Kebiasaan di masa kecil sering jadi bahan tertawaan di masa kini. Hayo ngaku, pasti pernah kan ngetawain masa kecil? Tapi coba deh dipikir, mungkin kebiasaan-kebiasaanmu di masa lalu itu bisa jadi merupakan pertanda kemana jalan hidupmu akan tertuju.

Berhubungan dengan traveling, kali ini Hipwee Travel mau coba ngajak kamu bernostalgia ke masa lalu yang indah dan lucu. Mungkin tujuh kebiasaan yang kamu lakukan di masa lalu ini adalah pertanda bahwa kamu punya bakat jadi seorang traveler. Yuk disimak!

Buat yang berpengalaman angon kambing, sapi, atau kerbau di masa kecil, kamu pasti sanggup memikul beban berat dalam tas ranselmu saat traveling nanti.

Angon

Berteman dengan kerbau tercinta via belajar.kemdikbud.go.id

Advertisement

Angon alias menggembala binatang peliharaan selalu jadi pengalaman yang lekat sama kehidupan anak-anak desa di sore hari. Membawa kambing, sapi, atau kerbau untuk mencari makanan di kebun seakan udah jadi kewajiban anak-anak desa sebagai bukti pengabdian mereka ke orang tua. Kebiasaan itu mungkin jadi pertanda kalau kamu memang punya bakat jadi seorang traveler. Percayalah, kalau sudah terbiasa angon kambing, sapi, atau kerbau waktu kecil dulu, mengangkat tas ransel yang berkilo-kilo beratnya saat traveling nanti nggak akan ada apa-apanya.

Kalau kamu sering bersepeda waktu kecil, kayaknya kemampuanmu menyusuri sudut-sudut kota yang baru kamu kunjungi nggak perlu diragukan lagi deh.

bersepeda

Bersepeda ke kota itu auh banget lho via cpps.ugm.ac.id

Kalau pas lagi libur angon binatang, bersepeda sering jadi kebiasaan yang mengasyikan buat anak-anak di desa. Nggak cuma jalan-jalan keliling desa, tapi sampai keliling kota juga. Nggak peduli jarak yang jauh, yang penting bisa seru-seruan sambil melihat hal baru bareng teman-teman sepermainan. Kalau sudah terbiasa bersepeda keliling kota waktu kecil, kayaknya kemampuanmu menyusuri sudut-sudut kota yang baru kamu kunjungi nggak perlu diragukan lagi. Pasti udah jago banget!

Mandi-mandi di sungai sepulang sekolah memang paling menyenangkan. Buat yang sering melakukannya, kemampuanmu menyelam pasti lebih terasah.

Berenang

Berenang di sungai paling enak pas pulang sekolah via www.fotografindo.com

Bukan cuma angon binatang dan bersepeda keliling kota, berenang di sungai sepulang dari sekolah juga jadi kebiasaan masa kecil yang susah dilupakan. Nggak peduli berapa dalam sungai itu, yang penting nyebur dulu. Mereka semua belajar berenang tanpa perlu ada guru. Kalau kamu biasa berenang di sungai waktu kecil, dijamin deh kemampuanmu berenang ada di level yang lebih tinggi. Snorkeling atau diving buat melihat keindahan bawah laut bisa dilakukan dengan mudah.

Keliling kebun dan mencuri buah mungkin jadi pengalaman yang memalukan. Tapi percayalah, kemampuanmu menjelajah hutan pasti lebih terasah.

Berkebun

Nyolong buah di kebon orang emang paling seru via aiyotsuba.blogspot.com

Advertisement

Mungkin salah satu dari kamu pernah merasakan bermain-main di kebun waktu kecil. Kalau lapar sering metik mangga atau jambu. Kalau haus, kamu juga menebang pohon tebu untuk dihisap airnya yang manis itu. Pengalaman lucu itu bisa jadi adalah pertanda bahwa kamu punya memang punya bakat jadi traveler. Kamu bakal jadi pendaki gunung yang handal. Merambah kebun bisa jadi adalah persiapan sebelum suatu saat nanti kamu menjelajahi hutan-hutan yang gelap sebelum sampai ke puncak gunung yang indah.

Mancing sore-sore selalu terasa seru waktu kita kecil dulu. Kalau kamu bisa mancing, setidaknya kamu tau cara bertahan hidup di alam bebas.

Mancing

Mancing juga bisa melatih cara bertahan hidup via kalisongoku.blogspot.com

Kalau pas ada waktu senggang, memancing selalu jadi kebiasaan yang menyenangkan untuk dilakukan waktu kecil. Nggak peduli berapa banyak dan berapa besar ikan yang didapat, yang penting seru-seruan dulu sama teman-teman. Kebiasaan mancing waktu kecil akan sangat bermanfaat kalau suatu saat nanti kamu pergi traveling. Mancing memang sederhana, tapi ada banyak pelajaran hidup yang didapat. Misalnya melatih kesabaran, jeli melihat kesempatan, dan yang pasti tau cara bertahan hidup.

Studi tur sering jadi wisata wajib saat SD. Kalau terbiasa belajar dari kecil, pengetahuanmu tentang banyak hal pasti akan semakin besar.

Studi tur

Belajar sambil liburan lewat studi tur via www.initempatwisata.com

Studi tur sering banget dijadikan agenda wajib pas jaman SD dulu. Kita diajak pergi ke satu tempat buat liburan sekaligus menambah wawasan. Cara ini bagus banget supaya kegiatan belajar di sekolah nggak ngebosenin. Liburan sambil belajar juga bisa kamu terapkan saat traveling nanti. Kamu datang ke satu tempat bukan cuma untuk liburan, tapi juga mempelajari hal yang baru kamu temukan. Supaya perjalanan itu lebih bermanfaat, kamu bisa juga ditulis ceritanya di blog terus di-share deh di sosial media.

Pramuka memang ribet, tapi kadang menyenangkan. Pengalaman masak dan membangun tenda sendiri bisa berguna buat kamu yang hobi mendaki gunung.

Pramuka

Nyesel deh nggak maksimalin pramuka via www.solopos.com

Pramuka waktu jaman SD memang kelihatan ribet. Kita harus sering latihan baris-berbaris, kemping juga bikin tenda sendiri, masak sendiri, dan yang paling menyiksa itu harus jauh dari orang tua. Tapi kalau dipikir-pikir, pengalaman-pengalaman yang kamu dapat saat ikut pramuka akan sangat berguna waktu kamu traveling nanti, terutama saat mendaki gunung. Kalau sudah terbiasa masak dan mendirikan tenda sendiri, bertahan hidup di gunung nggak akan lagi jadi masalah.

Jadi gimana, malah jadi nostalgia masa kecil kan? Kamu pernah nggak merasakan pengalaman-pengalaman di atas? Kalau pernah, kemungkinan kamu memang punya bakat untuk jadi traveler. Mendingan buruan deh rencanakan perjalanan, kemas-kemas, dan angkat ranselmu ke tempat yang kamu tuju. Nggak ada kata terlambat buat meninggalkan zona nyaman dan melihat hal-hal baru di luar sana. Selamat traveling ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya