaparan, meminta makanan kepada pengunjung. Biskuit, roti sampai permen dilemparkan ke dalam kandang beruang tersebut. Kondisi beruang pun mengenaskan, tubuhnya begitu kurus, banyak terdapat bekas luka, dan harus berdiri dengan kedua kakinya saat menerima makanan. Kondisi begitu mengenaskan binatang ini membuat Scorpion melakukan investigasi, dan hasilnya mengejutkan seperti ini.

‘When my team visited the zoo last week there was no grass or live trees on the floor of their cage.’

‘Ketika tim saya mengunjungi kebun binatang itu minggu kemarin, tidak tampak rumput ataupun pepohonan di kandangnya.’

– Gunung Gea, Direktur Scorpion

Beruang madu ini tinggal di kandang tanpa pepohonan dan air bersih. Bahkan mereka makan kotoran mereka sendiri…

kurus kering

kurus kering via www.dailymail.co.uk

Scorpion mendatangi Kebun Binatang Bandung dan membuat video tentang kondisi kandang beruang madu. Mereka mendapat kenyataan pahit tidak ada makanan maupun air bersih di kandang beruang madu. Bahkan beruang madu itu makan kotorannya sendiri. Ngenes banget nggak sih? Ketika mereka mengunjungi beruang itu pada awalnya dilarang oleh petugas dengan alasan sedang diobati.

Advertisement

‘The bears are extremely thin and very hungry. Appalled visitors give them junk food to try and keep them alive.’

‘Beruang-beruang ini tampak sangat kurus dan kelaparan. Pengunjung yang terkejut kemudian memberikan junk food agar mereka tetap selamat.’

– Tori Hollingsworth, aktivis perlindungan satwa

Berikut ini video beruang madu kelaparan meminta makanan kepada pengunjung kebun binatang. Aktivis pun membuat petisi agar walikota Bandung, Ridwan Kamil menutup kebun binatang tersebut

Aktivis satwa kemudian membuat petisi kepada walikota Bandung untuk menutup kebun binatang tersebut. Sampai saat ini petisi tersebut sudah ditandatangani 12.000 orang. Netizen pun banyak yang berkomentar negatif terhadap kebun binatang ini yang tidak bisa memperlakukan binatang dengan layak seperti ini.

Kalau sudah begini, apa yang akan Ridwan Kamil lakukan sebagai walikota? Menutup atau memperbaiki manajemen kebun binatang ya? Semoga kejadian negatif seperti ini tak terulang lagi. Apalagi sudah jadi pembicaraan di dunia.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

44 Comments

  1. Coba deh sebelum buat artikel ini penulis tau dulu ga siapa semestinya penanggung jawab kebun binatang ini? Pemkot atau mentri lingkungan? :))

  2. Mas, yakin nih bawa² Ridwan Kamil ? Seharusnya Mas nanya Kang Emil dulu loh sblm menerbitkan berita. Kalau udah gini bisa jd nyebar hoax dan mencemarkan nama baik RK. Coba deh mas cek IGnya RK. Kang Emil mah babari nanyanya juga, tinggal ke sosmednya. Jangan buru² menyimpulkan makanya, dibaca RK wow nih.

    Hipwee, nerbitin artikel jg jangan asal lagi booming aja. Kan katanya menghindari hoax nih zaman sekarang, cek ricek dulu muatan beritanya. Nanti disuruh tanggung jawab bingung loh. Urusan sama pemerintah loh ini.

  3. Iya nih seenak udel aja pos² mumpung lagi kekinian. Ckckck

  4. Modal kebelet up-to-date aja emang bahaya untuk menyampaikan informasi, apalagi udah sampe buat pesisir di luarnya haha �

  5. Dita berkata:

    Gak tega ngliatnya, bikin air mata meleleh. Smga masalah ini segera bsa dcari solusinya. Smua hrs ikut btanggungjawab, ya Pimpinan dr Kebun Binatang Bandung, pemkot dan segenap dinas terkait. Stiap pengunjung yg masuk kn sudah dtarik bayaran utk tiket masuk, dana2 yg lain jg pst ada. Klo gk sanggup mengelola mnding dbcarakan aj mau gmna. Perbaikan manajemen atau lsg dtutup. Klo dtutup jg hrs dperhatikan satwa2 yg ad dsana bsa direlokasi kmna

  6. Pemkot bahkan pemprov gabisa ikut campur. Yg berwenang kementrian lingkungan hidup.

  7. Dita berkata:

    Tiara Kandasasmita hmmm..ya yg terpenting adl kasus seperti ini supaya bisa segera dcari solusinya. Ini namanya sudah penyiksaan terhadap satwa langka. udh hidup gk d habitat asli nya, hrsnya dirawat dikasih hidup layak. Jgn lempar tanggungjwb sana sini, mau ditaruh dimana muka kita? Semoga dan semoga kasus ini segera bisa dtemukan jln keluarnya aamiin

  8. Dita Syaddad soalnya kang emil mau bertindak jg gabisa, di luar wewenang. Ditawarkan bantuan ke bonbin nya kalau² kekurangan dana pun (dicarikan investor) juga ga digubris. Kementrian Lingkungan Hidup yg dr setahun kemarin disurati kang emil belum ambil tindakan juga. Lah aktivis pecinta hewan malah bikin petisi ke kang emil, harusnya ke kementrian ling. hidup supaya keluhan² warga bandung dan pemerintah bandung ditanggapi. Sampe orang bandung ngajakin udunan buat nyelamatin hewan²nya, apa daya secara hukum ga berhak krn bonbin milik swasta.

  9. Dita berkata:

    Tiara Kandasasmita waduuhhh kok bsa gtu ya? Pdhl kita smua udh mau bntu yak tgl tindakan dr pejabat bwenang. Keburu kesiksa itu satwa2 dsana..Klo pny swasta kn hrs e bsa lbh terawat terkondisikan kn??hmm…staun lalu ya

CLOSE