Gregetnya Liburan dan Berfoto dengan Latar Belakang Erupsi Merapi. Berani Banget ya!

Foto dengan Latar Belakang Erupsi

Kamis, 13 Februari 2020 kemarin, Gunung Merapi kembali mengalami erupsi. Kejadian itu terjadi pada pagi hari pukul 05.16 WIB. Kepulan asap membumbung tinggi ke angkasa dan bikin sedikit kehebohan di media sosial. Tagar Merapi pun menjadi trending di Twitter. Apa yang terjadi dengan Gunung Merapi kemarin?

Advertisement

Gunung Merapi mengalami erupsi ringan dengan melontarkan material gas dan abu vulkanik pada Kamis pagi. Namun ada foto wisatawan yang viral berlatar erupsi Merapi. Nggak ada takut-takutnya ya mereka ini. Hehehe.

Foto berlatar belakang erupsi Merapi viral di Instagram. Empat wisatawan Lava Tour berpose di atas Jeep dengan background erupsi Merapi

merapi erupsi via www.instagram.com

Namanya orang Indonesia, kalau ada peristiwa langka bukannya waspada tapi abadikan terlebih dahulu. Hal ini wajar saja, mengingat momen tersebut begitu mahal dan belum tentu bisa terulang. Hal ini tentu sangat dipahami oleh 4 wisatawan yang sedang menikmati wisata Lava Tour pada Kamis pagi. Aktivitas wisata bergenre petualangan ini benar-benar terasa sebuah petualangan yang mendebarkan karena Gunung Merapi mengalami erupsi pada tanggal 13 Februari.

Seperti yang kita tahu, jalur wisata Lava Tour adalah kawasan terdampak erupsi tahun 2010. Menyaksikan erupsi di kaki Merapi dengan radius sekitar 5-7 km tentu terasa mendebarkan. Namun alih-alih panik, empat wisatawan itu justru foto cantik di sana sembari berpose di atas Jeep Lava Tour. Nggak ada takut-takutnya sama erupsi Merapi yang melontarkan gas setinggi 2.000 meter itu.

Advertisement

Erupsi di Merapi merupakan erupsi ringan dan hanya melontarkan material gas dan abu vulkanik tanpa awan panas

letusan merapi via nasional.tempo.co

Erupsi di Gunung Merapi kemarin pagi membentuk kolom erupsi setinggi 2 km atau sekitar 2.000 meter. Tercatat dalam seismogram terekam erupsi dengan amplitudo 75 mm durasi 150 detik. Material yang dikeluarkan berupa gas dan abu vulkanik tanpa awan panas yang ikut keluar. Letusan tersebut dikarenakan ada akumulasi gas.

Sebelum erupsi, ada titik merah yang berada di area puncak Merapi. Peristiwa itu nampak dalam foto dan video yang tersebar. Namun itu bukanlah hal yang patut dikhawatirkan karena titik merah itu adalah material vulkanik Merapi yang dilontarkan ke permukaan.

Erupsi Merapi Kamis pagi merupakan erupsi yang ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Itu adalah aktivitas rutin Gunung Merapi. Jadi nggak perlu menghubungkan dengan teori ini itu. Intinya Merapi sedang menunaikan tugasnya. Semoga sehat-sehat selalu ya Merapi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE