Berada di Tepi Danau Toba, Kota Kecil Parapat Punya 5 Destinasi Wisata yang Nggak Kalah Menarik

Destinasi Wisata Parapat

Danau Toba di Sumatera Utara harus diakui memang memiliki potensi wisata kelas dunia. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga menyadari itu, karenanya memasukkan danau terbesar di Asia Tenggara dan nomor dua di dunia ini ke dalam daftar 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Indonesia.

Advertisement

Akan tetapi, ada satu hal yang jarang dibahas ketika kita bicara Danau Toba. Adalah Parapat, sebuah kota kecil yang jadi salah satu akses utama menuju Danau Toba. Selama ini Parapat terkesan sekadar akses penghubung ke Danau Toba, padahal jika dieksplorasi, kota yang berjarak 48 kilometer dari Kota Pematangsiantar ini punya beragam destinasi yang nggak kalah menarik. Berikut beberapa di antaranya.

1. Bukit Indah Simarjarunjung

Parapat memiliki beberapa spot terbaik untuk menikmati Danau Toba dengan cara yang berbeda. Salah satunya Bukit Indah Simarjarunjung (BIS) yang berlokasi di Jalan Simarjarunjung, Desa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun. Kalau kamu pernah tahu Kalibiru di Yogyakarta, pengelola BIS merujuk ke sana dalam mengembangkan destinasi ini.

Advertisement

Di sini wisatawan bisa menikmati Danau Toba dari ketinggian secara kekinian, dengan mengabadikannya ke dalam foto. Yang menjadikannya berbeda, pengunjung bisa berfoto berlatarkan kemegahan Danau Toba dari spot-spot unik, seperti dari atas pohon, sepeda gantung, patung gorilla, dan banyak lainnya. Objek berfoto ini rutin diganti setiap bulan biar pengunjung nggak bosan sekaligus untuk memastikan keamanannya.

2. Batu Gantung

Advertisement

Objek wisata Batu Gantung dapat dilihat dengan jelas ketika menjelajahi Danau Toba menggunakan kapal motor. Sebagaimana namanya, batu ini terletak di tebing yang mengelilingi Danau Toba dengan posisi yang seakan menggantung. Satu hal yang menarik lebih dari posisi batu tersebut adalah legenda yang menyelimutinya.

Konon katanya, nama Parapat berasal dari kemunculan Batu Gantung. Diceritakan pada zaman dahulu ada seorang gadis yang terperosok ke dalam celah tebing, dan meneriakkan kata “merapat” untuk meminta pertolongan ketika celah tebing menekan dirinya dari dua sisi. Nahas, ia tak tertolong. Beberapa saat setelah kejadian itu sebuah batu mencuat di dinding tebing. Oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai penjelmaan gadis tersebut.

3. Rumah Pengasingan Bung Karno

View this post on Instagram

A post shared by Red Phoenix (@hennyxie)

Parapat juga punya objek wisata sejarah Indonesia, yaitu Rumah Pengasingan Bung Karno pada saat Belanda melakukan Agresi Militer II tahun 1948. Berlokasi di Tiga Raja, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, rumah yang tepat berada di pinggiran Danau Toba ini sejatinya merupakan rumah pengasingan kedua Bung Karno selama di Sumatera Utara. Sebelumnya, Bung Karno bersama Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim sempat diasingkan di Berastagi.

Sayangnya, pemugaran yang dilakukan berkali-kali membuat beberapa barang-barang dan ornamen asli rumah berpilar kokoh ini lenyap. Meski begitu, nggak ada salahnya mampir untuk menghayati kembali perjuangan bapak-bapak bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rumah tersebut.

4. Air Terjun Bukit Gibeon

Berada di Desa Parsaroan Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Air Terjun Bukit Gibeon merupakan destinasi wisata unik karena berada dalam kawasan sekolah misionaris Pusat Seminari Bukit Gibeon. Dibangun di atas lahan seluas 20 hektare, Air Terjun Bukit Gibeon baru diresmikan sebagai destinasi wisata pada tahun 2016.

Di lokasi Air Terjun Bukit Gibeon wisatawan dapat menikmati keindahan alam Parapat dari ketinggian. Terpenting, di sini pengunjung dapat menikmati air terjun alami yang mengucur langsung ke dalam sebuah kolam pemandian yang segar. Air di kolam tersebut terus bersirkulasi sehingga selalu segar kapan pun menyeburkan diri.

5. Taman 100 Eden

Jika kamu penasaran dengan pohon ara atau buah tin yang termaktub dalam kitab suci, atau ingin merasakan sensasi liburan ala hutan Amazon, maka Taman 100 Eden yang berlokasi di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir ini wajib untuk didatangi.

Selain dua tumbuhan yang telah tersebut, di Taman 100 Eden kamu juga bisa mendapati sekira 100 jenis tanaman berbuah di atas ketinggian 1.100 hingga 1.750 meter di atas permukaan laut. Nggak hanya itu, taman berhawa sejuk ini juga memiliki pesona lain berupa Kebun Anggrek Toba, air terjun, Goa Kelelawar dan Bukit Manja yang membebaskan pandang ke Danau Toba.

Bagaimana, bukankah Parapat yang selama ini hanya dianggap akses menuju Danau Toba belaka juga punya ragam destinasi yang nggak kalah menarik? Nah, kalau liburan ke Danau Toba jangan lupa eksplorasi juga Kota Parapat, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE