Traveling harusnya menjadi kesempatanmu buat relaks. Tapi kalau kamu malah stres sebelum berangkat, gak bisa menikmati perjalanan, dan bingung mau ngapain saat sampai di tempat yang dituju, itu juga wajar. Mungkin karena kamu kurang persiapan, mungkin juga karena kamu belum membaca artikel traveling dari Hipwee sebelumnya.

Yang jelas, buat masa depanmu sendiri sudah saatnya kamu mengubah diri. Tapi, gimana caranya berubah dari pelancong cupu ke pelancong handal? Simak dulu poin-poin di bawah ini:

1. Packing Sesuai Kebutuhan

Masukin semua via splatter.com

Kamu traveling buat apa, bisnis atau liburan? Agar terhindar dari pembengkakan biaya bagasi, kamu harus menyeleksi dengan ketat barang apa aja yang mau kamu bawa.

Jangan satu lemari dibawa semua. Pilih pakaian yang benar-benar akan kamu pakai, bukan pakaian yang mungkin akan kamu pakai. Daripada bawa banyak celana, pilih satu jeans yang bisa dipadukan dengan berbagai macam atasan. Dengan begitu kamu bisa menghemat tempat buat menyimpan sepatu atau aksesoris.

Advertisement

Apa faedah mengepak barang seperlunya? Poin berikutnya mungkin bisa menjawab pertanyaan kamu.

2. Bagasi Kabin Bisa Menghemat Uang dan Waktu

Bawa ke kabin biar hemat via www.samsoniteaustralia.com

Membawa barang-barangmu ke kabin bisa menghemat banyak uang dan waktu. Hemat uang karena kamu gak perlu bayar lebih buat tiap kilogram bagasi yang kamu daftarkan. Hemat waktu karena kamu bisa segera cabut dari bandara sesampainya di tujuan, gak perlu capek-capek nunggu bagasi keluar.

Selama kopermu gak melebihi ukuran yang diperbolehkan maskapai, kamu pasti diperbolehkan membawa bagasi ke kabin. Saat ini banyak kok koper dengan ukuran standar kabin dari bermacam merek.

3. Letakkan Benda Berharga Dalam Jangkauan

Selalu Siap via splatter.com

Walaupun udah membawa koper ke dalam kabin, gak ada salahnya jika kamu menyertakan tas kecil buat menyimpan benda penting dan berharga. Tas ini bisa kamu isi dengan tiket, KTP/SIM/paspor, ponsel, dompet, charger, pelantang telingabahkan buku. Jadi kamu gak perlu bongkar koper gara-gara menyimpan paspor di dalam sana!

4. Hindari Antrian dengan Datang Lebih Awal

Kalo antriannya gini, bisa-bisa telat via www.scmp.com

Dalam peraturan penerbangan Indonesia, konter check-in dibuka 2 jam sebelum pesawat lepas landas. Kamu harus memanfaatkan kesempatan itu untuk menghindari antrian panjang. Manfaatkan juga fasilitas check in online jika maskapai yang kamu tumpangi menyediakannya. Datang lebih awal bukan hanya membuat kamu terbebas dari antrian panjang, tapi juga memungkinkan kamu memilih tempat duduk sesuai keinginan.

5. Ketika di Security Check…

Serius ini, Pak? via splatter.com

Demi keselamatan bersama, jalani prosedur pemeriksaan keamanan dengan tertib dan patuh. Sebelum melewati pemeriksaan, pastikan kamu gak membawa barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat: seperti senjata tajam, senjata api, bahan yang mudah terbakar dan meledak, narkoba dan lain-lain. Harap diingat pula kamu juga gak diperbolehkan membawa cairan lebih dari 100 ml ke dalam kabin. Jika cairan itu bisa diminum, habiskan aja sebelum kamu melewati pintu pemeriksaan.

Kosongkan saku celana dan baju dari logam seperti koin, penjepit rambut, dan korek api (ngapain juga bawa korek api ke pesawat?). Pisahkan ponsel, laptop, kamera dan gadget lainnya dari tas, letakkan di wadah yang udah disediakan. Jika mengenakan ikat pinggang, lepaskan sebentar agak gak menimbulkan bunyi di detektor logam.

6. Jaga Etika Selama Perjalanan

Dengarin instruksi dari mereka via www.haveeru.com.mv

Buka mata dan telinga lebar-lebar serta tutup mulutmu rapat-rapat selam perjalanan, baik itu lewat udara, darat maupun laut. Jangan jadi orang yang berisik sendiri — orang lain mungkin gak terlalu tertarik buat bicara sama kamu. Berikan pendapat hanya jika kamu diminta. Dengarkan pengumuman dari pramugari, pilot, sopir dan awak kapal dengan seksama. Jangan menganggap remeh instruksi dari mereka.

Khusus buat penumpang pesawat, kamu harus lebih perhatian dengan gawai bawaanmu. Kamu gak semestinya mendengar musik, apalagi menyalakan laptop dan alat elektronik lain saat lepas landas atau pendaratan. Lebih lengkapnya, Hipwee pernah membahas soal etika selama penerbangan dalam artikel ini.

7. Belajar Berterima kasih

Suksma via www.rappler.com

Sebelum kamu tiba di tujuan, mengapa kamu gak habiskan waktu untuk mengucapkan kata “terima kasih” dalam bahasa yang digunakan di tempat tujuan tersebut? Walaupun kamu cuma berpergian antar kota dalam Indonesia, pasti kamu penasaran bagaimana mengucapakan “terima kasih” dengan lidah lokal, bukan? “Terima kasih, “Sama-sama”, “tolong” serta kata-kata sopan lain akan memudahkan langkah kamu selama tinggal di kota orang.

8. Jangan cuma mengurung diri di hotel!

Jangan kebanyakan di penginapan via splatter.com

Walaupun kamu masih merasa capek, paksakan dirimu buat keluar dari hotel. Cara terbaik untuk melawan jet lag adalah memaksa jam biologis tubuhmu untuk menyesuaikan dengan jam lokal. Lagian ngapain jauh-jaih pergi kalau kamu cuma menikmati kolam renang, TV kabel, dan sarapan gratis? Bahkan kalau kamu berpergian untuk urusan bisnis, luangkan waktu untuk keliling kota sebentar atau mengunjungi pertunjukan/landmark yang menjadi daya tarik kota tersebut.

9. Yang Dicari Itu Momen, Bukan Oleh-Oleh

Yang gini ga ada di rumah via www.dailymail.co.uk

Apa esensi dari traveling? Menikmati sesuatu yang gak bisa kita temukan di rumah, bukan membelinya. Kamu melihat dan merekam momen itu ke dalam ingatan. Beli oleh-oleh emang bagus itu sah-sah saja, terutama jika niatnya buat pamer. Tapi mendapat pengalaman, ilmu dan teman baru jauh lebih berharga dari sekedar membeli cendera mata. Jadi lain kali kamu bepergian, pastikan kamu punya cerita untuk dibagikan di rumah saat kembali.

Kita kamu bepergian untuk urusan dinas atau bisnis, bukan berarti kamu gak bisa menikmati perjalananmu layaknya turis pada umumnya. Ketika ada waktu pebisnis yang keluar kota juga bisa kok jalan-jalan dan bersantai. Begitu pula jika kamu traveling buat senang-senang. Bukan berarti kamu harus berlaku seenaknya dan bikin gaduh seisi bandara. Kamu juga bisa tampil smart dan penuh etika layaknya pengusaha yang lagi dinas. Mulai sekarang, yuk jadi pelancong handal!