Serba-serbi Virtual Tour yang Populer Selama Pandemi Corona. Gimana Cara Ikutnya?

Cara ikut virtual tour

Sebelum pandemi corona muncul, banyak orang yang suka berjalan-jalan ke berbagai tempat wisata. Mulai dari wisata alam, budaya, kesenian, dan masih banyak lagi. Biasanya setiap tempat mempunyai sejarah yang menarik untuk dikulik. Supaya lebih memahaminya, banyak orang yang mengikuti program tur. Jadi mereka bisa mendapat panduan dan berbagai penjelasan dari guide.

Advertisement

Namun, kondisi itu berubah setelah pandemi corona muncul. Orang-orang harus melakukan physical distancing dan menghindari traveling untuk sementara. Tetapi, bukan berarti kita nggak bisa mengikuti tur lagi. Sebab kini banyak bermunculan berbagai virtual tour yang bisa diikuti dari rumah aja. Yuk simak penjelasan seputar program yang menarik ini!

Akibat pandemi corona, banyak orang beralih pada virtual tour yang kini makin populer. Cara mengikutinya juga gampang

Tur lewat layar via www.seva.id

Dengan mengikuti virtual tour, kita bisa jalan-jalan ke berbagai tempat tanpa keluar rumah. Gimana caranya? Manfaatkan berbagai situs yang menyediakan tur virtual di berbagai negara. Daftarkanlah diri untuk menjadi peserta. Setelah itu, biasanya kita bakal mendapat link untuk melakukan tur. Jadi kita bisa mengunjungi tembok besar di Cina, Colosseum di Roma, dan Taj Mahal di India melalui layar komputer. Kita juga bisa melihatnya dari berbagai sisi dengan menggerakkan kursor. Kualitas gambar, suara, dan teksnya pun bagus. Lumayan buat mengobati rindu traveling selama pandemi.

Ada banyak tempat yang membuka virtual tour secara gratis. Tetapi, tentunya ada juga tempat yang harus bayar

Menjelajahi tempat wisata secara online via www.daytoncvb.com

Biasanya virtual tour yang gratis nggak dilengkapi pemandu, jadi kita harus aktif menjelajahi sendiri. Ini bisa kamu temukan di tempat-tempat edukatif, misalnya virtual tour untuk museum. Lalu bagaimana dengan program yang berbayar? Biasanya, kita bakal didampingi oleh pemandu yang menjelaskan tempat wisata itu secara langsung. Jadi turnya bakal terasa lebih nyata.

Advertisement

Ada berbagai perusahaan Indonesia yang menyediakan virtual tour berbayar. Beberapa di antaranya adalah Halo Nepal, Main Outdoor, dan Delokal. Masing-masing menawarkan tempat tujuan tur dan jadwal yang berbeda. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari beberapa puluh ribu rupiah per orang.

Sebelum memilih virtual tour, cari tahu apakah guide memandu dari rumah atau langsung dari lokasi wisata. Penting nih!

Memandu langsung dari tempat wisata via www.neweuropetours.eu

Ada dua jenis virtual tour yang bisa dipilih. Yang pertama, peserta dan guide sama-sama berada di rumah. Jadi guide memberi penjelasan dengan bantuan slide foto, Google Maps, Google Street View, atau YouTube. Biasanya jenis program ini menawarkan harga yang lebih murah.

Sedangkan untuk jenis yang kedua, guide berada langsung di lokasi wisata. Dia bakal memberi penuturan sambil memperlihatkan pemandangan sekitar melalui ponsel. Jadi kita bisa merasa betul-betul sedang mengikuti tur. Tetapi, tentunya jenis program ini mematok harga yang lebih mahal.

Advertisement

Selama mengikuti virtual tour, jangan ragu untuk bertanya pada pemandu kalau ada hal yang kurang jelas. Biar info yang diperoleh makin komplet

Pemandu wisata via religionunplugged.com

Biasanya jumlah peserta tur virtual dibatasi supaya bisa tetap fokus. Jadi kalau ada hal yang kurang jelas, kamu bisa bertanya langsung pada guide. Kamu juga bisa meminta guide untuk memberi penjelasan lebih lanjut tentang hal-hal yang sekiranya menarik. Pokoknya manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, jangan puas dengan diam aja~

Kepopuleran virtual tour memang meningkat selama pandemi. Tetapi setelah pandemi usai, bakal tetap ngetren nggak ya?

Memanfaatkan teknologi via lindagoeseast.com

Di tengah anjuran physical distancing, tur secara virtual memang jadi alternatif yang menarik. Kita bisa puas “jalan-jalan” dan tetap berada di rumah aja demi keamanan. Tetapi, gimana kalau pandemi sudah selesai? Mungkin virtual tour bakal tetap diminati. Sebab kini orang-orang tahu kalau kita bisa menjelajahi dunia tanpa mengeluarkan banyak uang, waktu, dan tenaga.

Yuk kita dukung berbagai program tur virtual dengan cara mengikutinya! Apalagi kalau tur itu mengambil lokasi di tempat-tempat budaya dan bersejarah di Indonesia. Jadi bisa sekalian belajar dan melestarikan warisan nenek moyang nih~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE